MOMSMONEY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di dua zona pada perdagangan Selasa (19/5/2026). Sempat tertekan di awal pembukaan, pada pukul 09.15 WIB, IHSG memantul naik 8,26 poin atau 0,13% ke level 6.607,50.
Pada awal sesi, IHSG sempat bergerak fluktuatif dengan menyentuh level tertinggi di 6.613,05 dan terendah di 6.560,12. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp1,92 triliun dengan volume perdagangan 3,94 miliar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 294 ribu kali. Sebanyak 352 saham menguat, 190 saham melemah, dan 164 saham stagnan.
Saham-saham berkapitalisasi jumbo bergerak bervariasi di tengah upaya IHSG melanjutkan rebound usai tekanan jual besar sehari sebelumnya. Sejumlah saham big caps mulai menghijau dan menopang pergerakan indeks di zona positif.
Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) naik 0,98% ke level 3.090, sementara PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menguat 1,47% ke posisi 12.075.
Baca Juga: Asing Catatkan Net Sell Rp 460 Miliar, Saham Apa Paling Banyak Dijual?
Di sisi lain, saham energi baru terbarukan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) masih tertekan dan turun 4,08% ke level 3.060. Adapun saham kapitalisasi terbesar bursa, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), bergerak stagnan di level 6.125.
Sementara itu, PT DCI Indonesia Tbk (DCII) juga terpantau tidak banyak bergerak di level 197.750 pada perdagangan pagi ini.
Pergerakan campuran saham-saham top market cap menunjukkan investor masih cenderung selektif, meski IHSG mulai mencoba bangkit dari area pelemahan. Pelaku pasar saat ini menanti arah arus dana asing dan sentimen global untuk menentukan kelanjutan tren indeks.
Sejumlah saham dengan kenaikan tertinggi atau top gainers pagi ini antara lain ZATA, MDIA, ESTI, SRAJ, dan LCKM.
Sedangkan saham dengan penurunan terbesar atau top losers pagi ini antara lain DYAN, WBSA, TPIA, DSSA, dan BPTR.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News