MOMSMONEY.ID - Kesempatan kuliah hingga lulus menjadi harapan banyak keluarga. Namun, biaya pendidikan yang tidak sedikit terkadang menjadi tantangan bagi orang tua dalam mendukung anak menyelesaikan pendidikan tinggi.
Bantuan beasiswa bisa menjadi salah satu cara untuk meringankan beban tersebut. Tak hanya membantu pembiayaan kuliah, dukungan pendidikan juga dapat memberi mahasiswa ruang untuk mengembangkan kemampuan dan mempersiapkan masa depan.
Hal ini dirasakan oleh 11 penerima beasiswa GrabScholar angkatan pertama yang berhasil menyelesaikan pendidikan sarjana (S1) dalam empat tahun. Mereka memulai kuliah pada 2022 dan kini telah lulus dari sejumlah perguruan tinggi negeri, dengan mayoritas meraih predikat cum laude.
Para lulusan tersebut merupakan anak dari mitra pengemudi dan mitra pedagang yang tersebar di delapan kota, yakni Jakarta, Bantul, Klaten, Pontianak, Bandung, Bekasi, Cilegon, dan Bontang.
Mereka menempuh pendidikan di sejumlah kampus, termasuk Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, dan Universitas Sriwijaya.
Salah satunya Dyandra Nadine Zahira, putri mitra pengemudi GrabCar yang menyelesaikan studi Sistem Informasi di Universitas Indonesia. Bagi Nadine, beasiswa menjadi dukungan penting agar ia bisa melanjutkan pendidikan tanpa menambah beban finansial orang tuanya.
Baca Juga: Ingin Kuliah Sambil Bangun Bisnis? Cek Tawaran Beasiswa Sandiaga Uno Ini
"GrabScholar memberikan ruang bagi aku untuk lebih fokus pada pendidikan. Di sisi lain, aku juga termotivasi untuk mempertahankan beasiswa ini sampai akhir dan lulus tepat waktu," ujar Nadine dalam rilis resmi Kamis (22/10).
Selama kuliah, Nadine tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik. Ia aktif mengikuti kegiatan kampus dan menjalani magang selama tiga bulan di divisi Strategy & Planning, Project Management/Operations.
Pengalaman tersebut memberinya kesempatan untuk mengenal lingkungan kerja sekaligus menjadi bekal awal dalam menentukan arah karier.
Nadine tertarik mengembangkan karier di bidang manajemen produk, analisis sistem, analitik data, hingga hubungan pelanggan. Perjalanannya menunjukkan, persiapan memasuki dunia kerja tidak hanya berasal dari nilai akademik, tetapi juga pengalaman organisasi, magang, dan keterampilan yang diasah selama kuliah.
Bekal lulusan sebelum memasuki dunia kerja
Setelah lulus, tantangan berikutnya adalah memasuki dunia profesional. Lulusan baru perlu mempersiapkan diri menghadapi proses rekrutmen, mulai dari menyusun CV yang relevan hingga membangun kepercayaan diri saat wawancara kerja.
Untuk mendukung proses tersebut, para lulusan GrabScholar angkatan pertama mengikuti pelatihan persiapan karier. Materinya mencakup peninjauan CV, pengembangan personal branding, simulasi wawancara dalam bahasa Indonesia dan Inggris, serta konsultasi karier secara individual.
Baca Juga: Biaya Jadi Tantangan Kuliah, Beasiswa Bisa Jadi Salah Satu Solusi
Bekal tersebut dapat membantu lulusan mengenali potensi diri dan menyampaikan pengalaman yang relevan kepada calon pemberi kerja. Pengalaman magang, organisasi, kompetisi, dan proyek selama kuliah juga bisa dicantumkan dalam CV untuk menunjukkan keterampilan yang telah dimiliki.
CEO Grab Indonesia Neneng Goenadi menyampaikan, kelulusan angkatan pertama merupakan tahap penting bagi para penerima beasiswa sebelum melanjutkan perjalanan ke dunia profesional.
Sementara Founder & CEO BenihBaik.com Andy F. Noya menilai, keberhasilan para penerima beasiswa menyelesaikan pendidikan sebagai bukti bahwa dukungan yang tepat dapat membawa perubahan dalam perjalanan hidup seseorang.
GrabScholar telah menjangkau lebih dari 5.700 penerima manfaat di Indonesia sepanjang 2022–2025, dengan total bantuan pendidikan mencapai Rp 25,8 miliar.
Untuk penerima beasiswa sarjana, bantuan mencakup biaya kuliah, akomodasi, dan laptop penunjang pembelajaran. Program ini didanai melalui GrabForGood dan disalurkan bersama BenihBaik.com.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News