MOMSMONEY.ID - Mau bebas dari stres keuangan? Saatnya mulai membangun kekayaan sekarang, meskipun gaji kamu terbatas untuk masa depan yang cerah.
Dilansir dari Investopedia, banyak orang beranggapan bahwa kekayaan hanya untuk mereka yang berpenghasilan tinggi.
Sebenarnya, yang terpenting bukan seberapa besar penghasilan, tetapi bagaimana kita mengelolanya dengan strategi yang tepat.
Berikut ini sangat cocok untuk Moms, Gen Z, atau siapa saja yang ingin lebih paham tentang keuangan dan siap untuk membangun masa depan yang lebih stabil.
Baca Juga: Langkah Cerdas Mengelola Uang THR Agar Keuangan Tetap Stabil Setelah Lebaran
Semua langkah yang ada bisa langsung diterapkan, mudah, dan tidak perlu menunggu sampai punya banyak uang.
1. Tentukan Tujuan Keuangan yang Sesuai dengan Hidupmu
Coba tanyakan pada diri sendiri, “Apa yang ingin aku capai secara finansial dalam 1 tahun? 5 tahun? 10 tahun?”
Buatlah tujuan yang pribadi dan realistis, seperti:
- Menabung untuk modal usaha.
- Membeli laptop baru untuk kerja freelance.
- Mempersiapkan biaya pendidikan anak.
Tips: Catat tujuan ini di notes HP atau vision board. Lihat setiap hari agar semangatmu tetap terjaga!
2. Atur Anggaran Sesuai Gaya Hidup, Bukan untuk Pamer
Mengatur anggaran bukan berarti pelit, tapi pintar. Gunakan formula 50:30:20 sebagai panduan yang fleksibel:
- 50% untuk kebutuhan.
- 30% untuk keinginan.
- 20% untuk tabungan & investasi.
Contoh: Jika gaji kamu Rp5 juta, alokasikan Rp1 juta untuk investasi. Jika konsisten selama 2 tahun, hasilnya bisa mengejutkan.
Baca Juga: Ini Panduan Praktis Mengelola Anggaran Keuangan Anda Secara Efektif
3. Apakah Utangmu Teman atau Musuh?
Tidak semua utang itu buruk, tetapi utang konsumtif (seperti paylater tanpa kontrol) jelas bisa menyusahkan keuanganmu. Langkah bijak yang bisa diambil:
- Prioritaskan pelunasan utang berbunga tinggi.
- Hindari mengambil utang baru sebelum yang lama lunas.
- Ganti kebiasaan belanja impulsif dengan pengeluaran yang lebih bijak.
4. Siapkan Dana Darurat, Agar Pikiran Tenang
Kondisi darurat bisa datang kapan saja, seperti sakit, kehilangan pekerjaan, atau biaya tak terduga lainnya.
Target dana darurat:
- Lajang: 3 bulan pengeluaran.
- Berkeluarga: 6 bulan pengeluaran.
Tips: Pisahkan rekening dana darurat dari rekening sehari-hari agar tidak tergoda untuk menggunakannya.
Baca Juga: Cara Meningkatkan Pola Pikir tentang Uang dan Membuat Pilihan yang Lebih Baik
5. Mulai Investasi Meski Sedikit, Yang Penting Konsisten
Nggak perlu langsung berinvestasi dalam jumlah besar. Kamu bisa mulai dengan Rp10 ribu melalui reksa dana atau e-wallet yang terhubung dengan platform investasi.
Langkah awal:
- Pilih platform yang resmi dan terdaftar di OJK.
- Pelajari profil risiko kamu.
- Mulai dengan instrumen yang berisiko rendah.
6. Tingkatkan Penghasilan dari Potensi Diri
Gaji terasa pas-pasan? Coba kembangkan penghasilan tambahan:
- Freelance (menulis, desain, mengajar).
- Jual produk digital secara online.
- Buat konten edukatif.
Baca Juga: Sewa atau Beli Rumah Keputusan Finansial yang Harus Dipertimbangkan
7. Lakukan Evaluasi Rutin, Agar Keuangan Tidak ‘Mengambang’
a. Jadwalkan untuk “cek keuangan” setiap bulan:
- Apakah pengeluaran sesuai anggaran?
- Apakah investasi memberikan keuntungan atau kerugian?
- Apa yang bisa diperbaiki bulan depan?
b. Checklist mingguan:
- Perbarui catatan pengeluaran.
- Tinjau tujuan keuangan.
- Baca artikel atau konten finansial untuk mendapatkan wawasan baru.
Ingat! kekayaan itu dibangun, bukan ditunggu. Mulailah dengan langkah kecil hari ini: atur keuangan, tetapkan tujuan, dan tingkatkan kemampuan finansial. Ingat, semakin cepat kamu mulai, semakin besar hasilnya nanti.
Terakhir jangan lupa untuk membagikan tips ini kepada teman, keluarga atau pasangan agar kita semua bisa belajar membangun kekayaan dari sekarang!
Selanjutnya: Pemerintah Prancis Larang Penggunaan Hijab dalam Olahraga, Memicu Protes Atlet Muslim
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News