M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Ini 4 Cara Mengajarkan Anak Menjadi Sosok Pendengar yang Baik

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID -  Inilah 4 cara mengajarkan anak menjadi sosok pendengar yang baik.

Pernahkah Anda mengamati bahwa anak tidak fokus dengan ucapan Anda? Jika benar demikian, maka sangat disarankan bagi Anda untuk mengasah kemampuan mendengarkan anak agar mereka mampu menjadi sosok pendengar yang jauh lebih baik.

Dilansir dari ParentCircle, ada 4 cara mengajarkan anak menjadi sosok pendengar yang baik. Terbilang sederhana namun tetap membutuhkan konsistensi, berikut penjelasannya:

1. Membacakan buku cerita

Bercerita merupakan salah satu metode terbaik yang bisa Anda lakukan untuk melatih fokus dan kemampuan mendengarkan anak. Anda dapat membacakan buku cerita yang menarik kepada anak sebagai pengiring tidur di malam hari atau ketika Anda dan anak sedang sama-sama senggang.

Saat bercerita, selingi juga dengan pertanyaan tentang karakter, tempat, dan alur dalam cerita yang sedang Anda bacakan. Pertanyaan semacam itu akan membantu anak untuk terlibat dan mendengarkan secara aktif alih-alih sekadar mendengarkan secara dangkal.

Selain itu, Anda juga dapat meminta anak untuk mengajukan pertanyaan seputar cerita yang Anda bacakan guna menyempurnakan keterampilan mendengarkan kritis mereka.

2. Lakukan percakapan

Saat Anda melakukan percakapan empat mata dengan anak, Anda akan memberikan banyak ruang bagi mereka untuk mendengarkan.

Penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mendengarkan setiap orang sudah dimulai semenjak di dalam rahim ketika masih berbentuk janin. Itulah mengapa sangat disarankan bagi para orang tua untuk berbicara dan menjalin ikatan dengan bayi mereka bahkan sebelum ia dilahirkan.

Pastikan Anda membiasakan diri untuk memperbanyak interaksi verbal di rumah bersama anak. Dibandingkan terus-menerus berfokus pada gadget, sebaiknya singkirkanlah benda tersebut dan habiskan waktu Anda untuk lebih banyak mengobrol dengan si kecil.

Tanyakan pada mereka tentang hari-harinya di sekolah dan bagikan cuplikan menarik dari cerita Anda ketika berada di tempat kerja. Kebiasaan ini akan mendorong anak-anak Anda untuk bisa mendengarkan dengan lebih baik.

Hindarilah diskusi panjang atau ceramah yang membosankan. Ciptakan dialog alih-alih monolog supaya anak mampu memerhatikan Anda dengan sungguh-sungguh sekaligus mencegah pikirannya mengembara tanpa arah.

3. Ciptakan kegiatan yang menyenangkan

Permainan asah otak atau permainan yang mengandalkan kerja sama tim akan melibatkan instruksi. Ketika Anda terlibat dalam kegiatan semacam itu bersama anak, anak pun akan belajar mendengarkan instruksi dengan cermat supaya bisa bertindak sesuai petunjuk permainan.

Kegiatan yang menyenangkan dengan instruksi di dalamnya berguna dalam mengintegrasikan pengembangan keterampilan mendengarkan anak pada kehidupan nyata.

Ide kegiatan lainnya yang bisa Anda jajal bersama anak selain memainkan permainan adalah mendengarkan lagu dan bernyanyi bersama, karena musik dapat menjadi alat yang hebat untuk mengasah pendengaran anak-anak Anda.

4. Jadilah panutan

Jika Anda sendiri tidak mau mendengarkan anak ketika mereka berbicara serius kepada Anda, lantas bagaimana bisa Anda mengharapkan mereka untuk mau memerhatikan Anda?

Anda perlu ingat bahwa untuk mengajarkan anak tentang keterampilan apapun harus dimulai terlebih dahulu dari diri Anda. Pasalnya, mereka akan meniru apa saja yang telah Anda tunjukkan. Jadi, berikan contoh kepada anak Anda dengan cara memerhatikan mereka secara saksama ketika sedang berbicara kepada Anda.

Jangan pernah sekali pun Anda berpura-pura mendengarkan mereka. Anda harus menjadi pendengar yang aktif serta mau melibatkan diri dengan mata, telinga, pikiran, dan hati Anda sebagai langkah awal mengajarkan keterampilan mendengarkan kepada anak Anda.

Itulah 4 cara mengajarkan anak menjadi sosok pendengar yang baik. Supaya sukses, pastikan Anda melakukannya secara konsisten dan tidak pantang menyerah jika keempat cara di atas tak kunjung membuahkan hasil dengan segera.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

4 Penyebab Berat Badan Susah Naik, Bukan Hanya Makan Sedikit!

Kenapa berat badan susah naik? Inilah 4 penyebab berat badan susah naik beserta penjelasan lengkapnya.

Bosan Kurus? Ini 4 Makanan untuk Menaikkan Berat Badan dengan Cepat

Berikut adalah 4 makanan untuk menaikkan berat badan dengan cepat yang bisa Anda konsumsi. Catat, ya!

Bulu Mata Sering Rontok? Hindari 5 Kebiasaan Ini agar Bulu Mata Kembali Lebat

Kenapa bulu mata sering rontok? Ada 5 kebiasaan yang menyebabkan bulu mata rontok. Cari tahu selengkapnya di sini

Daftar Sayur dan Buah Tinggi Kandungan Air, Bantu Cegah Dehidrasi saat Cuaca Panas

Yuk langsung simak daftar buah dan sayur dengan tinggi kandungan air yang bisa dikonsumsi agar terhindar dari dehidrasi.​

Latih Keseimbangan dan Koordinasi, Ada 5 Manfaat Olahraga Basket untuk Tubuh

Bagi yang belum tahu, simak dulu, yuk, beberapa manfaat lakukan olahraga basket untuk kesehatan berikut.

Canggih, Film dan Drakor Ini Tampilkan Teknologi Kloning Manusia pada Ceritanya

Bagi yang penasaran dengan teknologi kloning, simak ceritanya dalam beberapa tontonan film dan drama Korea berikut ini.

Barang dari Mantan Tak Perlu Dikembalikan, Ini 5 Alternatif Menyingkirkannya

Apa yang harus dilakukan dengan barang-barang pemberian mantan, seperti perhiasan, jaket, dan barang lainnya? Berikut beberapa alternatifnya.

Segera Kompres Dingin, Ini 5 Cara Mengatasi Iritasi Kulit Karena Mencukur

Saat kulit mengalami iritasi karena mencukur, pastikan untuk melakukan beberapa cara berikut untuk mengatasinya, ya.​

6 Film Coming of Age Ceritakan Kehidupan Remaja dan Lika-Likunya

Untuk tahu lebih dalam film dengan genre coming of age, berikut ada beberapa rekomendasi film yang bisa Anda saksikan.

Ada Alasan Kondom Punya Beragam Rasa, Cari Tahu di Sini

Pernah penasaran kenapa kondom dibuat dengan beragam rasa? Ternyata ada alasannya. Yuk, cari tahu di sini.