M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Ini Perbedaan Cashback dan Loyalty Points guna Meningkatkan Loyalitas Pelanggan

Reporter: Jane Aprilyani  |  Editor: Jane Aprilyani


MOMSMONEY.ID - OttoDigital membeberkan perbedaan dari cashback dan loyalty points yang menjadi strategi yang populer dalam meningkatkan loyalitas pelanggan.

Dalam dunia bisnis yang semakin kompetitif, menjaga loyalitas pelanggan adalah salah satu kunci sukses yang harus perusahaan perhatikan.

Berbagai strategi pun diterapkan perusahaan untuk menarik minat konsumen dan mendorong mereka agar terus kembali menggunakan produk atau layanan yang ditawarkan.

Dua strategi yang populer dalam meningkatkan loyalitas pelanggan adalah program cashback dan loyalty points. Kedua pendekatan ini memiliki keunikan masing-masing dan mampu menawarkan manfaat berbeda bagi konsumen.

Lalu, mana yang lebih efektif dalam jangka panjang cashback atau loyalty points?

Program cashback dan loyalty points adalah dua strategi yang umum digunakan oleh perusahaan untuk meningkatkan retensi pelanggan.

Cashback memberikan pengembalian dana instan setelah pembelian, sementara loyalty points mengumpulkan poin yang dapat ditukarkan dengan hadiah di masa depan. Pilihan antara keduanya tergantung pada tujuan dan karakteristik konsumen yang ingin dijangkau.

Baca Juga: Otto Digital dan Primacom Optimalkan Ekosistem Digital di Lingkungan Pesantren

Cashback dan loyalty points sama-sama memberikan keuntungan bagi konsumen, tetapi pilihan terbaik tergantung pada kebiasaan belanja dan tujuan perusahaan.

Cashback memberikan manfaat instan yang cocok bagi konsumen yang menginginkan hasil cepat, namun dampaknya dalam membangun loyalitas jangka panjang terbatas, karena retention atau retensi pelanggan tidak optimal, konsumen cenderung berpindah jika ada cashback lebih besar dari pesaing.

Di sisi lain, loyalty points menawarkan insentif yang memperkuat keterikatan jangka panjang tanpa biaya besar secara terus-menerus, ideal bagi perusahaan yang ingin membangun hubungan berkelanjutan.

Chief of Product Growth and Marketing OttoDigital Grace Sunarjo menyoroti pentingnya program loyalty points dalam membangun keterikatan yang mendalam dengan pelanggan.

Program seperti loyalty points, kata Grace, menawarkan lebih dari sekadar insentif jangka pendek, tapi juga memungkinkan pelanggan untuk terus terlibat dan termotivasi karena merasa menjadi bagian dari brand.

Loyalty points juga membantu brand memberikan benefit kepada pelanggan secara tepat sasaran, dengan melihat perilaku/kebiasaan pelanggan.

"Dengan begitu, setiap interaksi menimbulkan kedekatan dan menciptakan hubungan berkelanjutan untuk menciptakan loyalitas jangka panjang," jelas Grace dalam keterangan tertulis.

Baca Juga: Gandeng Edufund, OttoDigital Buka Akses Pembiayaan Untuk Mahasiswa

Nah, di OttoDigital terdapat OttoPoint yang dapat digunakan oleh berbagai industri yang ingin membangun loyalitas pelanggan.

Otomotif, perbankan, e-commerce, dan sektor F&B adalah beberapa industri yang bisa mendapatkan manfaat besar dari program loyalty points ini, mengingat kecenderungan konsumen yang lebih suka mendapatkan reward dalam bentuk poin untuk transaksi yang berulang.

Di bidang perbankan, program ini memungkinkan integrasi dengan layanan pembayaran digital, sementara untuk sektor F&B dan ritel, program poin dapat mendorong pelanggan untuk kembali dan menukarkan poin mereka dengan penawaran menarik.

Sebagai informasi saja, OttoPoint dari OttoDigital menawarkan solusi program loyalitas pelanggan yang terintegrasi, termasuk program loyalitas berbasis koalisi, serta manajemen reward dan voucher digital melalui OttoGift.

Dengan lebih dari 150 mitra dalam katalog hadiah, OttoPoint membantu bisnis untuk meningkatkan retensi pelanggan dan mengubah pelanggan baru menjadi pelanggan setia dengan memberikan insight konsumen yang lebih baik.

Selain itu, OttoDigital juga menawarkan solusi kasbon, teknologi rantai pasok digital (supply chain enabler), dan sistem pembayaran digital yang terintegrasi bagi perusahaan di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Harga Emas Turun Dua Hari karena Suku Bunga The Fed Berpotensi Naik

Suku bunga yang lebih tinggi umumnya berdampak negatif bagi emas yang tidak memberikan bunga.       

Bank Sampah Bikin Cuan untuk Warga

Melihat tumpukan sampah sebagai potensi uang? Alfamidi dan Bank Sampah Sakura ubah limbah jadi bernilai jual. 

Rekomendasi 6 Film Kisah Tukar Tubuh dengan Plot Tak Terduga

Mencari tontonan unik? Film body swap menawarkan plot tak terduga, dari komedi hingga drama yang bikin penasaran.

HP Samsung Lemot? Siamak Cara Ampuh Bersihkan Cache biar Ponsel Makin Ngebut

Membeli HP Samsung baru tapi sudah lemot? File cache menumpuk jadi penyebabnya. Temukan metode untuk membersihkan cache dan mengembalikan performa

Film Gore Paling Sadis, Ini 7 Tontonan Siap Uji Nyali Pecinta Horor

Mencari tontonan ekstrem? 7 film gore ini sajikan adegan sadis dan darah yang siap menguji nyali Anda. Temukan daftar lengkapnya di sini!

Rabu Untung! 7 Promo Restoran Favorit Beri Diskon Gila, Mulai Rp 14 Ribu

Ingin makan hemat tapi tetap lezat? Rahasia diskon di McD, A&W, PHD, dan lainnya ada di sini. Pastikan Anda tahu caranya agar tidak menyesal.

Promo HokBen Hemat dengan Qpon, Menu Baru Menchi Katsu Mulai Rp 25 Ribuan

Nikmati 4 pilihan combo Hoka Suka Menchi Katsu HokBen, mulai Rp 25.000-an. Diskon spesial ini hanya bisa diakses lewat aplikasi Qpon.

Hati-Hati! 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Ancam Kesehatan Rahim Anda

Impian hamil seringkali terhalang masalah rahim. Ternyata, kebiasaan ini jadi musuh utama kesuburan. Cek kebiasaan Anda di sini!

HP Android Terkencang 2026: iQOO 15 Ultra Puncaki AnTuTu

Beli HP baru? Hati-hati salah pilih! Simak daftar AnTuTu HP Android terkencang Maret 2026 agar tidak menyesal kemudian.

IHSG Melorot 1,5% Pada Rabu (13/5), Saham Keluar dari MSCI Masuk Jajaran Top Loser

Pada Rabu, 13 Mei 2026, pukul 9:10 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melorot 1,5% ke level 6.755. ​