M O M S M O N E Y I D
HOME

Ini 2 Upaya Kunci Kendalikan Lonjakan Kasus Covid-19 di Indonesia

Ini 2 Upaya Kunci Kendalikan Lonjakan Kasus Covid-19 di Indonesia
Reporter: Lidya Yuniartha  |  Editor: Lidya Yuniartha


MOMSMONEY.ID - JAKARTA. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito melaporkan perkembangan kasus Covid-19 di berbagai negara. Dia menyebut, terdapat beberapa negara yang mengalami kenaikan kasus positif Covid-19 akibat Omicron.

Hingga kini setidaknya sudah ada 150 negara di dunia yang memiliki kasus Omicron, dimana lebih dari 500.000 kasus Omicron terdeteksi. Ada juga 6 negara yang masuk dalam 10 besar negara dengan kasus Omicron terbanyak, yang kisaran kasusnya di angka 3.000 sampai 160.000. Melihat perkembangan ini, Wiku pun menyebut ada 2 upaya yang bisa dilakukan Indonesia untuk mengendalikan lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia.

"2 upaya kuncinya yaitu penguatan pada pintu masuk kedatangan dan kedua, pengendalian transmisi lokal," tutur Wiku saat memberi keterangan pers, Kamis (20/1).

Baca Juga: Pasien Omicron Bisa Isoman, Simak Syaratnya!

Untuk mencegah penularan transmisi lokal, Wiku menghimbau masyarakat untuk mempertahankan kedisiplinan protokol kesehatan, mematuhi aturan yang berlaku seperti penggunaan aplikasi Peduli Lindungi serta memenuhi syarat tes untuk beraktivitas dan melakukan perjalanan. Menurutnya Prinsip produktif aman Cocid-19 perlu untuk diterapkan di setiap kegiatan sehari-hari.

Adapun, untuk mencegah meningkatnya kasus positif dari pelaku perjalanan luar negeri (PPLN), Wiku mengatakan penting untuk terus meningkatkan kapasitas deteksi pada pintu masuk kedatangan serta pengaturan keberangkatan jemaah umroh di tengah keterbatasan kapasitas karantina dalam menampung keseluruhan pelaku perjalanan luar negeri. 

"Selain itu perlu saya tekankan, salah satu peran kunci masyarakat dalam mencegah meluasnya penularan adalah dengan menunda perjalanan ke luar negeri yang tidak mendesak," kata Wiku.

Meski begitu, masyarakat yang terpaksa melakukan perjalanan ke luar negeri wajib melakukan karantina terpusat saat kembali ke Indonesia.

Baca Juga: Cermati Gejala Omicron yang Banyak Dialami Penderitanya Berikut Ini

Wiku pun menerangkan, dalam 3 minggu terakhir, jumlah kasus positif nasional mengalami peningkatan sebesar 5 kali lipat dari 1.123 kasus menjadi 5.454 kasus. Pola kasus positif yang meningkat setiap harinya menjadikan angka kasus aktif pun ikut meningkat. Pada minggu ini, kasus aktif berjumlah 8.605 kasus, naik lebih dari 3.000 dibandingkan degan minggu lalu yang hanya 5.494 kasus. 

Menurutnya, peningkatan kasus positif saat ini diakibatkan oleh 2 sumber penularan yaitu dari transmisi lokal dan PPLN. Saat ini kasus positif nasional pun lebih banyak didapati dari transmisi lokal dibanding PPLN.

"Bahkan, per tanggal 15 Januari 2022, sebesar 63% kasus positif merupakan transmisi lokal. Sedangkan untuk data pelaku perjalanan luar negeri menunjukkan peningkatan, namun tidak lagi mendominasi sebagai sumber penularan," jelans Wiku.

Dia juga menerangkan bahwa kasus positif dari PPLN di pintu masuk di DKI Jakarta menunjukkan tren yang meninkgat. Pintu masuk di PLBN Aruk dan Entikong di Kalimantan Barat, serta di pintu masuk Kepulauan Riau, menunjukkan fluktuasi, namun jumlah kasus PPLN masih lebih rendah dibandingkan tranmisi lokalnya. Dari data lainnya, kepulangan jemaah umroh perdana pada tanggal 17 Januari lalu, sebanyak 20% kasus positif berhasil terdeteksi dari total Jemaah.

Menurut Wiku, penularan sekecil apapun harus segera dikendalikan agar tidak semakin meluas dan menyebabkan lonjakan kasus. Menurutnya, pencegahan peningkatan kasus positif Covid-19 sudah menjadi tugas bersama, terlebih dalam waktu dekat Indonesia akan menyambut beberapa hari raya seperti imlek dan bulan Ramadan dalam 2-3 bulan ke depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jangan Ketinggalan! Promo CFC Grab Dine Out Serba Rp 15 Ribu Hanya sampai 26 Februari

Membeli paket makan CFC kini cuma Rp 15 ribu saja. Temukan cara klaim voucher-nya di Grab untuk makan hemat hingga 26 Februari.

46% Orang Indonesia Dehidrasi Ringan, Ini Tips Cukupi Cairan Khususnya Saat Puasa

​Aquviva menghadirkan kampanye 3–2–1 sebagai panduan sederhana agar kebutuhan 2 liter cairan per hari tetap terpenuhi, termasuk saat puasa.

7 Film Romantis Wajib Tonton Jomblo, Dijamin Bikin Semangat Move On

7 film romantis ini bukan sekadar hiburan, tapi juga panduan untuk melewati masa jomblo dengan penuh semangat dan harapan baru.

Kualitas Foto HP Xiaomi Kini Setara DSLR Berkat HyperOS 3 AI

Membeli HP Xiaomi terbaru? Fitur AI Photos Enhancement HyperOS 3 siap mengubah foto buram Anda jadi jernih. Pelajari cara kerjanya di sini! 

Promo Chatime Valentine: 2 Minuman Silken Series Hemat, Jangan sampai Ketinggalan!

Rayakan Valentine lebih hemat. Chatime tawarkan 2 Silken Series cuma Rp 43.000. Jangan lewatkan kesempatan terbatas ini!

IHSG Koreksi Lagi (13/2), Ini Saham LQ45 yang Menguat dan Turun

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak turun 0,7% ke level 8.204 pada pukul 9:07 WIB, Jumat pagi (13/2) 

IHSG Diproyeksi Bergerak Terbatas, Cek Rekomendasi Saham BRI Sekuritas Jumat (13/2)

IHSG diproyeksikan bergerak terbatas pada perdagangan Jumat (13/2/2026).​ Berikut daftar saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas

Promo Menu Baru HokBen Double Meat, Rasakan Sensasi Gurih Tiada Tara

HokBen luncurkan Double Meat. Porsi melimpah dengan dua daging favorit dan saus Jepang autentik. Temukan varian terbaik untuk Anda!

Merosot! Cek Daftar Harga Emas Antam Hari Ini Jumat 13 Februari

Harga dasar emas batangan Antam ukuran 1 gram dibanderol Rp 2.904.000 Jumat (13/2/2026), turun Rp 43.000 dibanding harga Kamis (12/2/2026).

Yield SBN Berpotensi Volatil, BNI Sekuritas Rekomendasikan Seri Ini Jumat (13/2)

BNI Sekuritas memproyeksikan pasar obligasi domestik akan bergerak lebih volatil pada perdagangan Jumat (13/2/2026). Simak rekomendasinya berikut