MOMSMONEY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di level 6.510 pada Kamis, 27 Maret 2025. Ini sekaligus menjadi penutupan IHSG untuk kuartal pertama. Penurunannya sebesar 8,04%.
Di akhir perdagangan, IHSG tercatat memiliki valuasi atau price to earning ratio (PER) 8,18 kali, dengan price to book value (PBV) 1,86 kali
Investor asing lebih banyak melakukan penjualan ketimbang pembelian saham-saham lokal. Aktivitas investor asing memperlihatkan nilai jual bersih atau net sell sebesar Rp 29,92 triliun year to date.
Saham top leaders atau dengan bobot terbesar mengerek IHSG sepanjang kuartal pertama tahun ini antara lain:
1. DCII, dengan kenaikan 298,93% atau menyumbang 166,15 poin terhadap IHSG.
2. GOTO, naik 18,57%, dengan bobot 28,56 poin.
3. DSSA, dengan kenaikan 15,14% menyumbang 21,80 poin.
4. BNLI, naik 167,72% dengan bobot 14,02 poin.
5. CASA, naik 34,51% dengan bobot 8,39 poin.
Saham top laggards atau bobotnya paling menyeret IHSG antara lain:
1. BREN, turun 40,70%, menyeret 145,44 poin indeks.
2. AMMN, turun 36,58% atau setara 99,28 poin.
3. BBCA, turun 12,14% menyeret indeks 76,48 poin.
4. BMRI, turun 8,77%, menyeret indeks sebesar 44,75 poin.
5. AMRT, dengan penurunan 28,07% atau setara 34,94 poin.
Selanjutnya: Cara Unduh Video TikTok HD di Android dan iPhone, Ikuti Langkah Berikut Ini!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News