MOMSMONEY.ID - Pernah menemukan kandungan PDRN dalam produk skincare? PDRN sendiri merupakan singkatan dari Polydeoxyribonucleotide, yaitu fragmen DNA yang digunakan dalam pengembangan produk perawatan kulit.
Selama ini, bahan tersebut dikenal berasal dari DNA salmon. Namun, seiring perkembangan teknologi, PDRN juga mulai dikembangkan dari sumber tumbuhan untuk digunakan dalam produk skincare topikal atau yang dioleskan langsung ke kulit.
Dalam konten edukasi mengenai PDRN yang disampaikan dalam materi peluncuran Glamazing pada Jumat (30/10), dr. Gio menjelaskan bahwa penggunaan PDRN tidak terbatas pada prosedur injeksi.
Baca Juga: Catat 5 Jenis Skincare Ini Bisa Kurangi Timbulnya Milia di Area Wajah
“Merupakan mitos dan tidak sepenuhnya benar jika PDRN dianggap hanya efektif melalui injeksi. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa PDRN dalam sediaan topikal atau produk skincare juga memiliki potensi manfaat untuk perawatan kulit,” ujar dr. Gio dalam keterangan resmi, Jumat (30/10).
Hal senada disampaikan dr. Cecillia Young. Ia menjelaskan bahwa perkembangan teknologi memungkinkan PDRN dari tumbuhan diolah menjadi fragmen DNA berukuran kecil sehingga dapat diformulasikan ke dalam produk skincare.
“Tapi, teknologi sekarang semakin maju. Ada PDRN tumbuhan yang diolah jadi fragmen DNA berukuran kecil dan bisa diformulasikan untuk skincare,” jelasnya.
Pengembangan PDRN berbasis tumbuhan tersebut mulai diadopsi oleh sejumlah pelaku industri skincare. Salah satunya Glamazing, brand lokal asal Malang yang memperkenalkan rangkaian skincare PDRN+ Series sebagai alternatif produk perawatan kulit dengan kandungan tersebut.
Chief Marketing Officer Glamazing Yudrika Azka mengatakan bahwa penggunaan PDRN berbasis tumbuhan merupakan salah satu upaya menghadirkan alternatif bahan baku yang sejalan dengan prinsip inovasi etis.
“Kami percaya inovasi skincare tidak harus mengorbankan nilai ethical untuk menghasilkan produk yang tetap efektif. Melalui PDRN berbasis tumbuhan, kami ingin menghadirkan alternatif bahan baku yang lebih sejalan dengan prinsip tersebut,” ujar Yudrika.
Baca Juga: Kembangkan Potensi Talenta Kecantikan, Ini Pentingnya Peran Beauty Educators
Menurut Yudrika, pemilihan bahan baku juga perlu disertai formulasi yang sesuai dengan kebutuhan kulit konsumen. Ia menilai inovasi skincare tidak cukup hanya berfokus pada asal bahan, tetapi juga pada manfaat dan kenyamanan produk saat digunakan.
Perkembangan PDRN berbasis tumbuhan menambah pilihan bahan yang digunakan dalam industri perawatan kulit. Meski begitu, konsumen sebaiknya tidak hanya terpaku pada popularitas suatu kandungan, tetapi juga memperhatikan komposisi produk, serta kecocokannya dengan kondisi kulit masing-masing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News