MOMSMONEY.ID - Berkarya di bidang seni tidak hanya soal menuangkan kreativitas. Bagi seniman, karya yang mendapatkan apresiasi juga dapat membuka peluang ekonomi, mulai dari hadiah uang tunai hingga kesempatan memperluas jaringan dan membawa karya ke tingkat regional.
Hal tersebut terlihat dalam ajang 16th UOB Painting of the Year (POY) Indonesia. Tahun ini, Begok Oner meraih penghargaan kategori Established Artist melalui karyanya yang berjudul Urban Realism Layers.
Atas penghargaan tersebut, Oner mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp 250 juta. Ia juga berkesempatan mengikuti program residensi seni di luar negeri yang disponsori UOB.
Baca Juga: Tak Cuma Karya Seni, Pameran Ini Ajak Pengunjung Kenali Produksi Telur
Kesempatan Oner tidak berhenti di tingkat nasional. Karyanya akan kembali berkompetisi dengan karya pemenang dari Malaysia, Singapura, Thailand, dan Vietnam dalam ajang UOB Southeast Asian POY yang akan diumumkan di Singapura pada 28 Oktober 2026.
Oner bukan pendatang baru dalam kompetisi tersebut. Pada 2023, ia meraih penghargaan Most Promising Artist of the Year dalam kategori Emerging Artist.
Karya Urban Realism Layers memadukan gambar, kata-kata, dan tekstur berlapis yang mengingatkan pada permukaan ruang publik. Oner juga menghubungkan karya tersebut dengan lukisan gua prasejarah, mulai dari gua Lascaux di Prancis hingga situs seni cadas kuno di Sulawesi Selatan.
Melalui karya tersebut, Oner ingin mengangkat kebutuhan manusia untuk berkomunikasi dan terhubung dengan orang lain yang sudah ada sejak ribuan tahun lalu.
Baca Juga: Desain Swedia Bertemu Budaya Indonesia Hadir di Pameran Tyra Kleen di Jakarta
"Ketika melihat jejak yang ditinggalkan manusia ribuan tahun lalu, saya melihat sesuatu yang sebenarnya masih sangat dekat dengan kehidupan kita saat ini. Kita terus mencari cara untuk mengungkapkan apa yang kita alami, apa yang kita yakini, dan siapa diri kita," kata Oner dalam keterangan resmi, Kamis (24/9/2026).
Menurut Oner, meski cara manusia berkomunikasi terus berubah, kebutuhan untuk mengekspresikan diri, berbagi pengalaman, dan terhubung dengan orang lain tetap menjadi bagian dari diri manusia.
Selain Oner, ada juga Alif Lamra, seniman berusia 29 tahun asal Yogyakarta, yang meraih penghargaan 16th UOB Most Promising Artist of the Year (Indonesia) melalui karyanya, Liminal Fragment 03.
Penghargaan tersebut menunjukkan salah satu bentuk peluang yang dapat diperoleh seniman melalui kompetisi dan ekosistem seni. Selain hadiah, pengakuan terhadap karya dapat membuka kesempatan untuk mengikuti residensi, memperluas jaringan, hingga memperkenalkan karya kepada audiens yang lebih luas.
Baca Juga: Karya Raya 2026 di Perpustakaan Jakarta, Pamerkan Ribuan Karya Anak
UOB Indonesia juga memamerkan 48 karya finalis 16th UOB POY Indonesia, termasuk delapan karya pemenang, di The Melting Pot, Lantai Dasar ASHTA District 8, Jakarta.
Pameran tersebut berlangsung mulai 24 September hingga 10 Oktober 2026, setiap hari pukul 10.00-22.00 WIB.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News