Keluarga

Jangan Salah Kaprah! Ini Perbedaan Gatal Biasa dan Gatal Diabetes

Jangan Salah Kaprah! Ini Perbedaan Gatal Biasa dan Gatal Diabetes

MOMSMONEY.ID - Apa perbedaan gatal biasa dan gatal diabetes? Simak penjelasannya di bawah ini, Moms.

Diabetes merupakan penyakit yang terjadi karena tingginya kadar gula dalam darah dan diabetes menjadi penyakit yang sangat berbahaya.   

Gejala diabetes ditandai dengan rasa haus yang berlebihan, disertai dengan sering buang air kecil, hingga gatal yang teramat sangat di sekujur tubuh, dilansir dari Diabetes Journal. 

Rasa gatal sendiri dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti penyakit kulit, bekas luka yang hendak kering, atau gatal bisa saja menjadi pertanda jika Anda tengah mengidap diabetes.  

Gatal pada tubuh itu dipicu meningkatnya frekuensi buang air kecil sebagai respons tubuh ketika berusaha untuk menghilangkan kelebihan glukosa dalam darah.   

Baca Juga: Cara Menurunkan Asam Urat Tinggi dengan Air Rebusan Pare, Ini Resepnya Moms

Jika frekuensi buang air kecil meningkat, otomatis tubuh akan kehilangan banyak cairan.

Kondisi tersebut memicu kulit kering, sehingga muncul rasa gatal yang berlebihan.   

Namun tidak semua gatal dipicu diabetes. Maka itu, anda perlu tahu perbedaan gatal biasa dengan gatal karena diabetes.   

Gatal biasa akan terjadi karena adanya infeksi virus, jamur, atau bakteri yang akan dirasakan pada daerah-daerah tertentu pada rubuh, dikutip dari Diabetes Australia. 

Gatal diabetes berasal dari pembuluh darah, sehingga rasa gatal pada pengidap diabetes dapat menyebabkan luka.

Untuk mengetahui kondisi apa yang tengah Anda alami. Anda disarankan untuk melakukan tes darah di rumah sakit terdekat.  

Tes darah merupakan salah satu cara terbaik untuk menentukan penyebab dari gatal itu sendiri. Tes darah juga akan menentukan tingkat kadar gula dalam darah.   

Baca Juga: Jangan Takut Kolesterol Naik! Ini 4 Tips Memasak Daging dengan Cara yang Sehat

Mengutip dari Diabetes Journal, selain rasa gatal, gejala diabetes ditandai dengan perubahan pada kulit, seperti warna kulit yang menjadi lebih gelap, bersisik, bahkan kering dan pecah-pecah.    

Hal tersebut terjadi karena kandungan insulin yang tinggi dalam tubuh, sehingga mendorong terjadinya perubahan pigmen yang mengatur warna dan tekstur kulit.  

Intinya jika Anda merasakan gatal yang tak kunjung mereda segera lakukan tes darah.

Apalagi, jika rasa gatal tak kunjung hilang, bahkan setelah diolesi pelembap atau obat luar untuk kulit.  

Jika memang gatal merupakan gejala diabetes, biasanya akan diikuti dengan perubahan kondisi kesehatan kulit.   

Saat seseorang divonis mengidap diabetes, maka penting untuk lebih berhati-hati dalam menjaga diri, terutama merawat kulit.

Penting untuk benar-benar menjaga dan merawat luka tersebut karena luka ringan bisa menjadi bahaya, bahkan luka dapat menyebabkan pembusukan dan berujung pada amputasi.  

Itulah perbedaan gatal biasa dan gatal diabetes yang perlu Anda ketahui, agar bsia mengatasinya dengan tepat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News