M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Pilih Investasi Syariah atau Konvensional, Mana Lebih Baik?

Pilih Investasi Syariah atau Konvensional, Mana Lebih Baik?
Reporter: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Saat ini berbagai macam investasi bisa Anda lakukan, mulai dari syariah maupun konvensional. Simak perbedaan keduanya berikut ini.

Investasi memang menjamin kelangsungan jangka panjang. Namun, beberapa orang cenderung ragu untuk melakukannya.

Apakah Anda ingin mulai berinvestasi? Tapi bingung memilih investasi syariah atau konvensional? 

Berikut ini akan membahas perbandingan berinvestasi di pasar modal syariah maupun konvesnional, rekomedasi dari OCBC.

Apa itu investasi syariah dan investasi konvensional?

Investasi syariah berlandaskan prinsip-prinsip Islam, termasuk larangan riba (bunga), gharar (ketidakjelasan), dan maysir (spekulasi berlebihan). 

Setiap produk syariah harus melalui proses penyaringan oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS) agar tetap sesuai dengan kaidah agama.

Investasi konvensional tidak dibatasi oleh aturan agama tertentu. Selama legal secara hukum negara, investor bebas memilih instrumen apa pun, baik saham, obligasi, atau reksa dana, tanpa penyaringan nilai-nilai religius.

Baca Juga: Cara Menyimpan Mata Uang Asing di Tabungan Valas yang Aman dan Untung

Apa saja perbedaan keduanya?

Berikut poin-poin utama yang membedakan investasi syariah dan konvensional:

1. Investasi Syariah

  • Mengacu pada prinsip-prinsip Islam.
  • Menghindari riba, gharar, dan maysir.
  • Menggunakan instrumen seperti saham syariah, sukuk, dan reksa dana syariah.
  • Diawasi langsung oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS).
  • Keuntungan berasal dari sistem bagi hasil (seperti mudharabah dan musyarakah).

2. Investasi Konvensional

  • Berdasarkan prinsip ekonomi umum dan hukum negara.
  • Tidak memiliki larangan terkait agama atau etika tertentu.
  • Instrumen investasi lebih beragam seperti saham umum, obligasi, dan reksa dana konvensional.
  • Diawasi oleh OJK tanpa saringan syariah.
  • Keuntungan diperoleh dari bunga, capital gain, dan dividen biasa.

Baca Juga: 9 Aplikasi Penghasil Uang Terbaik di 2025 yang Layak Dicoba di Waktu Luang

Menentukan pilihan investasi yang tepat

Alih-alih fokus pada "mana yang lebih untung", sebaiknya lihat dari sisi tujuan keuangan dan kenyamanan pribadi.

1. Tujuan dan gaya hidup

Jika Anda ingin berinvestasi tanpa khawatir melanggar prinsip agama, syariah adalah pilihan yang menenangkan secara spiritual. 

Namun jika Anda mengutamakan fleksibilitas dan potensi pertumbuhan cepat, investasi konvensional mungkin terasa lebih pas.

2. Potensi keuntungan

Investasi konvensional cenderung menghasilkan return yang lebih tinggi karena jangkauan instrumennya lebih luas. Tapi reksa dana syariah pun tidak kalah bersaing. 

Beberapa bahkan mencatat return tahunan 10–12% dalam lima tahun terakhir, menurut data Bareksa dan Infovesta.

3. Risiko yang dihadapi

Investasi syariah umumnya lebih selektif dalam memilih perusahaan, hanya fokus pada bisnis yang etis dan stabil. Karena itu, risiko fluktuasinya cenderung lebih rendah. Cocok untuk investor yang menghindari volatilitas tinggi.

Baca Juga: Cara Menyimpan Mata Uang Asing di Tabungan Valas yang Aman dan Untung

Kelebihan investasi syariah

  • Memberi ketenangan batin karena sesuai syariat.
  • Tingkat transparansi dan seleksi yang tinggi.
  • Cocok untuk pemula yang ingin memulai dari yang aman.

Kekurangan investasi syariah

  • Pilihan instrumen terbatas.
  • Potensi return lebih konservatif.

Kelebihan investasi konvensional

  • Fleksibilitas tinggi dan pilihan beragam.
  • Potensi imbal hasil lebih besar.
  • Cocok untuk investor yang berani ambil risiko.

Kekurangan investasi konvensional

  • Tidak mempertimbangkan aspek etis atau nilai agama.
  • Terpapar risiko pasar yang lebih besar.

Tidak ada satu jenis investasi yang paling benar atau paling menguntungkan untuk semua orang. Pilihan terbaik adalah yang selaras dengan nilai, tujuan keuangan, dan kenyamanan pribadi Anda.

Baca Juga: Berhenti Bekerja Demi Uang: Cara Baru Membangun Kekayaan Menurut Robert Kiyosaki

Kalau Anda ingin investasi yang bersih secara spiritual dan etis, syariah adalah opsi yang menenangkan. Tapi jika Anda berani mengejar target agresif dan siap menghadapi fluktuasi, investasi konvensional bisa memberi ruang tumbuh lebih cepat.

Yang terpenting, pahami instrumen yang Anda pilih, sesuaikan dengan profil risiko Anda, dan berinvestasilah secara konsisten. 

Karena investasi yang paling menguntungkan adalah yang membuat Anda tenang, berkembang, dan tidak bertentangan dengan nilai yang Anda yakini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Risiko Kehilangan Bilyet Deposito Bisa Sirna? BCA Beri Solusinya, Simak Yuk

Membuka deposito kini tanpa bilyet fisik. Dana Anda tetap aman, bunga rutin dikirimkan tiap bulan, dan pencairan pun mudah. Yuk, pahami sekarang.

Punya Rumah Sempit? Coba Ubah Lukisan Jadi Tempat Simpan Rahasia

Jangan biarkan rumah sempit membatasi Anda! Lukisan dinding ternyata bisa jadi lemari tersembunyi yang fungsional. Begini cara cerdas mengaturnya.

Tren Warna Pink Hangat yang Bikin Ruang Tamu Terasa Fungsional di 2026

Bosan dengan putih atau abu-abu? Pink lembut bernuansa peach terbukti bikin rumah terasa hangat dan menyambut. Simak tips memilihnya!  

NIK Jadi NPWP: Aktivasi Coretax Itu Wajib, Ini Cara Daftar Mudahnya!

Berikut cara daftar NPWP online lewat Coretax 2026, lengkap dengan panduan aktivasi NIK jadi NPWP resmi dan praktis modal HP.   &nbs

Accrual Basis vs Cash Basis: Mana yang Cocok untuk Pembukuan Bisnis di 2026?

Berikut perbedaan accrual basis dan cash basis serta cara memilih metode pembukuan yang tepat untuk bisnis Anda.

Mau Tidur Lebih Nyenyak Ini 7 Warna Cat Kamar yang Bikin Adem dan Tenang

Kamar terasa kurang nyaman padahal sudah rapi? Bisa jadi warna dindingnya penyebabnya. Hindari 3 kesalahan ini sebelum mengecat ulang.

Lewat Ekosistem Bisnis Ocean, BCA Bidik Pelaku Bisnis termasuk UMKM

BCA meluncurkan Ocean by BCA sebagai bagian dari strategi penguatan ekosistem layanan digital untuk segmen bisnis.​

10 Tanda-Tanda Masalah Ginjal pada Tubuh yang Penting Diketahui

Ini, lho, tanda-tanda masalah ginjal pada tubuh yang penting diketahui. Cari tahu selengkapnya di sini!  

Sambut Ramadan, Ngaji.ai Hadirkan Fitur Baru untuk Dampingi Ibadah Harian

​Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, aplikasi belajar Al-Qur’an ngaji.ai menghadirkan sejumlah fitur baru untuk dampingi ibadan harian  

11 Obat Herbal agar Gula Darah Tinggi Turun secara Alami

Yuk, ketahui beberapa obat herbal agar gula darah tinggi turun secara alami berikut ini! Ada apa saja?