M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

KADIN Indonesia Tekankan Pentingnya Literasi Keuangan di Era Transformasi Digital

Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Kemudahan mengakses jasa keuangan melalui fintech akan menyebabkan beberapa risiko apabila belum diiringi dengan tingkat pengetahuan yang memadai. Satgas Waspada Investasi (SWI) melaporkan bahwa total kerugian dari investasi bodong selama 10 tahun terakhir mencapai Rp.117,5 triliun dan hingga Mei 2022 sekitar 1,120 platform investasi ilegal telah diblokir. 

Fenomena tersebut menjadi fokus dari diskusi publik “Transformasi Digital sebagai Pendorong Pertumbuhan Literasi Keuangan” yang diadakan Badan Pengembangan Keuangan Digital KADIN Indonesia (KADIN BPKD) sebagai bagian dari inisiatif Wakil Kepala Badan II Koordinator Pengembangan Inovasi Layanan Keuangan Digital II & Edukasi Literasi KADIN. Diskusi ini bertujuan mengungkap upaya peningkatan literasi keuangan dari perspektif regulator, pelaku usaha, dan masyarakat. 

Kepala KADIN BPKD Pandu Sjahrir mengatakan perkembangan fintech sangat pesat pada usia yang masih dini. Alhasil, pertumbuhan inovasi teknologi sektor keuangan yang telah meluas harus diimbangi juga oleh tingkat literasi keuangan yang baik di masyarakat. 

"Semakin banyak masyarakat yang memiliki pemahaman yang baik tentang jasa keuangan digital, tingkat kepercayaan publik terhadap layanan ini juga akan semakin tinggi," kata Pandu dalam keterangan tertulis Senin (5/9). 

Selama ini kesenjangan antara tingkat inklusi dan literasi sering menjadi celah yang rentan dimanfaatkan pelaku penipuan berkedok investasi. Berdasarkan survei OJK tahun 2019, tingkat literasi keuangan masih berada di angka 38,03% meskipun tingkat inklusi keuangan sudah mencapai 76,19%. Artinya, sebagian besar masyarakat Indonesia yang sudah berpartisipasi dalam sektor keuangan belum benar-benar memahami produk dan jasa keuangan yang digunakan.

Sementara, Chief of Special Projects Pluang, Ronny Hutahayan mengatakan tersedianya konten literasi keuangan di platform digotal berpotensi membantu para investor ritel mengambil keputusan investasi. Pluang sempat melakukan studi bersama Center for Economic and Law Studies (CELIOS) tentang Dampak Aplikasi Multi-Aset terhadap Pertumbuhan Investor Ritel, yang dilakukan terhadap 3.530 responden studi dengan mayoritas usia 18-35 tahun. 

Hasilnya, Investor-investor muda ini tidak memiliki waktu yang banyak untuk membuat keputusan investasi. Hampir setengah dari responden kami menghabiskan kurang dari 2 jam untuk membuat keputusan investasi. Hal ini semakin menekankan betapa pentingnya ketersediaan akses pada informasi keuangan yang terintegrasi sehingga dapat memfasilitasi proses pengambilan keputusan investasi para investor muda ini.

Selain itu, hasil survei yang dilakukan dalam studi ini menunjukan bahwa kemungkinan besar investor yang mengandalkan aplikasi keuangan digital merupakan investor pemula dengan modal relatif kecil, bukan investor berpengalaman dengan modal yang besar.  Bagi kami di Pluang, menyediakan dan mempermudah akses edukasi kepada investor ritel merupakan bukti konkrit kami dalam mewujudkan visi Pluang untuk mendemokratisasi akses investasi di berbagai kelas aset kepada seluruh lapisan masyarakat, ujar Ronny. 

Upaya peningkatan literasi keuangan secara masif membutuhkan sinergi antar kementerian dan lembaga, maupun antara pemerintah dengan pelaku usaha dan masyarakat. Salah satu bentuk sinergi yang diangkat adalah inisiatif pelaku industri untuk membuat kode etik bersama melalui asosiasi, sebagai bentuk self-regulation yang melengkapi pengaturan dari pemerintah.

Dari sisi regulasi, DPR tengah mengembangkan RUU Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) yang memperjelas pembagian tugas antara Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia, Lembaga Penjamin Simpanan, dan regulator lainnya. 

“Pembagian kerja yang jelas akan mengurangi tumpang tindih antar regulator, memungkinkan koordinasi yang lebih erat, dan menciptakan peraturan yang lebih efektif. Masyarakat juga akan mendapat kepastian tentang lembaga mana yang bertanggung jawab atas isu-isu terkait transaksi di platform keuangan digital,” papar Puteri Komarudin, Anggota Komisi XI DPR yang juga sebagai Ketua Delegasi Indonesia untuk Y20 Italia 2021.

Selain itu, peningkatan pengawasan akan memberi rasa aman bagi investor maupun pengguna jasa keuangan tersebut. Tirta Kama Senjaya, Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Pasar Bappebti, Kementerian Perdagangan Indonesia, memaparkan sinergi Bappebti bersama dengan Satgas Waspada Investasi berupaya membangun ekosistem investasi digital yang melindungi masyarakat secara hukum.  Bappebti melibatkan asosiasi industri dan pihak lainnya yang relevan dalam dalam meningkatkan pengawasan industri, salah satunya dalam merespon naiknya popularitas aset kripto sebagai instrumen investasi yang per Juli 2022 telah mencapai 15,6 juta investor.

Baca Juga: Tips Untuk Generasi Milenial dan Gen Z Dalam Mengelola Keuangan


Direktur Literasi dan Edukasi Keuangan OJK Horas V.M. Tarihoran turut membagikan upaya OJK memberikan edukasi keuangan melalui sarana digital dan tradisional guna menjangkau banyak lapisan masyarakat, agar Indonesia dapat mengejar tingkat literasi keuangan negara-negara lain yang telah
mencapai 60-70 persen. Di tengah banyaknya tantangan seperti kesenjangan pendidikan dan perekonomian hingga akses internet yang belum merata, terdapat juga peluang dari tingginya pengguna internet di Indonesia dan penggunaan layanan keuangan digital yang meningkat di kalangan generasi
muda.

Per tahun 2020, pemerintah Indonesia menetapkan target untuk mencapai Indeks Inklusi Keuangan di angka 90%. Untuk itu, OJK berharap kualitas inklusi keuangan ini tidak hanya dilihat dari seberapa banyak pengguna layanan keuangan digital, tapi bagaimana upaya seluruh pihak mewujudkan
inklusi keuangan yang sehat dan berkelanjutan, termasuk di dalamnya literasi keuangan yang memadai.

Senior Strategic Researcher Mandiri Institute Andjarsari Paramaditha juga menyorot meluasnya penggunaan pembayaran digital untuk kebutuhan bisnis maupun pribadi. Fenomena ini tidak lepas dari digitalisasi sektor perbankan yang memunculkan berbagai bentuk bank digital, metode pembayaran
seperti QR code dan uang elektronik, dan mendorong integrasi dengan jasa-jasa seperti e-commerce, investasi, pinjaman, hingga akomodasi dan transportasi. Minat masyarakat yang tinggi untuk mengadopsi perbankan digital perlu diiringi dengan literasi yang memadai agar dapat memanfaatkan layanan yang ada dengan efektif.

Sebanyak 73% pengguna fintech dalam negeri berada dalam rentang usia generasi milenial (25-35 tahun). Besarnya proporsi demografi generasi muda dalam layanan fintech mendorong peningkatan literasi keuangan. Youth 20 (Y20) juga menempatkan isu kesadaran keuangan digital sebagai bagian dari agenda prioritas dalam komunike hasil rekomendasi kebijakan KTT Y20 Indonesia 2022.

Diskusi “Transformasi Digital sebagai Pendorong Pertumbuhan Literasi Keuangan” merupakan hasil kerjasama antara Pluang dengan KADIN Indonesia untuk meningkatkan cakupan skala aktivitas literasi keuangan. Diskusi ini merupakan bagian pertama dari rangkaian inisiatif perusahaan anggota
WKII KADIN BPKD lainnya seperti Traveloka, Pluang, Modalku, dan PasarPolis, untuk mendorong pembahasan terkait isu-isu penting di sektor keuangan digital.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Punya Kulit Kombinasi? Ini 5 Cara Memilih Sunscreen yang Tepat

Memilih sunscreen untuk kulit kombinasi bisa menjadi tantangan tersendiri. Berikut 5 cara memilih sunscreen untuk kulit kombinasi.

Bitcoin Rebound Menguji US$ 80.000, tapi Harga Masih Rentan

Pemulihan harga Bitcoin terjadi di tengah perhatian pasar terhadap perkembangan politik dan regulasi di Amerika Serikat. 

100+ Nama Bayi Perempuan yang Terinspirasi dari Hari Natal, Cantik dan Bermakna

Cari tahu rekomendasi nama bayi perempuan yang terinspirasi dari Hari Natal yang anggun dan meneduhkan di sini.

Harga Buyback Emas Hari Ini Moncer, UBS Melonjak Rp 91.000, Galeri 24 Tertinggi

Harga buyback emas UBS mencatat kenaikan terbesar, namun, harga buyback tertinggi masih dipegang Galeri 24.

Enak tapi Berisiko! Ini 6 Bahaya Nyata Makanan Kaleng Siap Saji bagi Kesehatan Tubuh

Di balik kepraktisannya, makanan kaleng siap saji menyimpan garam nitrat dan bahan kimia yang berisiko memicu stroke hingga kanker.

Selain Bikin Lengket, Ini 6 Manfaat Berhubungan Intim di Malam Hari buat Kesehatan

Tak sekadar bikin hubungan makin lengket, berhubungan intim di malam hari juga ampuh kurangi stres hingga menjaga kesehatan jantung Anda.  

Coba 6 Resep Minuman Rempah Ini untuk Bantu Bakar Lemak Lebih Maksimal, yuk

Dari kunyit asam hingga jahe lemon, racikan minuman rempah ini siap dukung proses diet Anda secara alami dan aman.

Memanfaatkan Program Pendampingan Untuk Ekspansi Usaha

Sejumlah program pendampingan usaha banyak digelar oleh berbagai pihak, salah satunya dari Kementerian Perdagangan. 

Berlari Sambil Berpetualang di Taman Wisata Ancol

Ajang lari Isekai Run Vol. 4: The Mysterious Forbidden Desert akan berlangsung 20 Desember 2026 di  Ancol.

3 Jenis Suplemen yang Sebaiknya Dihindari, Nomor 1 Jadi Favorit Banyak Orang!

Berniat untuk mencoba suplemen? Ketahui dulu 3 jenis suplemen yang sebaiknya dihindari berikut ini, Moms.