M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Ini Cara Pikir yang Bisa Mengubah Individu Kelas Menengah Jadi Ke Atas

Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa jumlah populasi kelas menengah di Indonesia pada 2024 adalah 17,13% dari total populasi Indonesia. Jumlah tersebut hampir mencapai 48 juta jiwa. Sayangnya, selama periode 2019-2024, terjadi penurunan jumlah populasi kelas menengah sebesar 9,5 juta jiwa dari sekitar 57 juta jiwa.

Eveline Haumahu Chief Marketing Officer PT Manulife Aset Manajemen Indonesia dalam keterangan tertulis, Sabtu (5/7) mengatakan ketika individu berada di kelas menengah, mereka punya 3 pilihan. Pertama, berusaha naik ke kelas atas, tetap berada di kelas menengah atau malah turun menjadi kelas bawah. 

“Faktor eksternal memang sulit kita kendalikan, tetapi ada peran besar faktor internal yang bisa kita sesuaikan untuk membawa kita naik menjadi populasi kelas atas,” kata Eveline.  

Banyak yang belum memahami bagaimana seharusnya uang dikelola, hidup dari gaji atau sumber pendapatan tertentu kemudian menghabiskan apa pun yang mereka dapat, dan menggantungkan bulan berikut pada keberuntungan dan harapan semata. Kelas menengah sedikit berbeda, mereka mulai menjajaki gaya hidup yang lebih “terlihat mapan” melalui beragam utang dan cicilan. 

Selanjutnya, pendapatan bulanan mereka habiskan untuk membayar cicilan atas benda-benda yang dipandang perlu sebagai lambang status kejayaan, seperti mobil kelas tertentu, liburan atau healing-healing yang kian jadi menu rutin, rumah yang sebenarnya terlalu besar, bahkan alat komunikasi dan sekolah anak pun harus mengikuti standar sosial tertentu. 

Pola konsumtif inilah yang menjadi perangkap bagi kelas menengah untuk bisa naik menjadi kelas atas. Untuk bisa naik kelas ke kelas atas, yang diperlukan adalah perubahan pola pikir keuangan. Jika diamati, mereka yang kekayaannya terus tumbuh menerapkan pola arus uang yang berbeda.

Baca Juga: Cara Naik Kelas ala Warren Buffett, Kelas Menengah Bisa Melakukannya

Kenikmatan yang ditunda

Pendapatan yang diterima tidak serta-merta dihabiskan untuk biaya hidup atau membayar cicilan konsumtif, melainkan dibelikan aset. Timbunan aset produktif yang kian membesar ini lalu memberikan pendapatan tambahan, yang sebagian dikonsumsi untuk hidup dan sebagian lagi kembali dibelikan aset agar mesin uangnya semakin besar.

Dapatkah pola ini dilakukan oleh mereka yang masih berada di kelas menengah? Tentu bisa. Ada begitu banyak pilihan aset investasi yang terjangkau dan dapat dimiliki populasi kelas menengah dengan pendapatan terbatas. 

“Pasar modal, misalnya, merupakan pilihan investasi yang sangat terjangkau. Investasi saham dan obligasi ritel saat ini dapat dimulai dengan Rp100.000 atau Rp1.000.000 saja. Investor reksa dana bahkan dapat berinvestasi mulai Rp10.000 saja, sambil menikmati strategi diversifikasi dan pengelolaan aset secara aktif oleh Manajer Investasi,” ungkap Eveline.

Risiko yang terukur

Mereka yang memiliki cara pandang kelas atas tahu persis seberapa besar risiko yang sanggup ditanggungnya. Mereka berinvestasi dengan strategi mantap sesuai kondisi dan tujuannya sendiri, tidak ikut arus dan terus mencari informasi dari sumber yang terpercaya, bukan hanya scrolling media sosial lalu menarik kesimpulan tanpa dasar yang benar-benar kuat.

Bersahabat dengan waktu

Orang yang berada di kelas atas itu sabar. Mereka paham betul the power of compounding interest, atau kekuatan bunga-berbunga. Tahun-tahun awal memiliki aset memang tampak bagaikan perjalanan pelan yang tak mengasyikkan. Tapi seiring waktu, hasil investasi yang terus menggulung akan semakin besar dan membuat senyum merekah.

Dapatkah pola ini dilakukan oleh mereka di kelas menengah? Tentu bisa. Dengan penyusunan anggaran yang tepat, standar hidup yang mawas diri dan tidak sekadar ikut-ikutan, siapa pun bisa mulai berinvestasi sejak awal karier dan menikmati the power of compounding interest.

“Kelas menengah dan kelas atas itu bukan sekedar status, melainkan cara pandang dan pola perilaku. Dan cara pandang dan pola perilaku kita adalah hal yang dapat kita kendalikan”, pungkas Eveline.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

PELNI Tetap Beroperasi di Tengah Erupsi Anak Krakatau, Ini Jadwal dari Jakarta

Kegiatan operasional kapal PT PELNI  tetap berjalan dan terjaga di tengah dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.  

Jawa Timur Besok (8/9) dan Lusa Dipayungi Awan, Hujan Hanya Muncul di 2 Wilayah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur Selasa-Rabu didominasi berawan, dengan suhu maksimum mencapai 35 derajat Celsius.  

Besok Tak Perlu Takut Kehujanan, Besok (8/9) dan Lusa Jawa Tengah Diprediksi Cerah

Prakiraan BMKG, Jawa Tengah Selasa-Rabu didominasi cerah, dengan suhu maksimum hingga 34 derajat Celsius di Jateng.  

Timbangan Kok Susah Turun? Ini 7 Kebiasaan Sepele yang Jadi Penyebab Utama Gagal Diet

Kegagalan menurunkan berat badan sering dipicu oleh pola makan dan gaya hidup yang keliru. Ketahui kesalahan sepele yang bikin kamu gagal diet.

Ingin Lari Lebih Konsisten, Jangan Abaikan Hidrasi dan Kondisi Tubuh

​Makin jauh jarak yang ditempuh, makin penting persiapan tubuh. Hidrasi dan mampu mengenali sinyal tubuh menjadi bagian yang tak boleh dilewatkan

Promo Sociolla Road to 9.9 Periode 1-8 September 2026, Etude-Espoir Diskon hingga 60%

Promo Sociolla Road to 9.9 Diskon s/d 60% Periode 1-8 September 2026, cek di sini untuk belanja skincare dan makeup.

Hujan Ringan Masih Mengintai Jawa Barat, Cek Prakiraan Cuaca Besok (8/9) dan Lusa

Prakiraan BMKG, Jawa Barat Selasa-Rabu didominasi cuaca berawan, sementara hujan ringan muncul di sejumlah wilayah.  

Begini Cara Refund dan Reschedule Tiket Citilink yang Terdampak Penutupan Bandara

Citilink menyediakan layanan reschedule tanpa dikenakan biaya tambahan dan layanan refund bagi penumpang yang terdampak.  

Hujan Amat Lebat Turun di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (8/9)

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Selasa 8 September 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat di provinsi ini.

Penutupan 7 Bandara termasuk Soekarno Hatta Diperpanjang Lagi hingga Jam 23.59 WIB

Update: penghentian operasional tujuh bandara kembali diperpanjang akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau hingga Senin (7/9) tengah malam.