M O M S M O N E Y I D
AturUang

Jangan Sampai Tertipu! Ini Cara Cerdas Berinvestasi di Era Digital

Reporter: Nina Dwiantika  |  Editor: Nina Dwiantika


MOMSMONEY.ID – Kemajuan teknologi telah mempermudah siapa saja untuk melakukan kegiatan finansial termasuk berinvestasi. Kini, cukup dengan ponsel dan koneksi internet, investasi saham, reksadana, dan aset lainnya bisa dilakukan dari mana saja. Namun, kemudahan ini juga diiringi dengan meningkatnya risiko penipuan berkedok investasi.  

Fenomena penipuan ini sering kali menyasar masyarakat melalui pesan pribadi, grup WhatsApp, hingga promosi masif di media sosial seperti Facebook. Pelaku memanfaatkan minimnya literasi keuangan untuk mengelabui korban dengan iming-iming keuntungan besar dalam waktu singkat.

Direktur Retail Markets dan Technology PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas), Teddy Wishadi mengungkapkan, bahwa banyak penipu kini menyasar calon investor dengan cara yang makin canggih dan terorganisir. Beberapa modus yang kerap digunakan antara lain :

  1. Promosi yang “Too Good to Be True” di Media Sosial atau Aplikasi Pesan Instan 

Penipu kerap kali membuat iklan berbayar atau unggahan menarik di media sosial atau grup aplikasi pesan instan seperti Facebook, Instagram, Telegram, dan sebagainya. Iklan tersebut menjanjikan imbal hasil tinggi dalam waktu singkat, lengkap dengan testimoni dan visual profesional yang menyesatkan.  

  1. Kontak Langsung Melalui DM atau WhatsApp  

Setelah tertarik dengan promosi, calon korban biasanya akan dihubungi oleh akun yang mengaku sebagai perwakilan perusahaan sekuritas. Pelaku biasanya sangat persuasif dan meyakinkan, bahkan menggunakan logo dan nama institusi resmi. 

  1. Mengaku Sebagai Karyawan Perusahaan Tertentu  

Modus lain yang sering muncul adalah pelaku yang mengklaim sebagai karyawan resmi, namun tidak dapat memberikan bukti identitas yang sah. Tanda-tanda mencurigakan bisa berupa alamat email yang tidak resmi, akun media sosial palsu, atau nomor WhatsApp pribadi.  

  1. Meminta Data Pribadi atau Akses Akun  

Beberapa pelaku mencoba mendapatkan informasi sensitif seperti data KTP, kode OTP, atau akses ke akun finansial. Data ini kemudian disalahgunakan untuk mengakses atau mencuri dana dari akun korban.  

  1. Modus Mengulur Waktu Demi Meningkatkan Jumlah Deposit 

Oknum penipu biasanya terus menjanjikan keuntungan besar tanpa pernah memberikan bukti nyata. Mereka cenderung menunda-nunda dengan berbagai alasan, sambil terus mendorong korban untuk menambah jumlah deposit yang disetorkan. 

Baca Juga: Pilih Investasi Syariah atau Konvensional, Mana Lebih Baik?   

Menurut Teddy, langkah awal untuk berinvestasi dengan aman adalah memahami bahwa tidak ada keuntungan besar tanpa risiko. Edukasi keuangan dan verifikasi informasi adalah dua hal krusial yang harus dilakukan setiap calon investor. Investasi bukan sekadar mengejar keuntungan, tapi juga soal memahami risiko dan memilih platform yang kredibel. “Jangan pernah menyerahkan dana sebelum melakukan pengecekan menyeluruh terhadap legalitas dan sumber informasi,” katanya dalam siaran pers, Senin (23/6). 

Agar terhindar dari penipuan berkedok investasi, berikut beberapa langkah yang disarankan oleh BNI Sekuritas:  

1.                             Jangan tergiur tawaran imbal hasil tinggi dalam waktu cepat. 

2.                             Verifikasi identitas pihak yang menghubungi Anda, termasuk email, nomor, dan akun media sosial. 

3.                             Jangan membagikan data pribadi, kode OTP, atau informasi login ke siapa pun. 

4.                             Hindari melakukan transaksi ke rekening pribadi atau yang tidak tercantum di situs resmi. 

5.                             Datangi kantor cabang untuk informasi yang lebih kredibel. 

6.                             Laporkan aktivitas mencurigakan ke pihak berwenang atau layanan pelanggan BNI Sekuritas.     

BNI Sekuritas juga menegaskan bahwa mereka tidak pernah meminta Nasabah untuk mentransfer dana ke rekening pribadi dan tidak menghubungi Nasabah melalui akun tidak terverifikasi. 

Teddy menambahkan, berinvestasi secara digital menawarkan banyak kemudahan, tetapi juga memerlukan kewaspadaan ekstra. Jangan hanya fokus pada potensi keuntungan, pastikan setiap langkah yang Anda ambil didasari informasi yang valid dan kontak resmi. Investasi yang cerdas dimulai dari keputusan yang aman dan terinformasi.

Baca Juga: Update! Fitur Welma Kini Bernama Investasi di myBCA lo, Ini Perubahan dan Fungsinya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ramalan Shio Besok Selasa 22 September 2026, Selesaikan yang Tertunda

Simak ramalan shio besok Selasa 22 September 2026, cek peruntungan karier, keuangan, cinta, kesehatan, dan shio yang perlu waspada.

Pemohon Visa Belanda dari Makassar, Medan dan Ambon Tidak Harus ke Jakarta

VFS Global meluncurkan layanan visa Belanda di Makassar, Medan dan Ambon melalui aplikasi.          

Singapore Airlines Pertahankan Penghargaan sebagai World's Best Airline 2026

SIA meraih penghargaan tertinggi Skytrax sebagai maskapai terbaik dunia untuk keenam kalinya.        

Ramalan Zodiak Besok Selasa 22 September 2026, Energi Asmara Besar

Simak ramalan 12 zodiak besok Selasa 22 September 2026, cek asmara, karier, keuangan, dan kesehatan Aries hingga Pisces.

​Jangan Lupa Bawa Payung, Begini Prakiraan Cuaca Banten Besok Selasa (22/9)

BMKG memperkirakan sebagian besar wilayah Banten berpotensi mengalami hujan ringan pada Selasa (22/9/2026).

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: Antam Turun Rp 10.000, Hartadinata Justru Naik

Harga buyback emas Antam mencatat penurunan terbesar, sementara HRTA menjadi satu-satunya produk yang harga buyback-nya naik.

Berawan hingga Berkabut, Ini Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok (22/9) dan Lusa

BMKG memprakirakan Jawa Timur berawan dan berkabut pada 22-23 September, dengan suhu mencapai 35°C di Kota Mojokerto.

Prakiraan Cuaca Jakarta Besok Selasa (22/9), 4 Daerah Ini Berpotensi Hujan

BMKG memperkirakan sebagian besar wilayah Jakarta berpotensi mengalami hujan ringan pada Selasa (22/9/2026).

Waspada Udara Kabur, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok (22/9) dan Lusa

Cuaca Jawa Tengah Selasa-Rabu didominasi berawan, suhu mencapai 36°C dan udara kabur di sejumlah wilayah.

Harga Emas Dunia Melorot Lagi, Inflasi AS Masih jadi Sorotan

Harga emas berbalik turun, sebab pasar kini mencermati komentar sejumlah pejabat The Fed terkait inflasi dan arah suku bunga berikutnya.