M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Ingin Program hamil? Ini Cara Menghitung Siklus Menstruasi dan Masa Subur yang Tepat

Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Moms ingin mulai program hamil? Inilah beberapa cara menghitung siklus menstruasi dan masa subur yang tepat untuk membantu program hamil.

Setiap wanita usia subur biasanya akan rutin menstruasi sebulan sekali. Namun, tidak semua wanita bisa memprediksi datangnya tamu bulanan mereka.  

Padahal, jika tahu kapan tepatnya waktu menstruasi, Anda bisa mengetahui jika bila sudah telat datang bulan. 

Ini tidak hanya berguna jika Anda sedang merencanakan kehamilan, tetapi juga mendeteksi kemungkinan adanya gangguan kesehatan.  

Masa subur wanita bergantung pada siklus menstruasi yang dialaminya. Setiap wanita umumnya memiliki siklus menstruasi yang berbeda-beda.  

Siklus menstruasi dihitung dari hari pertama menstruasi bulan ini sampai hari pertama menstruasi berikutnya.  

Biasanya, siklus menstruasi berlangsung selama 21-35 hari. Untuk mengetahui kapan masa subur terjadi, Anda perlu membuat kalender menstruasi.  

Untuk menghitung pola menstruasi setiap bulannya, beberapa hal yang perlu dicatat adalah hari pertama terjadinya menstruasi setiap bulannya.  

Setelah itu, Anda juga harus menghitung hari pertama menstruasi yang saat ini terjadi dengan hari pertama pada menstruasi di bulan berikutnya.  

Baca Juga: Ampuh Turunkan Kolesterol Moms! Ini 5 Manfaat Terong untuk Kesehatan

Jika Anda mencatat menstruasi sebelumnya terjadi pada 30 Januari dan hari pertama di bulan selanjutnya terjadi pada 23 Februari, maka siklus menstruasi pada tubuh Anda selama 25 hari.  

Patokan ini dapat membuat Anda memperhitungkan terjadinya menstruasi di bulan-bulan berikutnya. 

Namun, siklus tersebut juga dapat berubah setiap bulannya dan terbilang normal asalkan masih di rentang antara 21 hari hingga 35 hari.  

Selain siklus terjadinya menstruasi, Anda juga harus mencatat aliran darah yang keluar, rasa sakit yang dirasakan, hingga gejala lainnya, seperti perut kembung atau nyeri pada payudara.  

Perubahan suasana hati atau perilaku yang terjadi juga perlu dicatat. Dari semua pola, Anda dapat mengidentifikasi apabila terjadi masalah yang berhubungan dengan sistem reproduksi.  

Tidak semua perempuan memiliki siklus menstruasi yang teratur dan tidak perlu takut, tapi setidaknya Anda paham tentang informasi kessehatan reprosuksi. 

Siklus menstruasi yang tidak teratur juga bisa menjadi pertanda gangguan kesehatan di tubuh, mulai dari sindrom polikistik ovarium (PCOS), obesitas, hingga stres, dikutip dari Healthline.

Maka dari itu, penting bagi Anda untuk rutin menghitung dan mencatat setiap siklus menstruasi yang dialami. 

Baca Juga: Lakukan Rutin! Ini Tips Olahraga yang Ampuh Menurunkan Darah Tinggi dan Kolesterol

Apabila siklus menstruasi tidak teratur, dilansir dari Women's Health, ada beberapa cara di bawah ini bisa Anda coba untuk mengembalikannya, antara lain:  

1. Mengonsumsi makanan bergizi seimbang 

2. Rutin berolahraga 

3. Beristirahat dengan cukup 

4. Mengurangi stres 

5. Mencapai berat badan ideal 

6. Mengonsumsi suplemen dan vitamin, bila perlu 

7. Mengonsumsi pil KB 

Setelah mengetahui cara menghitung siklus menstruasi yang tepat, maka Anda bisa merencanakan kehamilan dengan lebih baik. 

Apabila masih memiliki pertanyaan seputar kehamilan dan siklus menstruasi, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter. 

Itulah beberapa cara menghitung siklus menstruasi dan masa subur yang tepat jika Anda ingin mulai program hamil, Moms.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Rahasia Langsing Alami, Ini 6 Manfaat Air Lemon untuk Diet dan Kesehatan, Coba yuk

Ketahui berbagai manfaat air lemon untuk diet, mulai dari melancarkan pencernaan hingga meningkatkan metabolisme tubuh.  

7 Tips Diet Rendah Purin yang Ampuh Cegah Asam Urat Kambuh, Banyak Minum Air Putih

Ini dia tips diet rendah purin yang efektif untuk menjaga kadar asam urat tetap stabil dan mencegah pembentukan kristal di persendian.  

Selimut Perca Kembali Populer? Ini Cara Menatanya biar Rumah Tetap Personal

Selimut perca kembali populer pada tahun 2026. Simak alasan trennya dan cara menata quilt agar rumah terasa hangat, unik, dan personal.

Prediksi Warna Interior Hijau Zaitun Jadi Tren Rumah yang Lebih Teduh Alami

Tren warna interior 2027 mengarah pada hijau zaitun dan warna bumi yang membuat rumah terasa hangat, tenang, dan natural.

Hujan Lebat Tetap Turun di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (5/9)

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Sabtu 5 September 2026 dengan status Waspada hujan lebat cuma di provinsi berikut ini.

Ke Ideafest 2026, Pengunjung Bisa Belajar Pilah Sampah juga lo

​Indofood bersama Rekosistem menyediakan 15 titik pengumpulan sampah di area Ideafest 2026 untuk mengajak pengunjung belajar memilah sampah.

Cek Prakiraan Cuaca DKI Jakarta di Akhir Pekan, Dominan Cerah dan Berawan

​BMKG memperkirakan cuaca besok di wilayah DKI Jakarta akan didominasi cuaca berawan, sementara lusa akan cerah di seluruh wilayah.

Keliling Yogyakarta Akhir Pekan? Simak Prakiraan Cuaca Besok (5/9) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca wilayah Yogyakarta, besok (5/9), didominasi udara kabur dan berawan. Cek selengkapnya!

Akhir Pekan Berpotensi Hujan, Pantau Cuaca Sumatera Utara Besok (5/9) dan Lusa

Sejumlah wilayah Sumut berpotensi hujan ringan besok (5/9) dan lusa. Suhu udara diprakirakan mencapai 35°C di beberapa daerah.

Digitalisasi Alur Kerja Klinis, Kaiser Cancer Center Adosi EpiSoft

Kaiser Cancer Center mengimplementasikan EpiSoft, platform rekam medis elektronik khusus onkologi yang dikembangkan di Australia.​