M O M S M O N E Y I D
Bugar

Jangan Disepelekan! Ini 5 Penyebab Mata Kuning yang Perlu Diketahui

Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Inilah beberapa penyebab mata kuning yang perlu Anda ketahui dan jangan disepelekan, biar bisa mengatasinya dengan tepat.

Mata kuning umumnya ditandai dengan menguningnya bagian putih mata atau sklera. 

Kondisi ini umumnya berkaitan dengan gangguan kesehatan di kandung empedu, hati, atau pankreas. Selain itu, banyak hal lain yang juga dapat menyebabkan mata kuning.  

Penyakit ini terjadi ketika komponen pembawa oksigen dalam darah, yang disebut hemoglobin, terurai menjadi bilirubin dan tubuh tidak membersihkan bilirubin.  

Mengutip Mayo Clinic, bilirubin seharusnya berpindah dari hati ke saluran empedu. Kemudian, tubuh akan melepaskannya di kotoran. 

Jika semua hal ini tidak terjadi, bilirubin menumpuk di kulit dan membuatnya terlihat kuning.  

Melansir dari Healthline dan beberapa sumber lainnya, inilah lima penyebab mata kuning yang perlu Anda ketahui di antaranya sebagai berikut: 

Baca Juga: Jangan Sembarangan! Ini 4 Jenis Ikan yang Aman untuk Penderita Asam Urat

1. Kondisi akibat gangguan pankreas

Penyebab mata kuning yang pertama adalah kondisi akibat gangguan pankreas. Pankreas adalah organ yang menghasilkan hormon dan enzim. 

Saluran yang berasal dari pankreas dan saluran empedu kandung empedu bergabung untuk mengalir ke usus kecil.  

Jika saluran pankreas menjadi meradang, terinfeksi, atau tersumbat, empedu mungkin tidak mengalir dengan baik. Hal ini dapat menyebabkan penyakit kuning.  

Menurut American Cancer Society, kanker pankreas juga dapat menyebabkan kondisi ini.  

2. Penyakit kuning

Penyebab mata kuning yang kedua adalah akibat penyakit kuning. Penyakit kuning disebabkan oleh penumpukan zat bernama bilirubin di dalam aliran darah. 

Penyakit ini ditandai dengan gejala mata kuning dan kulit berwarna kuning. Penyakit kuning umumnya terjadi pada bayi baru lahir, tetapi orang dewasa juga dapat mengalaminya.  

Penyakit kuning pada bayi baru lahir disebabkan organ hati yang belum dapat berfungsi dengan baik untuk mengolah bilirubin.  

Sementara itu, penyakit kuning pada orang dewasa dapat menandakan adanya gangguan kesehatan, seperti hepatitis dan kanker pankreas.  

Selain itu, National Health Service UK menyebutkanpenyakit kuning sangat umum terjadi pada bayi baru lahir karena hati masih dalam tahap pematangan.  

Baca Juga: Untuk Mengurangi Gejala Haid, Ini 5 Minuman yang Baik Dikonsumsi saat Menstruasi

3. Kondisi akibat gangguan pada hati

Penyebab mata kuning yang selanjutnya adalah kondisi akibat gangguan pada hati. Dalam hal ini, hati melakukan peran penting dalam tubuh, termasuk memecah sel darah merah. 

Kondisi yang mempengaruhi fungsi hati dapat menjadi penyebab mata kuning pada orang dewasa.  

4. Batu empedu

Penyebab mata kuning yang keempat adalah akibat batu empedu. Gejala yang ditunjukkan penderita batu empedu umumnya bervariasi tergantung ukuran batu empedu. 

Mata kuning merupakan salah satu gejala yang dialami oleh penderita batu empedu. Gejala ini juga disertai dengan nyeri perut kanan atas, nyeri dada, serta mual dan muntah.  

Baca Juga: Bisa Mencegah Infeksi, Ini Sederet Manfaat Lain Daun Sambiloto untuk Kesehatan

5. Kelainan darah

Penyebab mata kuning yang terakhir adalah kelainan darah. Mata kuning juga bisa disebabkan adanya kelainan pada sel darah merah.  

Kelainan darah yang dimaksud dapat berupa anemia hemolitik, reaksi ketidakcocokan darah setelah transfusi darah, dan anemia sel sabit.  

Selain beberapa kondisi di atas, mata kuning juga disebabkan oleh efek samping obat-obatan, didanosine (obat HIV), isotretinoin, dan obat-obatan herbal.  

Gangguan kesehatan yang menyebabkan mata kuning adalah kondisi yang harus segera ditangani, terutama jika disertai gejala berupa nyeri perut, demam, atau dan BAB berdarah.  

Konsultasikan ke dokter jika Anda mengalami gejala tersebut agar dapat diketahui penyebabnya dan dilakukan penanganan yang tepat.

Itulah beberapa penyebab mata kuning yang perlu Anda ketahui dan jangan disepelekan, agar bisa mengatasinya dengan tepat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil Indonesia Open 2026: 7 Wakil RI ke Perempat Final, Ganda Campuran Habis

Hasil Indonesia Open 2026 Babak 16 Besar, Kamis (4/6), tujuh wakil Indonesia melangkah ke perempat final. Wakil di sektor ganda campuran habis.

Kualitas Tidur Ibu Kurang, Garmin Ungkap Cara Pulih Optimal Tiap Hari

Aktivitas ibu rumah tangga ternyata bisa picu stres tak terlihat. Garmin menawarkan solusi data untuk menjaga energi agar tak terkuras habis.

Sebelum Beli Water Heater, Perhatikan Hal Penting Ini agar Tidak Salah Pilih

​Water heater semakin banyak digunakan di rumah tangga modern. Berikut ini hal penting sebelum beli water heater agar tidak salah pilih.

Akses Emas SNI Meluas, Peluang Investor Amankan Nilai Aset Jangka Panjang

Lotus Gold dan Galeri 24 perluas jangkauan emas SNI ke seluruh Indonesia. Masyarakat kini lebih mudah investasi dengan standar kualitas jelas.

Hobi Ternyata Bisa Jadi Sumber Penghasilan Tambahan yang Menjanjikan lo, Simak

Hobi saat pensiun kini bisa menjadi sumber pemasukan tambahan, dari berkebun hingga fotografi yang fleksibel. Intip, yuk.

Indonesia vs Oman FIFA Matchday 2026: Ini Jadwal Pertandingan dan Head to Head

Jadwal Indonesia vs Oman FIFA Matchday 2026, ini dia info jam tayang, rekor pertemuan, dan peluang Garuda memutus catatan lama.

Tren Renovasi Rumah Minimalis Modern 2026, Bikin Hunian Terasa Luas dan Homey

Ingin rumah terasa lebih luas dan nyaman? Simak inspirasi renovasi rumah minimalis modern yang cocok untuk hunian masa kini.

7 Barang yang Bisa Bikin Hunian Lebih Cepat Terjual, Banyak Orang Baru Sadar

Rumah lebih cepat menarik perhatian pembeli? Beberapa peralatan rumah ini ternyata bisa membantu menaikkan nilai jual rumah Anda, lo.​

Hujan Lebat Turun di Provinsi Mana? Simak Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (5/6)

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Jumat 5 Juni 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.​

Kesejahteraan Keuangan Sedang Tren, Ternyata Bukan Soal Banyak Uang

Banyak orang bergaji tinggi justru tertekan karena salah kelola uang. Pahami apa itu kesejahteraan finansial agar hidup lebih nyaman.