MOMSMONEY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih dibayangi aksi ambil untung atau profit taking pada perdagangan Jumat, 21 Agustus 2026. Simak proyeksi IHSG dan rekomendasi saham hari ini dari Mirae Asset Sekuritas Indonesia.
IHSG pada Kamis, 20 Agustus 2026 ditutup dengan kenaikan 1,68% ke level 6.501,58.
Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas M. Nafan Aji Gusta menjelaskan, secara teknikal, pergerakan IHSG berhasil kembali membentuk formasi high terbaru. Di sisi lain, volume terus mengalami penguatan.
Untuk perdagangan Jumat, 21 Agustus 2026, sentimen IHSG cenderung mixed dengan positive bias, meskipun kemarin terjadi net foreign buy sebesar Rp 733,69 miliar.
"Maka dari itu, para pelaku pasar tetap perlu mewaspadai aksi profit taking setelah penguatan signifikan sehari sebelumnya," ujar Nafan dalam risetnya.
Adapun sektor energi dan komoditas masih berpotensi menjadi penopang apabila harga komoditas tetap tinggi, sementara saham-saham yang telah mengalami kenaikan cepat perlu diwaspadai mengalami aksi profit taking.
Dari global, para pelaku investor masih menyoroti tensi geopolitik yang terus meningkat antara AS dengan Iran sehingga menyebabkan terjadinya kenaikan harga minyak Brent yang menembus US$ 93 per barel. Hal ini turut meningkatkan risiko inflasi. Ditambah lagi, notula rapat The Fed menunjukkan ketidakpastian inflasi yang tinggi, memicu kecemasan market atas potensi kenaikan suku bunga lanjutan. Yield Treasury AS tenor 10 tahun yang kembali menguat mencerminkan masih kuatnya kekhawatiran pasar.
Dari domestik, adapun Indonesia current account periode kuartal II-2026 pada 21 Agustus 2026 diprediksikan cenderung menunjukkan defisit transaksi berjalan yang masih terkendali, yakni di kisaran US$ 1,8 miliar berdasarkan Trading Economics. Sedangkan angka sebelumnya pada kuartal I-2026 tercatat defisit US$ 4 miliar.
Artinya, market mengantisipasi perbaikan yang cukup signifikan pada neraca transaksi berjalan dibandingkan kuartal sebelumnya. Apabila benar, maka dapat menjadi sentimen positif bagi IHSG maupun Rupiah karena menunjukkan tekanan terhadap sektor eksternal Indonesia relatif terkendali.
Rekomendasi saham
Nafan menyarankan investor untuk akumulasi pada saham pilihan dengan fundamental solid, bervaluasi murah, serta yang menunjukkan arah pembalikan tren. Jangan lupa, terapkan manajemen risiko dengan disiplin.
Berikut sejumlah rekomendasi saham dari Mirae pagi ini:
1. BIPI – Phase of accumulation begins
Rekomendasi: Accumulative Buy
Entry: 142–162
TP1: 164 (+7,89%)
TP2: 175 (+15,13%)
TP3: 198 (+30,26%)
Support: 142 & 132
2. DEWA – Uptrend still intact
Rekomendasi: Add
Entry: 438–462
TP1: 468 (+2,63%)
TP2: 496 (+8,77%)
TP3: 535 (+17,32%)
Support: 438 & 424
3. INCO – Bullish structure remains intact (uptrend)
Rekomendasi: Add (Marginable Stock)
Entry: 5.000–5.400
TP1: 5.475 (+4,29%)
TP2: 5.700 (+8,57%)
TP3: 6.575 (+25,24%)
Support: 5.000 & 4.620
Namun, rekomendasi ini bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Sesuaikan keputusan investasi dengan profil risiko masing-masing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News