MOMSMONEY.ID - Catat, ya! Berikut ini adalah beberapa sayuran yang tidak boleh dimakan penderita asam urat secara berlebihan.
Asam urat merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering kali mengganggu kehidupan sehari-hari. Penyakit ini terjadi ketika kadar asam urat dalam darah meningkat dan mengendap di persendian, sehingga menyebabkan peradangan dan rasa nyeri yang tak tertahankan.
Biasanya, asam urat banyak dikaitkan dengan konsumsi makanan yang tinggi purin, seperti daging merah, jeroan, dan makanan laut. Namun, tahukah Anda bahwa beberapa jenis sayuran tertentu juga dapat memperburuk kondisi asam urat jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan?
Meskipun sayuran pada umumnya dianggap sehat dan baik untuk tubuh, bagi penderita asam urat, ada beberapa sayuran yang perlu dikonsumsi dengan hati-hati.
MomsMoney akan membagikan daftar sayuran yang tidak boleh dimakan penderita asam urat secara berlebihan di sini. Mari simak sampai akhir!
Baca Juga: Ini lo Gejala Asam Urat di Tangan yang Harus Anda Ketahui
Sayuran yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Asam Urat secara Berlebihan
Purin adalah senyawa kimia yang secara alami terdapat dalam berbagai jenis makanan. Ketika tubuh mencerna purin, ia dapat menghasilkan asam urat sebagai produk sampingan.
Jika asam urat menumpuk di dalam tubuh, hal ini bisa menyebabkan nyeri kronis, pembengkakan, dan rasa sakit pada sendi.
Penderita asam urat sebaiknya menghindari sayuran yang mengandung purin tinggi karena bisa memicu kambuhnya asam urat, meskipun sayuran ini tidak seberbahaya produk hewani.
Melansir dari laman New Health Guide, ini dia beberapa sayuran yang tidak boleh dimakan penderita asam urat secara berlebihan:
1. Kembang Kol, Bayam, dan Asparagus
Sayuran seperti bayam, kembang kol, dan asparagus mengandung purin yang cukup tinggi. Namun, purin dari sayuran ini tidak menyebabkan kerusakan sebanyak purin yang berasal dari produk hewani, karena purin nabati lebih mudah dikeluarkan oleh tubuh. Meski begitu, bagi penderita asam urat, sebaiknya sayuran ini dihindari.
2. Kacang Polong, Kacang-kacangan, dan Legum lainnya
Kacang-kacangan, termasuk kacang polong, juga tinggi purin dan harus dihindari oleh penderita asam urat. Kacang polong memiliki kadar purin yang cukup tinggi, yaitu 5-100 miligram purin per 3,5 ons.
Meskipun begitu, jika kacang polong, asparagus, dan bayam dimakan mentah dan dalam jumlah kecil, makanan ini bisa mengurangi dampak buruk bagi penderita asam urat.
Baca Juga: Apakah Petai Menyebabkan Asam Urat atau Tidak? Ini Jawabannya dan Tips Aman Konsumsi
3. Jamur
Jamur juga mengandung purin dalam jumlah yang cukup tinggi per porsinya, sehingga tidak disarankan sebagai pengganti daging bagi penderita asam urat yang sedang menjalani diet khusus.
Selain purin, ada juga zat alami lain yang dapat meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh, yaitu oksalat. Dikutip dari laman Live Strong, beberapa sayuran yang mengandung oksalat antara lain rhubarb, lobak, bit, dan okra. Ini yang menyebabkan ada kekhawatiran mengenai hubungan antara bit dan asam urat.
Karena bit mengandung oksalat, bit mungkin tidak cocok untuk penderita asam urat. Hal yang sama berlaku untuk okra. Meskipun okra memiliki banyak manfaat kesehatan, tidak benar jika okra baik untuk penderita asam urat.
Nah, itulah beberapa sayuran yang tidak boleh dimakan penderita asam urat secara berlebihan. Semoga informasi ini bermanfaat, ya.
Baca Juga: Daftar Buah yang Tidak Boleh Dikonsumsi Penderita Asam Urat secara Berlebihan
Selanjutnya: Aturan Agunan Pembiayaan Fintech Lending di Atas Rp 2 Miliar, Begini Pengaruhnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News