M O M S M O N E Y I D
Santai

Indonesia Kini Punya Biomedical Campus di BSD City

Reporter: Andy Dwijayanto  |  Editor: Andy Dwijayanto


MOMSMONEY.ID - Upaya pemerintah memperkuat ketahanan kesehatan di Tanah Air melalui penambahan jumlah fasilitas penelitian medis direspon Sinar Mas Land lewat Digital Hub dengan mendirikan Biomedical Campus, sebuah fasilitas untuk mendukung sekaligus meningkatkan kegiatan penelitian, serta mengembangkan ekosistem fasilitas kesehatan lainnya mulai dari pendidikan hingga layanan kesehatan terdepan. 

Michael Widjaja, Group CEO Sinar Mas Land, Sabtu (2/12/2023) di BSD City, Tangerang Selatan menjelaskan Biomedical Campus merupakan inovasi terbaru dan komitmen dari Sinar Mas Land untuk menghadirkan sarana prasarana, sumber daya, dan layanan kesehatan di BSD City. 

"Kami harap kehadiran Biomedical Campus dapat mendukung upaya pemerintah untuk melakukan penelitian dan pengembangan kesehatan guna memperkuat sistem kesehatan nasional dengan menghadirkan peneliti dan tenaga kesehatan berkualitas internasional. Semoga Biomedical Campus dapat menjadi magnet bagi perusahaan terkemuka dari seluruh dunia untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu tempat pengembangan riset dan teknologi kesehatan," ujarnya dalam siaran pers, Senin (4/12/2023).

Baca Juga: Bumi Serpong Damai (BSDE) Yakin Bisa Penuhi Target Marketing Sales Tahun Ini

Smart Building Biomedical Campus menempati lahan seluas hampir 11.800 m2 dengan bangunan seluas sekitar 31.800 m2. Sinar Mas Land menginvestasikan dana sebesar Rp 2 triliun untuk pengembangan infrastruktur ini hingga 5 tahun ke depan. 

Di dalamnya, terdapat sejumlah layanan utama, yakni gedung perkantoran, smart business center, experience center, makerspace serta F&B. Untuk memberikan pelayanan yang lebih baik, cepat dan akurat, Biomedical Campus menggunakan teknologi digital twin dari Microsoft, teknologi ini mengubah manajemen pengelolaan gedung yang sebelumnya manual dan terbatas pada pemeriksaan fisik, menjadi digital, prediktif dan akurat. 

“Pengembangan infrastruktur ini kami harapkan dapat membantu Indonesia menjadi salah satu pusat penelitian dan pengembangan berbasis digital di bidang medis, yang manfaatnya selain terasakan oleh bangsa Indonesia, juga menjangkau komunitas antarbangsa,” kata Managing Director Sinar Mas, Ferry Salman.

Baca Juga: Bumi Serpong Damai (BSDE) Siapkan Capex Hingga Rp 3 Triliun untuk 2024

Biomedical Campus direncanakan akan mulai beroperasi pada Januari 2024. Dalam yang dihadiri Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dan Penjabat Bupati Kabupaten Tangerang, Andi Ony Prihartono, manajemen Sinar Mas Land melakukan penandatangan kerja sama strategis bersama sejumlah mitra di bidang kesehatan. 

Adapun partners tersebut di antaranya PT Etana Biotechnologies Indonesia, Asa Ren, Pathgen Diagnostik Tekno, Fullerton Health Indonesia, Pyridam Farma, I-SWAM, Monash University, Careoth Inc., dan AWS Indonesia. Menteri Kesehatan menyatakan jika kolaborasi antara pemerintah, industri, serta institusi pendidikan dan penelitian sangat dibutuhkan agar transformasi digital di bidang kesehatan ini berhasil membawa manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Indonesia. 

“Kita semua perlu bersinergi dan bersatu-padu. Saya melihat misi Biomedical Campus sejalan dengan agenda transformasi digital yang dijalankan Kementerian Kesehatan.”

Gedung pintar Biomedical Campus akan menawarkan smart experience bukan hanya bagi pengelolanya, namun juga para tenant dan pengunjung. Sistem dan subsistem gedung didesain menggunakan VMS (Visitor Management System) yang akan memberikan kemudahan akses masuk secara FR (Face Recognition) atau QR (Quick Response) Code. Fasilitas Smart parking juga akan dinikmati oleh tenants maupun pengunjung. 

Menurut Menko Airlangga, keberadaan Biomedical Campus akan meningkatkan kemampuan research dalam transformasi layanan kesehatan guna menjawab tantangan kesehatan global, sekaligus menjaga bonus demografi Indonesia tetap sehat

 Baca Juga: Sinar Mas Bakal Kembangkan BSD City Menjadi Smart City

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ini 6 Alasan Kenapa Pria Lebih Cepat Move On Dibanding Perempuan

Ternyata ini beberapa alasan mengapa pria lebih cepat move on dibanding perempuan dalam hal percintaan.  

7 Buah dan Sayur untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi alias Hipertensi

Yuk, catat jenis makanan berikut yang bisa membantu menurunkan tekanan darah tinggi alias hipertensi.  

Diet yang Aman untuk Penderita Asam Urat, Berat Badan Turun Bertahap

Menurunkan berat badan asal drastis justru memicu nyeri asam urat. Simak Diet yang aman untuk asam urat berikut ini.

HP Vivo 1 Jutaan Bawa Lensa 50MP yang Menggoda, Baterai 6.000 Janjikan Daya Awet

HP Vivo Y19s Pro hadir dengan baterai jumbo 6.000 mAh dan isi daya 44W. Namun, ada kompromi pada resolusi layarnya yang wajib dicermati.&a

25 Ucapan Hari Pamong Praja 2026, Bisa Buat Caption dan Status Sosmed

Ucapan Hari Pamong Praja 2026 ini dapat Anda bagikan di media sosial juga sebagai status atau berkirim salam ke teman dan saudara.​

Bandara Soekarno Hatta dan 4 Bandara Ini Kembali Beroperasi, 3 Masih Tutup

Bandara Soekarno Hatta dan 4 bandara berikut ini Kembali beroperasi mulai Selasa (8/9), setelah tutup akibat abu vulkanik erupsi Anak Krakatau.

Desain Rumah 7 x 10 Meter dengan Courtyard, Solusi Hunian Tropis yang Lega

Desain rumah 7 x 10 meter dengan courtyard tengah untuk hunian tropis yang terasa lega, sejuk, terang, dan tetap privat.

Cara Atur Keuangan Saat Punya Cicilan Motor atau Mobil biar Gaji Tak Cepat Habis

Punya cicilan motor atau mobil? Atur keuangan bulanan dengan cara sederhana agar kebutuhan, tabungan, dan angsuran tetap aman.  

Diet tapi Ingin Jajan? Cek 5 Camilan Diet di Indomaret yang Sehat & Rendah Kalori

Ngemil saat diet tetap aman asal pilih jajanan yang tepat. Ini daftar camilan diet di Indomaret yang kaya serat dan tidak bikin berat badan naik.  

PELNI Tetap Beroperasi di Tengah Erupsi Anak Krakatau, Ini Jadwal dari Jakarta

Kegiatan operasional kapal PT PELNI  tetap berjalan dan terjaga di tengah dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.