M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

IHSG Berpeluang Menguat, Ini Rekomendasi Saham BRI Danareksa Sekuritas Kamis (13/11)

IHSG Berpeluang Menguat, Ini Rekomendasi Saham BRI Danareksa Sekuritas Kamis (13/11)
Reporter: Shintia Rahma Islamiati  |  Editor: shintia rahma


MOMSMONEY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Kamis (13/11/2025), setelah mencatat kenaikan tipis pada sesi sebelumnya.

Pada perdagangan Rabu (12/11/2025), IHSG ditutup menguat 0,26% ke level 8.388, disertai aksi beli bersih (net buy) investor asing senilai sekitar Rp 337 miliar.

Analis BRIDanareksa Sekuritas, Reza Diofanda, menjelaskan bahwa penguatan saham-saham perbankan menjadi pendorong utama rebound IHSG pada perdagangan terakhir.

Menurutnya, saat ini IHSG berpotensi bergerak terbatas dengan rentang support 8.355 dan resistance 8.440.

Reza menilai potensi penguatan IHSG juga ditopang oleh sentimen positif global, khususnya kabar bahwa government shutdown di Amerika Serikat segera terselesaikan, yang turut mendorong penguatan di mayoritas bursa Asia.

Baca Juga: IHSG Diproyeksi Lanjut Menguat, Ini Rekomendasi Saham BNI Sekuritas Kamis (13/11)

Berikut rekomendasi saham pilihan BRIDanareksa Sekuritas untuk perdagangan Kamis (13/11/2025):

1. TOWR – Buy

Pergerakan harga saham TOWR membentuk pola pennant dan saat ini sedang mengalami pullback. Selama harga bertahan di atas support 550–560, terdapat potensi penguatan menuju resistance berikutnya di 585–615.

  • Buy: 560–570
  • Target harga: 585–615
  • Stoploss: di bawah 540
  • Strategi: Swing trade

2. BUKA – Buy

Saham BUKA baru saja menembus level resistance 170–171 disertai sinyal akumulasi. Selama harga bergerak di atas level tersebut, terdapat potensi penguatan menuju resistance selanjutnya di 179–184.

  • Buy: 171–173
  • Target harga: 179–184
  • Stoploss: di bawah 168
  • Strategi: Swing trade

Baca Juga: IHSG Berpeluang Menguat, Simak Rekomendasi Saham MNC Sekuritas Kamis (13/11)

3. DKFT – Buy

Harga saham DKFT membentuk pola cup and handle dengan neckline di 820. Jika harga mampu bertahan di atas level tersebut, saham ini berpotensi menguat menuju resistance 880–930.

  • Buy: 830–845
  • Target harga: 880–930
  • Stoploss: di bawah 800
  • Strategi: Day trade

4. INCO – Sell

Meski tren jangka menengah masih cenderung bullish, saham INCO menunjukkan tekanan jual signifikan dalam sepekan terakhir. Pola bearish marubozu pada candle terakhir menandakan potensi koreksi menuju level support 4.160.

  • Stoploss: 4.160
  • Strategi: Swing trade

Investor disarankan tetap mencermati area support dan resistance utama IHSG serta mewaspadai potensi koreksi teknikal, meskipun tren penguatan jangka pendek masih terjaga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.

5 Hal yang Sebaiknya Dihindari biar Eksterior Rumah Lebih Tahan Lama

Ingin eksterior rumah Anda tetap keren dan tidak cepat ketinggalan zaman? Kenali 5 hal ini yang sebaiknya dihindari sejak awal.​

5 Kesalahan Dekorasi Ini Bikin Rumah Mahal Terlihat Murahan, Begini Penampakannya

Ini 5 kesalahan dekorasi yang bisa membuat rumah mahal terlihat murahan. Cek gorden, lampu, sakelar, dekorasi, dan aroma rumah.

Kebutuhan Keluarga Berubah, Konsep Hunian Multigenerasi Mulai Dilirik

LippoLand mengembangkan konsep Brentwood Villas sebagai hunian untuk keluarga multigenerasi dengan pembagian ruang yang sesuai kebutuhan.

Cara Bayar Google Play Pakai QRIS dan Virtual Account BCA di myBCA dan BCA mobile

Bayar Google Play kini bisa dilakukan lewat QRIS dan Virtual Account BCA di myBCA atau BCA mobile dengan langkah yang mudah.

Punya Harta Rp 247 Miliar di Usia 40-an, Kapan Waktu yang Pas untuk Berhenti Kerja?

Memiliki kekayaan ratusan miliar rupiah sebelum usia 50 tahun mungkin terdengar seperti titik akhir perjalanan finansial. ​

Mengurai Penyebab Rupiah Sempat Kembali Bertengger di Rp 18.000

Nilai rupiah terhadap dolar masih berfluktuasi dan menyentuh Rp18.000 per dolar AS imbas efek global dan permintaan valas yang tidak menentu.

BRI Punya BRImo Junior, Orang Tua Bisa Pantau Transaksi Anak

Kehadiran BRImo Junior menjadi bagian dari upaya BRI mengenalkan layanan keuangan sekaligus membangun kebiasaan mengelola uang sejak dini.

Harga Emas Dunia Stabil Setelah Spekulasi Kenaikan Bunga Fed Mereda

Harga emas hari ini ditopang penurunan yield obligasi AS dan pernyataan pejabat The Fed, yang meredakan spekulasi kenaikan lanjutan suku bunga.