MOMSMONEY.ID - QRIS, kartu kredit, virtual account, hingga dompet digital kini menjadi pilihan pembayaran yang banyak digunakan.
Bagi pelaku usaha, beragam metode tersebut perlu didukung sistem yang bisa membantu mencatat dan mengelola transaksi secara praktis salah satunya bagi bisnis hotel.
Mengelola bisnis hotel bukan hanya soal menyediakan kamar dan melayani tamu. Pelaku usaha juga perlu memastikan pembayaran dari berbagai kanal pemesanan tercatat dengan baik dan dana bisa diterima tepat waktu agar arus kas tetap terjaga.
Salah satu teknologi yang bisa membantu kebutuhan tersebut adalah payment gateway. Sistem ini memungkinkan bisnis menerima pembayaran melalui berbagai metode, mulai dari kartu kredit, virtual account, QRIS hingga dompet digital.
Salah satu penyedia layanan tersebut adalah Pivot Payment, perusahaan teknologi finansial yang menyediakan infrastruktur pembayaran digital untuk membantu bisnis mengelola transaksi masuk dan keluar.
Baca Juga: RedDoorz Andalkan AI demi Kenyamanan Tamu
Dalam industri perhotelan, Pivot berkolaborasi dengan Omni Hotelier untuk mengintegrasikan sistem pembayaran dengan Property Management System (PMS) atau sistem pengelolaan hotel.
Melalui integrasi tersebut, hotel dapat memproses pembayaran menggunakan virtual credit card (VCC) dari online travel agent (OTA) secara otomatis.
Dengan begitu, pencairan dana yang sebelumnya bisa memakan waktu berminggu-minggu dapat dipercepat menjadi dua hari kerja (D+2).
Selain pembayaran dari OTA, sistem ini juga mendukung transaksi direct booking melalui kartu kredit, QRIS, virtual account, dan e-wallet.
Seluruh transaksi dapat dipantau, termasuk proses refund, melalui satu dashboard.
“Kami percaya pembayaran yang cepat dan mudah adalah pondasi bisnis hotel yang sehat. Ketika urusan pembayaran berjalan lancar, hotel dapat memberikan perhatian sepenuhnya pada tamu,"ujar Fajar Halim, CEO Pivot Payment dalam siaran pers Kamis (5/11).
Baca Juga: Berkonsep Urban, Marriot Hotel Gelora Resmi Beroperasi di Dekat Stasiun Palmerah
Karena itu, Pivot berkomitmen mendukung ekosistem perhotelan Indonesia, baik hotel maupun penyedia All-in-One PMS.
"Kolaborasi bersama Omni Hotelier menjadi langkah penting untuk mewujudkan komitmen tersebut,” imbuh Fajar.
Solusi tersebut diperkenalkan dalam acara The Hoteliers Connect 2026 di Sanur, Bali, pada 29 Oktober 2026. Implementasi akan dimulai di Bali sebelum diperluas ke hotel-hotel di seluruh Indonesia.
CEO Omni Hotelier Dewa Lipur mengatakan, integrasi teknologi pemesanan dan pembayaran dapat membantu hotel mengoptimalkan pemesanan langsung sekaligus menjaga arus kas.
“Ke depan, daya saing hotel akan sangat ditentukan oleh kemampuannya membangun hubungan langsung dengan tamu, mulai dari pemesanan hingga pembayaran," ungkap Dewa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News