M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Kasus Ajaib: Pentingnya Bukti Persetujuan yang Kuat pada Fasilitas Trade Limit

Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID -  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mengawal kasus yang viral dari investor PT Ajaib Sekuritas Asia yang mengeluhkan mendapat tagihan Rp 1,8 miliar karena fitur trade limit.

Fitur tersebut adalah fasilitas yang diberikan perusahaan sekuritas kepada nasabah untuk memungkinkan mereka membeli saham melebihi saldo kas yang tersedia di Rekening Dana Nasabah (RDN). 

Masalah ini heboh diperbincangkan setelah akun Instagram bernama @friendshipwithgod, yang dimiliki oleh I Nyoman Tri Atmajaya Putra ini mengungkapkan kronologi kejanggalan atas transaksi investasinya.

Dalam akun tersebut, investor Ajaib ini mengeluhkan jumlah pembelian lot sahamnya tidak sesuai bahkan sampai jadi menggunakan fitur trade limit (pinjaman).

Nyoman yang bukan investor baru di aplikasi Ajaib juga mengeluhkan tidak adanya konfirmasi ulang dari aplikasi ketika nasabah bertransaksi menggunakan dana pinjaman atau fitur trade limit. 

Pengamat sekaligus Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda mengatakan, Kamis (3/7), walaupun aplikasi investasi sudah berizin OJK ataupun BEI, pengguna maupun investor harus tetap jeli, sebab ada inovasi dari aplikasi yang berkembang.

"Ada hal konsumen di dalam aplikasi tersebut, di mana hak konsumen adalah untuk mengetahui layanan atau pun mesetujui layanan yang dihadrikan," kata Huda. 

Baca Juga: Ini Hasil Pertemuan BEI dengan Ajaib Sekuritas Terkait Tagihan Investor Rp 1,8 Miliar

Maka harapannya, platform investasi ataupun fintech perlu memberikan pemahaman mengenai inovasi yang dilakukan. Seperti, apa manfaat, risiko, dan diperjelas akadnya.

"Jangan sampai terjadi penerbitan fasilitas ke individu tanpa ada bukti persetujuan yang kuat," ujar Huda. 

Masyarakat juga baiknya perlu antisipasi pada inovasi aplikasi agar tidak terjerumus ke layanan yang merugikan. Di samping itu, Huda optimistis, industri investasi di Indonesia masih punya ruang yang cerah untuk tumbuh. 

Huda pun berpendapat penggunaan aplikasi untuk investasi berbeda dengan pinjaman.  Jika ada dana yang diberikan ke nasabah/pengguna, itu dinamakan pinjaman.

"Apapun nama-nya, itu adalah pinjaman, ketika memberikan pinjaman, harus ada akad yang jelas dan terpisah dari akad investasi," ucap Huda. 

Pengguna yang hanya ingin berinvestasi namun diberikan fitur pinjaman harus setuju dan ada akad baru lagi, serta tanda tangan elektronik (TTE) lagi. Walaupun ada di aplikasi yang sama, namun harus ada akad yang membedakan layanannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ketombe Menumpuk? Ini 4 Makanan Penyebab Ketombe yang Harus Anda Batasi

Kondisi kulit kepala sangat dipengaruhi oleh apa yang kita konsumsi sehari-hari. Harus dibatasi, inilah 4 makanan penyebab ketombe.

7 Manfaat Susu Almond untuk Diet & Kesehatan, Lengkap Cara Buat Sendiri di Rumah

Ragam manfaat susu almond dapat membantu mengontrol berat badan sekaligus menjadi alternatif sehat yang aman bagi penderita intoleransi laktosa.  

Mau Pindah Profesi? Ini 4 Cara Switch Career Tanpa Pengalaman yang Bisa Dicoba

Switch career tanpa pengalaman itu sangat mungkin dilakukan. Berikut adalah 4 cara switch career tanpa pengalaman yang bisa Anda terapkan.  

Kenapa Harus Bangun Tidur Minum Air Putih? Ketahui 7 Manfaat Luar Biasa Ini, yuk

Memenuhi kebutuhan cairan di pagi hari sangat penting untuk mencegah dehidrasi ringan, melancarkan pencernaan, hingga meningkatkan mood.

AI Bisa Bantu UMKM Cari Pembeli, Begini Cara Memanfaatkannya

AI dapat membantu UMKM memahami kebutuhan pasar dan menjangkau calon pembeli. Simak cara memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan usaha.

Waspada Asap & Polusi! Kenali Faktor Risiko ISPA serta Gejalanya Lebih Dini, yuk

Paparan asap kebakaran dan polusi dapat memicu ISPA pada kelompok rentan. Kenali faktor risiko dan gejalanya sejak dini agar bisa segera diatasi.

Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Jawa Barat, Cek Prakiraan Cuaca Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Barat pada Rabu dan Kamis didominasi cerah dan berawan, dengan hujan ringan di Bogor.

Prediksi Cuaca Jawa Timur Besok (13/10) Didominasi Berawan, Cek Suhu Tertingginya

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur pada Rabu (14/10) dan Kamis (15/10) didominasi berawan, dengan suhu mencapai 37°C.

Mayoritas Cuaca Jawa Tengah Besok (14/10) Berawan, Cek 6 Wilayah Berpotensi Cerah

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Tengah pada Rabu (14/10) dan Kamis (15/10) didominasi berawan, dengan suhu tertinggi 37°C.

Hasil Denmark Open 2026: Ganda Putra Indonesia Rontok, Leo/Daniel Mundur

Hasil Denmark Open 2026 babak 32 besar, Selasa (13/10), ganda putra Indonesia rontok, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin mundur.