MOMSMONEY.ID - MNC Sekuritas membagikan sejumlah rekomendasi saham untuk perdagangan Senin (26/10/2026). Berikut ini rekomendasi saham dari MNC Sekuritas hari ini (26/10).
Pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup menguat 0,95% ke level 5.439.
Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai, peluang penguatan lanjutan IHSG terbuka jika mampu menembus resistance di level 5.458, dengan target berikutnya di 5.561. Namun, investor perlu mewaspadai potensi koreksi ke area 5.350–5.827.
Level support IHSG berada di 5.185 dan 4.915, sedangkan resistance berada di 5.460 dan 5.563.
Baca Juga: Cek 6 Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas untuk Perdagangan Senin (26/10)
Berikut rekomendasi saham pilihan MNC Sekuritas untuk perdagangan hari ini:
1. AMMN — Buy on Weakness
Saham AMMN menguat 2,03% ke level 4.030, didukung dominasi volume pembelian. Herditya memperkirakan posisi AMMN saat ini berada pada bagian awal dari wave [i] dari wave C.
- Area beli: 3.770–3.990
- Target harga: 4.270 dan 4.510
- Cut loss: di bawah 3.560
2. BULL — Buy on Weakness
Saham BULL menguat 6,21% ke level 308, dengan volume pembelian yang masih dominan. Posisi BULL diperkirakan berada pada bagian dari wave 4 dari wave (C).
- Area beli: 270–294
- Target harga: 330 dan 358
- Cut loss: di bawah 246
Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini (26/10) Stagnan di Rp 2.540.000 per Gram, Cek Selengkapnya
3. ENRG — Buy on Weakness
Saham ENRG menguat 7,98% ke level 880, dengan volume pembelian yang masih dominan meskipun mulai mengecil. Selama mampu bertahan di atas level 805, posisi ENRG diperkirakan berada pada awal wave 1 dari wave (C).
- Area beli: 835–860
- Target harga: 910 dan 990
- Cut loss: di bawah 805
4. GGRM — Trading Buy
Saham GGRM menguat 1,19% ke level 16.950, didukung dominasi volume pembelian dan pergerakan harga di atas MA20. Herditya memperkirakan posisi GGRM saat ini berada pada bagian dari wave B dari wave (B).
- Area beli: 16.850–16.925
- Target harga: 17.425 dan 17.850
- Cut loss: di bawah 16.750
Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor. Pelaku pasar diimbau untuk melakukan analisis secara mandiri serta disiplin menerapkan manajemen risiko di tengah volatilitas pasar yang masih tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News