MOMSMONEY.ID - Jangan sembarangan minum, kenali efek samping mengonsumsi teh daun jati cina yang ternyata punya risiko bagi kesehatan.
Teh daun jati cina atau senna tea adalah jenis teh herbal yang memiliki fungsi sebagai detoks, laksatif, dan juga mengurangi berat badan.
Karena dikenal dengan manfaat itu, seduhan teh daun jati cina akhirnya banyak dikonsumsi oleh orang-orang yang ingin mengurangi berat badan.
Di samping itu mengutip dari laman Heatlhline, belum ada banyak bukti ilmiah yang membuktikan khasiat dari teh daun jati cina tersebut.
Malah, teh daun jati cina yang dikonsumsi sembarangan bisa menyebabkan dampak buruk bagi kesehatan.
Meski teh ini adalah obat bebas yang disetujui oleh FDA untuk konstipasi, namun menurut Web MD, penggunaan teh daun jati cina mungkin tidak aman jika dilakukan lebih dari satu minggu atau dengan dosis melebihi 34,4 mg sennosida dua kali sehari.
Yuk, kenali juga efek samping lain dari teh daun jati cina yang mungkin muncul saat dikonsumsi berlebihan.
Baca Juga: 6 Makanan Sehat untuk Payudara Perempuan, Buah dan Sayur Alami Lawan Kanker Payudara
Mengganggu kesehatan usus
Tidak direkomendasikan untuk mengonsumsi teh daun jati cina setiap hari dalam jangka waktu yang lama. Dengan kandungannya, walaupun merupakan teh herbal, teh daun jati cina bisa membuat ketergantungan dengan pencahar dan memicu perubahan jaringan pada usus.
Reaksi mual
Efek samping lain dari mengonsumsi teh daun jati cina adalah bisa menyebabkan mual, kram perut, diare, dan juga pusing. Tak ketinggalan juga, bisa menyebabkan reaksi alergi bagi yang alergi teh daun jati tentunya.
Namun, efek ini merupakan efek sementara yang bisa muncul karena mengonsumsi teh daun jati cina.
Baca Juga: 7 Sayuran Tinggi Protein, Sumber Nabati Sehat untuk Para Vegan
Gangguan makan
Selain memiliki risiko mengubah jaringan pada usus, beberapa studi terbaru, melansir laman Healthline, menunjukkan, lebih dari 10.000 perempuan yang menggunakan pencahar atau laksatif untuk mengurangi berat badannya, memiliki risiko mengalami gangguan makan enam kali lebih besar dari yang tidak.
Sedangkan teh daun jati cina sendiri adalah minuman teh herbal yang digunakan sebagai pencahar.
Efek jangka panjang
Di samping memiliki efek jangka pendek, ada juga efek jangka panjang dari mengonsumsi teh daun jati cina. Bersumber dari laman Very Well Health, teh daun jati cina hanya boleh digunakan sekali dan tidak lebih dari satu minggu.
Jika tidak, efek jangka panjang dari mengonsumsi teh daun jati cina dengan dosis tinggi bisa memicu kerusakan pada organ-organ tubuh. Seperti, gangguan lever, gangguan elektrolit, dan perubahan ritme detak jantung.
Secara medis, teh daun jati cina tidak disarankan untuk dikonsumsi orang-orang dengan kondisi seperti ibu hamil dan menyusui, gangguan usus, diare, dehidrasi, dan juga alergi.
Karena belum ada bukti medis yang membuktikan efektivitas teh daun jati cina untuk menurunkan berat badan, maka sebaiknya konsultasikan dulu dengan ahli atau dokter sebelum mengonsumsi teh herbal ini, agar terhindar dari risiko dari teh daun jati cina bagi kesehatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News