M O M S M O N E Y I D
AturUang

Ini Alasan Mengapa Menyewa Rumah Bisa Jadi Investasi Cerdas di 2025

Penulis: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Simak alasan menyewa rumah yang sering dianggap sebagai pilihan membuang uang, terutama dibandingkan dengan membeli rumah. Padahal, bisa menjadi investasi cerdas di 2025. 

Melansir Go Banking Rates di tahun 2025, anggapan itu mulai bergeser karena sewa rumah ternyata bisa menjadi investasi cerdas bagi sebagian orang.

Dengan biaya awal yang lebih rendah, tidak adanya beban perawatan, hingga peluang mengalokasikan dana untuk investasi lain, menyewa rumah menghadirkan potensi finansial yang tak kalah menarik.

Biaya awal menyewa rumah jauh lebih ringan

Membeli rumah memang membutuhkan komitmen dana besar di awal. Anda harus menyiapkan uang muka, biaya penutupan, serta biaya lain yang bisa mencapai ratusan juta rupiah. Misalnya, Rp 320 juta–Rp 480 juta bisa saja habis hanya untuk memulai proses pembelian.

Sebaliknya, menyewa rumah biasanya hanya butuh biaya sewa bulan pertama, sewa bulan terakhir, dan uang jaminan. Totalnya bisa sekitar Rp 32 juta–Rp 48 juta), jauh lebih terjangkau.

Sisa uangnya bisa Anda investasikan di pasar saham atau instrumen keuangan lain yang berpotensi memberikan imbal hasil tinggi.

Baca Juga: Ini Cara Bebas Finansial dengan Punya Multi-Income

Tanpa biaya perawatan atau perbaikan mahal

Pemilik rumah bertanggung jawab atas segala jenis perbaikan, mulai dari atap bocor hingga perbaikan saluran pembuangan.

Biaya perawatan tahunan bahkan bisa mencapai lebih dari US$ 10.000 (sekitar Rp 160 juta) per tahun untuk rumah-rumah di Amerika Serikat. Ini tentu bisa menjadi beban keuangan tambahan yang signifikan.

Sementara penyewa biasanya tak perlu memikirkan biaya ini karena sudah menjadi tanggung jawab pemilik properti. Bila terjadi kerusakan, Anda cukup melapor dan pihak pemilik akan menanganinya.

Uang yang semestinya Anda keluarkan untuk perbaikan bisa dialihkan ke portofolio investasi yang lebih menguntungkan.

Bebas dari pajak properti yang tinggi

Memiliki rumah memang memberi keuntungan pajak atas bunga hipotek, tapi Anda tetap harus membayar pajak properti tahunan. Jumlahnya bisa mencapai  Rp 50 juta–Rp 100 juta per tahun, tergantung lokasi properti.

Dengan menyewa rumah, Anda tidak perlu memikirkan pajak properti sama sekali. Bahkan di beberapa daerah, penyewa justru bisa mendapat insentif atau potongan pajak. Ini membuka peluang lebih besar untuk menjaga stabilitas keuangan pribadi Anda.

Baca Juga: Simak 5 Disiplin Finansial yang Membuat Orang Semakin Kaya

Akses fasilitas lengkap tanpa biaya tambahan

Banyak apartemen atau hunian sewa kini menawarkan fasilitas seperti kolam renang, gym, ruang komunitas, atau taman bermain. Semua fasilitas ini biasanya sudah termasuk dalam biaya sewa bulanan. Bila Anda membangun sendiri fasilitas tersebut, biayanya bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Penyewa bisa menikmati kenyamanan fasilitas tanpa perlu mengeluarkan biaya tambahan atau repot dengan perawatan. Ini menjadi nilai tambah yang tidak hanya menghemat uang, tapi juga waktu dan energi Anda dalam jangka panjang.

Asuransi penyewa jauh lebih murah

Asuransi pemilik rumah bisa menelan biaya ratusan dolar per bulan, terutama di area rawan bencana. Rata-rata biaya asuransi rumah mencapai Rp 1,6 juta–Rp 4,8 juta. Sebaliknya, asuransi penyewa hanya sekitar Rp 240.000 per bulan.

Karena cakupan asuransi penyewa hanya mencakup barang pribadi, preminya lebih ringan. Ini membuat penyewa bisa tetap terlindungi tanpa membebani anggaran bulanan, sekaligus memberi ruang lebih untuk berinvestasi di sektor lain.

Baca Juga: Fenomena Paylater 2025: Cara Kerja, Manfaat, dan Tren Penggunaan di Era Digital

Menyewa rumah sebagai strategi investasi masa kini

Di tengah perubahan gaya hidup dan dinamika pasar properti, menyewa rumah di tahun 2025 bisa menjadi strategi investasi yang cerdas.

Dengan biaya awal rendah, bebas perawatan mahal, dan fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan, menyewa memberi Anda ruang untuk mengembangkan aset secara lebih strategis.

Menyewa bukan lagi sekadar alternatif, tapi bisa menjadi langkah finansial yang menguntungkan jika dijalankan dengan perhitungan matang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jangan Asal Checkout! Ini Tips Belanja Baju agar Tak Menambah Sampah Tekstil

Pakaian murah dan model terbaru menggoda, tetapi belum tentu cocok atau nyaman saat dipakai. Yuk cari tahu agar pakaian tidak jadi limbah tekstil  

Gaet Ario Bayu hingga Sang Suami, Andien Bawa 13 Muse Lintas Generasi di MV Naksir

Penyanyi Andien merilis video musik terbarunya berjudul Naksir pada 21 Oktober 2026.​ Hadirkan 13 muse.

4 Daerah di Jabodetabek Ini Hujan Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (24/10)

Peringatan dini BMKG cuaca besok Sabtu (24/10), Waspada hujan lebat di wilayah Jabodetabek berikut ini.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (24/10), Ada 15 Provinsi Berpotensi Hujan Lebat

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Sabtu dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di banyak provinsi.

Telur Bebas Sangkar, Kenali Sistem Pemeliharaan Ayam Petelur

Telur bebas sangkar atau cage-free berasal dari ayam petelur yang dipelihara tanpa kandang baterai. ​

Mau Investasi Properti, Intip Peluang di Luar Jakarta

​JLL menyoroti peluang investasi properti di Indonesia, dari kawasan industri dan logistik, pusat data,  serta alih fungsi gedung. 

Kenangan Festival Bawa Naykilla hingga Yura Yunita, Tiket General Dijual Besok

Digelar 7 November, penjualan tiket reguler Kenangan Festival dibuka Sabtu, 24 Oktober mulai pukul 13.00 WIB.

Langkah dan Upaya Menggulirkan Roda Usaha di Daerah Terdampak Bencana

Kementerian UMKM membuat program untuk mempercepat pemulihan roda usaha di daerah yang terkena bencana.

Lewat Kenangan Festival, Penikmat Musik Diajak Nostalgia dan Rayakan Perjalanan Hidup

Kenangan Festival digelar di Tennis Indoor Senayan GBK​ pada 7 November​ mendatang. Penonton diajak bernostalgia dan rayakan perjalanan hidup.

Ada Kartika Sari hingga Batagor Kahuripan di Little Bandung Blok M

​GoFood menghadirkan lima kuliner asal Bandung di Pasaraya Blok M, Jakarta, pada 23-25 Oktober 2026 melalui Little Bandung by GoFood.