MOMSMONEY.ID - Berikut ini cara memastikan produk minyak herbal yang asli tanpa harus menjadi ahli yang bisa Anda lakukan.
Moms, tahukah kalau minyak herbal Kutus Kutus memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh bila dipakai sesuai takarannya.
Minyak yang diolah dari berbagai tanaman herbal ini sering digunakan sebagai pelengkap pengobatan medis untuk meningkatkan jalur energi tubuh.
Namun, seiring banyaknya manfaat yang terdapat dalam minyak Kutus Kutus dan ramai dibeli konsumen, peredaran produk palsu juga marak terjadi di berbagai platform e-commerce.
Hal ini membuat konsumen harus waspada. Bukan hanya soal uang yang terbuang, risiko kesehatan akibat bahan tak jelas menjadi ancaman serius.
Lantas, bagaimana cara memastikan produk minyak herbal Kutus Kutus yang asli tanpa harus menjadi ahli?
Baca Juga: Manfaat Oles Kutus Kutus Sebelum Olahraga
Produsen sekaligus Pemilik Kutus Kutus Fazli Hasniel Sugiharto, yang akrab disapa Arniel, membagikan 5 pertanyaan kritis sebelum konsumen memutuskan untuk membeli.
1. Apakah harganya masuk akal?
"Jika Anda melihat Kutus Kutus ukuran 100 ml dijual Rp 50.000-Rp 80.000, berhenti dulu. Itu bendera merah pertama," tegas Arniel dalam keterangan resmi Jumat (27/3).
Harga resmi di tahun 2026 untuk ukuran 100 ml adalah Rp 170.000 dan ukuran 35 ml Rp 90.000. Harga ini bisa berbeda di setiap daerah atau platform penjualan.
2. Seperti apa kemasannya?
Arniel meminta konsumen memperhatikan untuk melihat detil kemasan cetaknya.
"Produk asli kami hadir dengan logo Kutus Kutus berwarna emas mengkilap, bukan kuning polos buram. Tulisan 'Minyak Balur' juga berwarna emas tua tegas, bukan kuning pucat," tutur Arniel. Perbedaan ini langsung terlihat jika diperhatikan seksama.
3. Apakah tulisan kecilnya terbaca?
Coba perhatikan tulisan "Tamba Waras Bali" di bawah logo. "Di produk palsu, tulisan ini sering buram bahkan hampir tidak terbaca. Di produk asli, tercetak jelas dan rapi," jelas Arniel.
Baca Juga: Dari Tradisi ke Pasar: Kisah Sukses Minyak Herbal Lokal
4. Aroma dan teksturnya bagaimana?
Memang tidak bisa dicium saat belanja online, tapi Arniel mengingatkan agar konsumen mengetahui bila produk palsu biasanya memiliki aroma menyengat dan tekstur lebih encer. Jika setelah sampai aroma berbeda dari biasanya, jangan paksakan dipakai.
5. Siapa penjualnya dan dari mana asalnya?
Pastikan membeli dari distributor resmi atau toko dengan reputasi terpercaya. Penjual yang tidak jelas identitasnya dan menjual berbagai produk tak berkaitan patut dicurigai.
Arniel menekankan, kekhawatiran utama bukan sekadar kerugian finansial. "Produk herbal dipakai langsung ke tubuh. Jika bahannya tidak jelas standarnya, bisa menyebabkan iritasi atau masalah kulit lain. Keamanan konsumen adalah prioritas kami," sebutnya.
Dengan mengetahui 5 pertanyaan ini, diharapkan konsumen bisa lebih percaya diri dan terhindar dari produk-produk tak bertanggung jawab yang memanfaatkan popularitas Kutus Kutus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News