M O M S M O N E Y I D
Santai

Kenali Ciri-ciri Kucing Agresif yang Bisa Menyerang Pemiliknya, Simak Ulasannya!

Kenali Ciri-ciri Kucing Agresif yang Bisa Menyerang Pemiliknya, Simak Ulasannya!
Penulis: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Penyebab kucing jadi agresif dan menyerang pemiliknya penting untuk dipahami. Perilaku agresif pada kucing seringkali bersumber dari rasa takut, stres, dan kecemasan.

Memahami sikap agresif pada kucing bisa jadi cukup sulit karena komunikasi yang kompleks. Kucing biasanya menggunakan bahasa tubuh dan kontak fisik untuk berkomunikasi dengan kucing lain atau pemiliknya.

Dr. Hannah Hart, seorang dokter hewan dari Petmd.com menjelaskan bahwa kucing menggunakan gerakan yang lebih halus dan cepat saat berkomunikasi. Maka dari itu, kenali ciri-ciri kucing agresif dan tips untuk membuatnya tenang:

Baca Juga: Cara Memandikan Kucing dengan Benar,Cek Detail Informasinya Lewat Ulasan Berikut

Ciri-ciri kucing agresif

Sebagai pemilik anabul, Anda harus memahami ciri-ciri kucing agresif berikut ini:

1.Bahasa tubuh

Saat kucing menggunakan bahasa tubuh untuk berkomunikasi, isyarat utama akan datang dari mata, telinga, ekor  dan postur tubuhnya. Kucing yang agresif akan memiliki pupil yang melebar.

Telinga yang sedikit rata menunjukkan adanya rasa takut atau kesal. Sedangkan, telinga yang rata sempurna menunjukkan bahwa kucing sedang marah dan siap bertarung.

Lalu, ekor yang tegak dan kaku menunjukkan kewaspadaan. Ketika kucing menyelipkan ekor di bawah tubuhnya, itu berarti mereka merasakan ketakutan. 

Kucing yang sedang marah biasanya memiliki ekor yang mengembang dan bergoyang-goyang. Kucing yang ketakutan akan berjongkok agar terlihat lebih kecil dan melindungi organ vitalnya. 

Selanjutnya, kucing yang agresif akan melengkungkan punggungnya dengan bulu yang terangkat untuk menjauhkan diri dari ancaman. Sehingga, tubuhnya tampak lebih besar.

2.Isyarat vokal

Isyarat vokal terkadang sama pentingnya dengan bahasa tubuh. Mendengkur bisa jadi mengindikasikan kegugupan, karena kucing menggunakan dengkuran untuk menenangkan diri saat merasa stres.

Suara berceloteh digunakan saat mengamati mangsa. Tingkah laku ini bertujuan untuk membingungkan mangsa dan kucing bisa menyerang. 

Kucing juga mengeluarkan berbagai suara saat merasa takut atau marah, seperti menggeram dan mendesis. Biasanya, mendesis digunakan oleh kucing yang sedang diintimidasi dan merasa takut untuk mengusir ancaman yang lebih besar, suara ini mirip suara desisan ular. 

Menggeram juga bisa digunakan untuk mengusir ancaman, tetapi menyiratkan sikap yang lebih dominan dan posesif.

3.Kontak fisik

Kucing juga dapat menggunakan kontak fisik untuk berkomunikasi. Kucing yang agresif atau takut dapat menerkam, menggigit, atau mencakar hewan atau manusia lain. 

Kucing yang takut atau marah biasanya akan bersembunyi dan menjaga jarak.

Jenis-jenis sikap agresifitas pada kucing

Ada beberapa jenis sikap agresif kucing, ini dia ulasannya:

1.Agresifitas karena rasa takut 

Agresifitas karena rasa takut bisa terjadi saat kucing berhadapan dengan hewan, orang, atau suara yang tidak dikenalnya.

2.Agresifitas akibat belaian 

Agresifitas akibat belaian terlihat saat kucing terstimulasi karena terlalu banyak dibelai atau dibelai oleh pemiliknya atau orang yang tidak dikenal. 

3.Agresifitas yang disebabkan rasa sakit 

Agresifitas yang disebabkan rasa sakit terjadi ketika kucing merasa tidak nyaman secara fisik. Kucig akan merasa tidak nyaman atau marah saat disentuh.

4.Agresifitas antar kucing 

Agresi antar kucing biasanya terjadi ketika kucing jantan mencapai usia 2 dan 4 tahun. Dalam hal ini, hormon berperan besar dalam menentukan sikap kucing.

Cara menenangkan kucing agresif

1.Konsultasi dengan dokter

Dalam kasus agresifitas sedang hingga parah, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter hewan. Dokter akan meresepkan obat gabapentin , fluoxetine , dan alprazolam untuk menenangkan kucing.

Pemilik juga bisa mencoba terapi perilaku seperti desensitisasi. Desensitisasi melibatkan penilaian dan koreksi perilaku kucing secara cermat di lingkungan yang terkendali. 

Proses ini dapat memakan waktu berminggu-minggu atau berbulan-bulan sampai kucing kembali bersikap tenang.

2.Menemani kucing bermain

Kucing bisa memiliki sikap yang agresif karena merasa bosan atau kurang stimulasi. Anda bisa memilih mainan yang sesuai, memilih tempat yang nyaman di dekat jendela atau menemani kucing jalan-jalan untuk mencari udara segar.

3.Jangan bersikap kasar pada kucing

Jangan pernah bersikap kasar untuk mengatasi agresif pada kucing. Hal tersebut justru akan meningkatkan rasa takut dan kecemasan pada kucing dan memperburuk agresifitas dalam jangka panjang.

kucing akan mengalami penurunan kognitif seiring bertambahnya usia. Faktor tersebut bisa jadi penyebab anabul memiliki sikap yang agresif. 

Baca Juga: Rekomendasi Buah yang Boleh Dikonsumsi Kucing, Cek Daftar Lengkapnya di Sini!

Itu dia informasi lengkap yang membahas tentang ciri-ciri kucing agresif dan tips untuk menanganinya. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ini 10 Penyebab Utama Kematian Global, Ada Diare

WHO merilis 10 penyebab utama kematian yang mencakup 33 juta kematian atau 54% dari total kematian di seluruh dunia.

3 Wilayah di Jabodetabek Ini Besok (5/10) Hujan Deras, Cek Peringatan Dini Cuaca BMKG

Peringatan dini BMKG cuaca besok Senin (5/10), Waspada hujan lebat di daerah Jabodetabek berikut ini.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (5/10), Hujan Lebat Turun di 10 Provinsi Berikut

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Senin 5 Oktober 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Sunscreen Tak Cuma untuk Lindungi dari UV, Ini yang Perlu Diperhatikan

Wardah menghadirkan PDRN Sunscreen dengan UV and heat protection untuk membantu melindungi kulit dari paparan UV dan panas sehari-hari.

LBFest 2026 Jadi Panggung 82 Brand Lokal Anak Muda

Dari kampus, generasi muda kembangkan brand lokal Local Brand Festival (LBFest).                                         

9.500 Pelari Ramaikan Crystalin RunXperience 2026

Crystalin RunXperience 2026 menjadi ajang olahraga lari yang lebih dari sekadar race.                       

Ramalan Zodiak Besok Senin 5 Oktober 2026, Berani Ungkap Perasaanmu

Simak ramalan 12 zodiak besok Senin 5 Oktober 2026, cek prediksi asmara, karier, keuangan, dan kesehatan terbaru untukmu.  

Ramalan Shio Besok Senin 5 Oktober 2026, Kerbau Diprediksi Paling Hoki

Simak ramalan shio lengkap besok Senin 5 Oktober 2026, cek prediksi karier, cinta, keuangan, kesehatan, dan keberuntungan 12 shio.  

AI Tak Sekadar Jadi Mesin Jawaban, Bisa Bantu Mahasiswa Perdalam Pemahaman

Penggunaan teknologi akal imitasi atau AI memiliki manfaat yang besar dalam dunia pendidikan bila digunakan dengan tepat.

Film Desember Jani Gelar World Premiere di TIFF 2026, Ini Sinopsis Singkatnya

Film Desember Jani produksi Palari Films terpilih menggelar World Premiere di Tokyo International Film Festival (TIFF) ke-39​.