M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Ini Perbedaan Tepung Terigu Protein Rendah, Sedang, dan Tinggi

Ini Perbedaan Tepung Terigu Protein Rendah, Sedang, dan Tinggi
Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Tepung terigu merupakan merupakan hasil penggilingan biji gandum yang sering dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan berbagai macam hidangan.

Namun tahukah Moms? Ternyata tepung terigu tidak hanya memiliki satu jenis saja lho. Meskipun terlihat sama, tepung terigu memiliki perbedaan yang didasarkan pada kadar proteinnya.

Beda jumlah kandungan proteinnya, beda pula sifat dan fungsinya.

Baca Juga: Anak Batuk, Coba Cara Rumahan Ini untuk Bantu Meredakannya

Tepung Terigu Protein Rendah

Tepung terigu dengan protein rendah terbuat dari gandum lunak. Tepung terigu jenis ini memiliki kandungan gluten sekitar 6-8%. Untuk daya serapnya terhadap air, tepung terigu protein rendah memiliki daya serap yang rendah.

Daya serap yang rendah menjadikan tepung terigu protein rendah sulit untuk diuleni. Selain itu, tepung jenis ini juga tidak elastis dan susah mengembang. Meskipun begitu, tepung terigu protein rendah cenderung tahan lama.

Sifatnya yang tahan lama itu cocok untuk membuat kue kering dengan tepung ini. Tak hanya kue kering, tepung terigu protein rendah juga cocok untuk membuat kue bertekstur lembut.

Tepung Terigu Protein Sedang

Tepung terigu protein sedang disebut juga sebagai tepung terigu serbaguna. Kandungan gluten dari tepung jenis ini mencapai 10.5-11.5%. Sesuai sebutannya, tepung terigu protein sedang bisa digunakan untuk membuat berbagai jenis makanan.

Contoh makanan yang bisa dibuat dengan tepung ini adalah donat, brownies, dan bolu.

Tepung Terigu Protein Tinggi

Tepung Terigu Protein Tinggi mengandung 12-14% gluten. Tingginya kandungan gluten di dalam tepung jenis ini menjadikannya mudah dicampur. Kelebihan lain dari tepung ini yaitu mudah difermentasi dan daya serap airnya tinggi.

Ketika diuleni, tepung terigu protein tinggi cenderung mudah elastis. Karena mudah diuleni, maka tepung jenis ini cocok digunakan untuk membuat roti. Tak hanya roti, tepung terigu protein tinggi juga bisa digunakan untuk membuat mi.

Semakin tinggi protein dalam tepung terigu, maka semakin tinggi pula kadar glutennya. Jadi, jangan sampai salah pilih ya Moms! Pastikan untuk memilih tepung terigu sesuai kebutuhan agar hasil masakan menjadi maksimal.

Selanjutnya: Bikin Minuman Pelengkap Workout Sendiri Yuk, Moms!

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Pameran TATAH Tampilkan Seni Ukir Jepara Khas Indonesia

Dorong seni ukir Jepara agar tembus mancanegara, Pameran TATAH tampilkan lebih dari 30 karya ukir Jepara

5 Tanda-Tanda Hormon Kortisol yang Tinggi pada Tubuh

Ternyata ini tanda-tanda hormon kortisol yang tinggi pada tubuh. Perhatikan, ya!                    

Jadwal Piala Uber 2026, Ini Line Up Tim Uber Indonesia Kontra Denmark

Jadwal Babak Perempat Final Piala Uber 2026 pada Jumat (30/4), berikut ini line up Tim Uber Indonesia kontra Denmark.

6 Camilan Sehat yang Bikin Panjang Umur jika Dikonsumsi

Yuk, coba beberapa camilan sehat yang bikin panjang umur jika dikonsumsi berikut ini! Apa saja, ya? 

Awas! Ini 5 Makanan yang Bisa Bikin Cepat Tua lo, Batasi Konsumsinya

Tahukah Anda, ternyata ada beberapa makanan yang bisa bikin cepat tua lo. Batasi konsumsinya, ya!          

Kisah Dua Atlet Lari Indonesia Temukan Arti di Setiap Langkah

Tak sekedar sampai di garis akhir, ini makna berlari dari dua atlet kebanggaan Indonesia Yad dan Irma.

12 Rekomendasi Makanan yang Bikin Kenyang Lebih Lama

Intip beberapa rekomendasi makanan yang bikin kenyang lebih lama berikut ini. Apa saja, ya?​            

5 Makanan yang Bantu Tidur Lebih Nyenyak dan Berkualitas

Intip beberapa makanan yang bantu tidur lebih nyenyak dan berkualitas berikut ini, yuk! Mau coba konsumsi?

6 Manfaat Minum Cuka Sari Apel Sebelum Tidur yang Tak Banyak Orang Tahu, Cek di Sini

Ada sejumlah manfaat minum cuka apel sebelum tidur yang tak banyak orang tahu. Cek di sini, yuk!     

Tren Warna Cat Eksterior Rumah yang Estetik, Adem, dan Bikin Nilai Properti Naik

Tren warna cat rumah 2026 makin natural dan estetik, simak panduan memilih warna eksterior untuk hunian Anda yang adem dan tahan lama.