M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Jangan Malas Keramas! Ini 7 Akibat Jarang Keramas yang Harus Anda Tahu

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Anda malas keramas? Hati-hati, ini 7 akibat jarang keramas yang harus Anda tahu.

Jarang keramas ternyata menyimpan dampak negatif yang bisa merugikan kulit kepala maupun rambut.

Sesibuk apapun Anda, pastikan untuk tetap keramas secara teratur jika menginginkan rambut yang senantiasa sehat dan indah.

Apabila Anda tetap memelihara kebiasaan jarang keramas, bukan tidak mungkin jika mahkota Anda akan menjadi tidak sedap dipandang dan Anda memerlukan biaya ekstra untuk memperbaikinya kembali.

Lebih lanjut, berikut 7 akibat jarang keramas yang harus Anda tahu sebagaimana dilansir dari HealthShots.

Baca Juga: 5 Skincare Skintific untuk Mencerahkan Kulit dan Menghilangkan Noda Hitam

1. Folikulitis

Akibat jarang keramas yang pertama yaitu folikulitis. Jarang keramas dapat menyebabkan sekresi sebaceous pemicu infeksi pada folikel rambut.

Jika rambut Anda berketombe, maka ketombe akan cenderung bercampur dengan sekresi sebaceous dan meningkatkan risiko folikulitis.

Kasus folikulitis yang parah bisa menyebabkan luka berkerak pada kulit kepala dan membutuhkan waktu yang lama untuk sembuh. Adapun luka akibat folikulitis dapat mengakibatkan rambut rontok dan jaringan parut permanen.

2. Ketombe

Akibat jarang keramas yang kedua yaitu ketombe. Keramas akan mengeksfoliasi kulit kepala dan menyingkirkan kulit mati dari permukaan.

Jika Anda jarang keramas secara teratur, itu akan membuat kulit kepala Anda mengeripik dan berketombe.

Umumnya, ketombe dapat berkembang menjadi masalah besar jika Anda tidak mencuci rambut selama 1 atau minggu. Apabila dibiarkan, akan timbul sensasi gatal luar biasa sekaligus ruam pada kulit kepala.

3. Rambut rontok

Akibat jarang keramas yang ketiga yaitu rambut rontok. Siapa sangka jika jarang keramas juga bisa menyebabkan perubahan tekstur pada rambut sekaligus membuat rambut menjadi mudah rontok.

Sebaliknya, keramas secara teratur akan meningkatkan suplai oksigen yang dapat memberikan nutrisi pada kulit kepala.

4. Kulit kepala berminyak

Akibat jarang keramas yang keempat yaitu kulit kepala berminyak. Jarang keramas akan membuat minyak menumpuk di permukaan kulit kepala.

Walaupun keberadaan minyak alami bermanfaat untuk melindungi kulit kepala dari kehilangan kelembaban dan mencegahnya mengering terlalu cepat, namun terlalu banyak minyak pada kulit kepala memungkinkan jamur dan bakteri untuk tumbuh sehingga ketombe dan kondisi kulit kepala lainnya pun rentan menyerang.

Dengan keramas secara teratur, itu dapat membantu Anda menghindari masalah-masalah tersebut.

Baca Juga: 6 Cara Membuat Bibir Tebal Alami Tanpa Filler, Tertarik Coba?

5. Kerusakan rambut

Akibat jarang keramas yang kelima yaitu kerusakan rambut. Ketombe dan kulit kepala yang berminyak akibat jarang keramas dapat menyebabkan kerusakan yang intens pada rambut.

Kondisi ini dapat diperparah dengan polusi dan penggunaan produk-produk yang bisa menyebabkan penumpukan residu pada kulit kepala.

Jika Anda tidak mau rambut Anda menjadi mudah patah dan rapuh, pastikan untuk tidak malas keramas ya.

6. Jerawat kulit kepala

Akibat jarang keramas yang keenam yaitu jerawat kulit kepala. Bagaimana pun, kulit kepala termasuk kulit. Jadi, tidak heran jika jerawat juga bisa berkembang di kulit kepala.

Saat Anda jarang keramas, kulit kepala akan menjadi kotor dan menyebabkan sekresi berminyak penyebab jerawat.

Adapun area utama yang dapat dihinggapi oleh jerawat selain kulit kepala adalah dahi, garis rambut, lengan atas, dan punggung.

7. Eksim seboroik

Akibat jarang keramas yang ketujuh yaitu eksim seboroik. Eksim seboroik memang tidak diketahui pasti penyebabnya.

Namun, kondisi ini dapat diperparah oleh kulit kepala yang kotor akibat jarang dicuci dan bisa menyebabkan keropeng di kulit kepala. Keropeng tersebut biasanya terasa sangat gatal dan kulit kepala bisa menjadi merah.

Untuk mengatasinya, pastikan untuk rajin keramas dengan menggunakan shampoo yang mengandung ekstrak tar atau shampoo berbahan dasar salicylic acid.

Demikian 7 akibat jarang keramas yang bisa merugikan rambut dan kulit kepala. Mulai saat ini, jangan malas keramas lagi ya!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kisah Penyintas Kanker Payudara, Pentingnya Deteksi Dini

Jangan abaikan benjolan, deteksi dini kanker payudara bisa meningkatkan peluang kesembuhan.            

Kanker Payudara: Kenali Gejala, Pilihan Pengobatan, dan Pentingnya Pemulihan

Salah satu langkah awal yang dapat dilakukan perempuan adalah mengenali kondisi payudara melalui pemeriksaan payudara sendiri.

Harga Emas Pegadaian Stagnan Hari Ini (29/10), Galeri24 Rp 2.499.000 per Gram

Harga emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian tidak berubah pada Kamis (29/10). Simak daftar harga emas terbaru.

Berlatar di Gereja, 7 Film Horor Ini Ceritakan Kisah Suster Biarawati

Punya genre horor, berbagai judul film ini bertema tentang kisah seram para suster dan biarawati di gereja.​

Bidik Pasar Anak Muda, Intip Koleksi Batik Kekinian Tieka Huza

Batik Tieka Huza memperluas pasar ke konsumen berusia di bawah 30 tahun melalui pengembangan koleksi ready to wear yang lebih kekinian.​

Harga Emas dan Buyback Antam Hari Ini (29/10) Kompak Turun Rp 11.000, Jadi Segini

Harga emas Antam hari ini melemah Rp 11.000 menjadi Rp 2.559.000 per gram. Begitu pula dengan harga buyback turun Rp 11.000. Cek selengkapnya

Jadwal Hylo Open 2026: 7 Wakil Indonesia Berlaga Menuju 8 Besar, Ada Duel Merah Putih

Jadwal Hylo Open 2026 babak 16 besar, Kamis (19/10), sebanyak 7 wakil Indonesia bertanding dan mengunci satu tiket perempatfinal.

Vagina Kering Ada Penyebabnya, Cari Tahu Alasan dan Tandanya di Sini

Yuk, langsung simak alasan dan penyebab mengapa area vagina Anda bisa terasa kering di artikel ini. 

6 Film Horor Tentang Rumah Angker Bikin Susah Tidur

Menegangkan dan bikin merinding, film horor berikut ini memiliki setting rumah angker dalam ceritanya. 

Pahami Cara Mencegahnya, Kenali Bahaya Microsleep jika Terjadi saat Berkendara

Pernah mendengar istilah microsleeping? Sudah tahu apa penyebab dan gejalanya? Yuk, ketahui bahaya microsleep di sini.