M O M S M O N E Y I D
HOME, Bugar

Kenali Jenis-Jenis Dermatitis dan Cara Mengobatinya

Kenali Jenis-Jenis Dermatitis dan Cara Mengobatinya
Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Dari banyaknya jenis penyakit yang dapat menghantui kulit, dermatitis adalah salah satu keluhan yang mesti diwaspadai. 

Dermatitis merupakan kondisi di mana terjadi peradangan pada kulit, yang menyebabkan ruam yang gatal, dilansir dari Healthline.

Kondisi ini bisa membuat kulit membengkak dan memerah. Kulit yang terkena dermatitis biasanya melepuh, mengeluarkan cairan, mengembangkan kerak, bahkan mengelupas. 

Penyakit ini bisa dikendalikan dengan baik melalui kombinasi pengobatan dan pencegahan kontak terhadap hal-hal yang memicu peradangan kulit. 

Baca Juga: Kenali Penyebab, Gejala dan Cara Mengatasi Biang Keringat pada Anak

Dilasir dari Skin Health dan Healthline, inilah jenis-jenis dermatitis yang perlu Anda kenali, antara lain: 

1. Dermatitis Seboroik

Jenis dermatitis yang pertama adalah dermatitis serobik. Efek dermatitis jenis ini menyebabkan kulit mengalami bercak bersisik, kulit memerah, bahkan ketombe yang membandel.

Biasanya, dermatitis seboroik memengaruhi area kulit yang berminyak, seperti wajah, dada bagian atas, dan punggung. 

Selain itu, orang yang mengalami dermatitis seboroik rentan mengalami pengulangan setiap kali sembuh. 

2. Dermatitis Atopik (Eksim)

Jenis dermatitis yang kedua adalah dermatitis atopik atau eksim. Kondisi ini ditandai dengan munculnya rasa gatal secara terus-menerus dan ruam kulit yang memerah.  

Kondisi ini dimulai pada masa bayi di mana terjadi ruam merah dan sensasi gatal pada kulit menekuk, seperti di siku, belakang lutut, dan di area depan leher.  

3. Dermatitis Kontak

Jenis dermatitis yang ketiga adala dermatitis kontak. Dermatitis kontak adalah ruam merah dan gatal yang disebabkan oleh kontak langsung dengan suatu zat atau reaksi alergi terhadapnya.

Banyak zat dapat menyebabkan reaksi seperti itu, termasuk sabun, kosmetik, wewangian, perhiasan, dan tanaman tertentu. 

4. Dermatitis Stasis

Jenis dermatitis yang terakhir adalah dermatitis stasis. Jenis dermatitis ini juga disebut dermatitis gravitasi, eksim vena, dan dermatitis stasis vena. 

Dermatitis stasis sering terjadi di kaki bagian bawah karena vena kaki memiliki katup satu arah yang memainkan peran penting dalam sirkulasi darah. 

Meski penyebab dari keempat dermatitis di atas berbeda, tapi gejala yang ditimbulkan dermatitis tersebut umumnya serupa.

Dilansir dari Healthline, berikut ini adalah beberapa cara mengatasi dermatitis yang bisa Anda coba, antara lain: 

1. Menjaga kebersihan kulit

Cara mengatasi dermatitis yang pertama adalah menjaga kebersihan kulit. Oleh sebab itu, cobalah rutin untuk membersihkan diri dengan teratur. 

Anda bisa menggunakan air hangat atau meneteskan olive oil sebelum mengguyur badan dengan air untuk meredakan peradangan. 

Baca Juga: Moms Wajib Tahu! Kenali Gejala Scabies pada Bayi

2. Memilih sabun yang tepat

Cara mengatasi dermatitis yang kedua adalah memilih sabun yang tepat. Pemilihan sabun yang tepat adalah salah satu upaya untuk merawat dan mencegah kondisi dermatitis semakin parah.

Pilihlah sabun yang lembut dengan aroma ringan atau tanpa aroma. Beberapa sabun dapat mengeringkan kulit, maka sebaiknya gunakan sabun yang mengandung pelembap. 

3. Keringkan tubuh

Cara mengatasi dermatitis yang ketiga adalah mengeringkan tubuh dengan benar. Tepuk-tepuk kulitmu dengan handuk lembut dan jangan mengusapnya dengan kasar. 

Keringkanlah tubuh dengan handuk yang lembut untuk menghindari iritasi dan pergesekan yang kasar antara kulit dan handuk.

4. Gunakan pelembap khusus

Cara mengatasi dermatitis yang keempat adalah gunakan pelembap khusus. Pelembap ini berfungsi untuk mengurangi peradangan dan rasa gatal pada kulit.  

Cara mengatasi dermatitis atopik atau dermatitis jenis lainnya juga bisa dengan memanfaatkan pelembap khusus dari dokter. 

5. Kenakan pakaian yang tepat

Cara mengatasi dermatitis yang terakhir adalah mengenakan pakaian yang tepat. Cobalah kenakan pakaian yang dapat menyerap keringat.

Rasa gatal akibat dermatitis biasanya dipicu oleh kulit yang lembap akibat pakaian yang tak dapat menyerap keringat. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Promo HokBen Bundling Oishii Ojol Februari, Makan Hemat Berdua hingga Berempat

Promo HokBen Oishii Ojol cuma sampai 28 Februari. Jangan sampai kelewatan kesempatan makan hemat berdua hingga berempat. Cek menu lengkapnya!

Promo Liburan Ancol Imlek & Valentine 2026 Hemat Ratusan Ribu, Ini Caranya

Rencanakan liburan Ancol saat Valentine atau Imlek 2026. Ada promo tiket hemat yang memungkinkan Anda mengakses semua wahana. Klik untuk info!

Pesta Pizza Hemat! Nikmati Promo 2 Box Pilihan Favorit di Pizza Hut Sekarang

Suasana kumpul makin seru dengan promo Double Box Pizza Hut. Dua pizza favorit siap mengisi momen kebersamaan Anda yang lebih hemat.

Gokana Tebar Diskon Februari: Promo Sweet Deal & Paket Hoki, Bikin Dompet Aman

Gokana punya promo Sweet Deal & Paket Hoki! Nikmati Ramen, Bento, Teppan set super hemat. Pastikan Anda tak melewatkan penawaran ini.

Jadwal KRL Jogja-Solo untuk 9-13 Februari 2026, Jangan Lupa Catat Waktunya

Yuk cek jadwal KRL Joga-Solo pada 9-13 Februari 2026 menuju stasiun Palur. Catat jam malamnya di sini sebelum kereta berangkat.

Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Hari Ini Senin 9 Februari 2026, Fokus Kembali

Simak ramalan 12 zodiak keuangan dan karier hari ini Senin 9 Februari 2026 dari fokus kerja tim, peluang profesional, dan arah kariermu.

Hasil BATC 2026: Kalah dari Jepang, Tim Putra Indonesia Raih Medali Perunggu

Tim putra Indonesia hanya mampu meraih medali perunggu dalam BATC usai kalah 1-3 dari tim putra Jepang.

6 Alasan Tidur Bisa Bikin Berat Badan Turun yang Jarang Diketahui

Ini, lho, beberapa alasan tidur bisa bikin berat badan turun yang jarang diketahui. Apa saja, ya?          

7 Manfaat Buah Kersen: Sejumlah Penyakit Kronis Ini Bisa Anda Hindari

Buah kersen yang sering dipandang sebelah mata ternyata kaya vitamin C. Lindungi tubuh dari infeksi paru-paru dan serangan jantung!

7 Manfaat Sukun yang Tersembunyi untuk Pencernaan hingga Kekebalan Tubuh

Sukun ternyata bukan cuma bikin kenyang, tapi juga perbaiki pencernaan dan kekebalan tubuh.Temukan semua manfaatnya untuk hidup lebih berkualitas.