M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Ini Reksadana yang Menarik saat Rupiah dan Foreign Flow Menguat

Ini Reksadana yang Menarik saat Rupiah dan Foreign Flow Menguat
Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Penguatan pasar keuangan domestik mulai memberikan ruang bagi investor untuk kembali menata portofolio. Berikut ini reksadana yang menarik di tengah penguatan rupiah dan foreign flow. 

Namun, di tengah membaiknya sejumlah indikator pasar, investor tetap perlu selektif dalam menentukan instrumen investasi dan tidak sekadar mengejar momentum penguatan pasar.

Research Analyst PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia Novani Karina Saputri menilai, strategi portofolio saat ini lebih tepat diarahkan pada balanced selective risk taking daripada aggressive risk-on.

Menurutnya, risk-reward aset domestik membaik dari sisi penguatan rupiah dan aliran dana asing, tetapi pada saat yang sama masih menghadapi tekanan dari sisi inflasi dan kondisi suku bunga global.

Dari pasar valuta asing, rupiah menguat dari sekitar Rp 17.722 per dolar AS pada akhir Agustus menjadi Rp 17.642 per dolar AS pada 4 September 2026.

Menurut Novani, penguatan rupiah dan meningkatnya foreign flow menunjukkan ketahanan aset domestik, meski tekanan global masih perlu diperhatikan.

Di pasar pendapatan tetap, yield SBN tenor 10 tahun mencapai sekitar 7,11%, sehingga entry yield kembali lebih menarik bagi investor, meski strategi tetap perlu dilakukan bertahap dengan mempertimbangkan volatilitas suku bunga.

Baca Juga: Yuk, Mengenal Reksadana Pasar Uang dan Fungsinya dalam Perencanaan Keuangan

“Reksadana obligasi kembali sedikit lebih menarik setelah SBN 10Y naik ke 7,11%, tetapi preferensi tetap pada portofolio yang berfokus pada obligasi short-to-medium duration, dengan extension ke tenor panjang dilakukan bertahap karena volatilitas duration masih tinggi,” ujar Novani dalam keterangan tertulis, Senin (8/9). 

Sementara pada reksadana saham, membaiknya aliran dana asing dan penguatan IHSG memberikan ruang untuk mempertahankan eksposur pada saham-saham dengan fundamental berkualitas, khususnya saham berkapitalisasi besar dan likuid.

Namun, investor tetap perlu memperhatikan potensi volatilitas dan dispersion yang meningkat.

Novani juga menilai, reksadana pasar uang masih memiliki peran penting sebagai liquidity anchor dalam portofolio.

Meski demikian, forward return reksadana pasar uang berpotensi mengalami normalisasi apabila biaya likuiditas menurun ke depan namun tetap lebih menarik jika hanya ditempatkan di deposito perbankan.

Dengan kondisi tersebut, menurut Novani, pendekatan yang lebih seimbang menjadi penting bagi investor.

Untuk investor dengan profil moderat, indikasi alokasi saat ini dapat berada pada 35% reksadana pasar uang, 40% reksadana pendapatan tetap, dan 25% reksadana saham.

Komposisi tersebut bersifat indikatif dan tetap perlu disesuaikan dengan profil risiko, kebutuhan likuiditas, serta horizon investasi masing-masing investor.

Baca Juga: Saham & Obligasi Sama-Sama Atraktif, Reksadana Campuran Layak Dilirik

Head of Fund Services PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia Francisca Gerungan mengatakan, investor juga perlu melihat fungsi masing-masing jenis reksadana dalam portofolio sebelum menentukan pilihan, dengan profil risiko, tujuan investasi, dan jangka waktu investasi masing-masing.

Investor dengan kebutuhan likuiditas dan dana jangka pendek dapat mempertimbangkan reksadana pasar uang.Sementara itu, kenaikan yield obligasi mulai membuka peluang pada reksa dana pendapatan tetap.

Untuk investor dengan horizon lebih panjang dantoleransi risiko yang lebih tinggi,reksadana saham dapat menjadi bagian dari alokasi pertumbuhan dengan penambahan eksposur yang dilakukan secara bertahap.

“Investor sebaiknya tidak hanya bertanya produk mana yang memberikan return paling tinggi,kemudian hanya melihat kinerja 1 tahun terakhir sebagai acuan, tetapi juga apa fungsi produk tersebut di dalam portfolionya,” katanya.

“Dengan begitu, keputusan investasi dapat lebih terarah sesuai kebutuhan dan tidak hanya didasarkan pada kondisi pasar dalam jangka pendek,” imbuh dia.

Bagi investor dengan profil moderat, kombinasi beberapa jenis reksadana agar masing-masing instrumen memiliki fungsi yang berbeda dalam portfolio, mulai dari menjaga likuiditas, mengelola volatilitas, hingga memberikan potensi pertumbuhan dalam jangka yang lebih panjang..

Pada akhirnya, kondisi pasar yang mulai membaik dapat menjadi momentum bagi investor untuk mengevaluasi kembali portofolionya.

Namun, langkah tersebut sebaiknya tetap dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan profil risiko, kebutuhan likuiditas, dan tujuan investasi masing-masing, bukan semata-mata mengikuti pergerakan pasar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil French Open 2026: Putri dan Raymond/Joaquin juga Melangkah ke 8 Besar

Hasil French Open 2026 babak 16 besar, tunggal putri Putri Kusuma Wardani dan ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin juga ke perempatfinal.

Hasil French Open 2026: 2 Tunggal dan 1 Ganda Campuran Indonesia ke Perempatfinal

Hasil French Open 2026 babak 16 besar, Kamis (22/10), dua tunggal dan satu ganda campuran Indonesia melaju ke perempatfinal.

Prakiraan Cuaca Jakarta Besok Jumat (23/10), Hujan Ringan Turun di 5 Wilayah Ini

Prakiraan cuaca besok Jumat (23/10) di Jakarta mengacu ramalan BMKG, sejumlah wilayah turun hujan pada sore hari.

Aromanya Unik Khasiatnya Ciamik! Ini 7 Manfaat Natto, Bagus buat Bantu Turunkan BB

Manfaat natto bagi tubuh ternyata sangat luar biasa. Simak rahasia superfood Jepang ini dalam menjaga pencernaan, imun, hingga kesehatan jantung.

Jaga Keamanan Siber saat Melamar Kerja, Simak Berberapa Tips Berikut

Pencari kerja juga harus memahami informasi apa saja yang aman untuk dibagikan dan bagaimana cara melindungi akun dan perangkat mereka.

Ingin Tampak Bugar & Segar? Ini 7 Rahasia Cara Hidup Sehat dan Awet Muda secara Alami

Penuaan dini bisa Anda cegah dengan gaya hidup yang tepat. Simak panduan cara hidup sehat dan awet muda secara alami di sini.

Praktis & Sehat! Ini Manfaat Protein Bar untuk Diet serta Tips Memilihnya yang Tepat

Protein bar adalah camilan sehat dan praktis yang bisa menjaga energi serta memberi rasa kenyang. Simak manfaat dan cara tepat memilihnya.

Daun Cincau Ternyata Punya Potensi Ekspor Yang Menyegarkan

Ekspor daun cincau kering asal Jawa Tengah sudah menyebar ke sejumlah negara di Asia Tenggara hingga Tiongkok. 

Sadar Lemari Dorong Tanggung Jawab Masyarakat atas Limbah Pakaian

Founder Sadar Lemari Sarah Ratu Satriavi mengatakan, pakaian berbahan sintetis jika tidak diolah dengan benar akan menghasilkan zat berbahaya.

11 Provinsi Ini Masih Hujan Lebat, Berikut Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (23/10)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Jumat 23 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.