MOMSMONEY.ID - Di tengah gempuran sentimen negatif pandemi di Tanah Air, pasar saham domestik tampil cukup bertenaga pada perdagangan hari ini, Senin (2/8). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 26,50 basis point atau setara 0,44% ke level 6.096,54.
Mengutip data RTI, sebanyak 243 saham menguat, namun ada 262 saham melemah dan 144 lainnya stagnan. Nilai transaksi hari ini turun menjadi Rp 13,4 triliun. Meski begitu, investor asing kembali melakukan aksi beli bersih (net buy) sebesar Rp 73,94 miliar di pasar reguler.
Menurut Analis Samuel Sekuritas, Muhammad Alfatih, pergerakan IHSG hari ini diwarnai sejumlah faktor. Dari eksternal, sentimen negatif membayangi pasar setelah pekan lalu (30/7) terjadi koreksi di bursa saham Amerika Serikat (AS). Index Dow Jones turun 0,42%, S&P500 melemah 0,54%, dan Nasdaq terkoreksi hingga 0,71%. Di AS, kembali timbul kekhawatiran akan lonjakan kasus Covid-19, dengan penambahan rata-rata tujuh hari kebelakang mencapai 66.000 kasus per hari, atau naik sekitar 64,1% dari rata-rata pekan sebelumya.
Adapun, yield US Treasury 10 tahun melandai di level 1,22%, atau kembali di level yang rendah pada tahun ini. Sementara, indeks dollar AS stagnan.
Baca Juga: IHSG Kembali Lunglai Kali Ini
Sedangkan, di dalam negeri, terjadi penambahan 30.700 kasus baru Covid-19 pada hari Minggu (1/8). Sejauh ini, telah ditemukan sebanyak 3,4 juta kasus di Indonesia, dengan 2,8 juta di antaranya sembuh. Terkait vaksinasi, sejauh ini 47,4 juta orang di Indonesia telah menerima dosis pertama vaksin dan 20,6 juta telah menerima dosis kedua. Ini merefleksikan 26.2% dari total target.
Pekan lalu, IHSG sudah terkoreksi 0,51%, dengan net sell asing cukup signifikan sebesar Rp 1,04 triliun. Namun, hari ini (2/8) merupakan hari terakhir penerapan PPKM level 4, sehingga, kata Alfatih, investor sedang memantau kebijakan PPKM selanjutnya.
Di sisi lain, bursa regional Asia yang dibuka menguat pada hari ini, menjadi sentimen positif bagi IHSG. Indeks Kospi naik 0,5% dan Nikkei naik 1,0%.
Proyeksi Alfatih, pergerakan IHSG masih sideway atau dipenuhi ketidakpastian pada perdagangan Selasa (3/8). Sebab, pasar masih menanti rilis data dan kebijakan pemerintah mengenai perpanjangan PPKM. "IHSG akan bergerak di level 6.060 sampai 6.130," prediksi dia.
Selanjutnya: Moms, Tengok Kinerja Portofolio Semester I 2021 dan Cermati Saran Racikan Biar Cuan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News