M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

IHSG Berpotensi Menguat, Ini Rekomendasi Saham BRIDanareksa Sekuritas, Kamis (6/11)

IHSG Berpotensi Menguat, Ini Rekomendasi Saham BRIDanareksa Sekuritas, Kamis (6/11)
Reporter: Shintia Rahma Islamiati  |  Editor: shintia rahma


MOMSMONEY.ID - Simak proyeksi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) serta rekomendasi saham pilihan BRIDanareksa Sekuritas untuk perdagangan Kamis (6/11/2025). 

Pada perdagangan Rabu (5/11/2025), IHSG ditutup menguat signifikan sebesar 0,93% ke level 8.318, dengan aksi beli bersih mencapai Rp 1,23 triliun. 

Analis BRIDanareksa Sekuritas, Reza Diofanda, menilai kenaikan ini didorong oleh euforia rilis data ekonomi Indonesia yang tumbuh di atas ekspektasi.

Ia memproyeksikan tren pergerakan IHSG akan melanjutkan penguatan setelah beberapa saham dipastikan masuk rebalancing indeks MSCI pada bulan November ini.

Secara teknikal, Reza memperkirakan IHSG akan menguji level resistance di 8.320, dengan potensi melanjutkan penguatan menuju target berikutnya di 8.395.

Berikut rekomendasi saham pilihan BRIDanareksa Sekuritas untuk perdagangan Kamis (6/11/2025):

1. MBMA – Buy
Pergerakan harga MBMA saat ini tengah mengalami pullback dengan area support di 610. Selama harga masih bertahan di atas level tersebut, MBMA berpeluang melanjutkan penguatan menuju area resistance berikutnya di kisaran 675–705.
    •    Buy: 620–640
    •    Target Harga: 675–705
    •    Stoploss: di bawah 600
    •    Strategi: Day Trade

2. DEWA – Buy
Saham DEWA masih berada dalam tren bullish. Terbaru, DEWA berhasil menembus level resistance di 340 dan berpotensi melanjutkan kenaikan menuju resistance selanjutnya di area 368–400.
    •    Buy: 340–350
    •    Target Harga: 368–400
    •    Stoploss: di bawah 300
    •    Strategi: Swing Trade

3. MAPA – Buy
Harga saham MAPA masih bergerak dalam tren strong bullish. Saat ini, MAPA kembali menembus level resistance di 775 dan berpotensi melanjutkan penguatan menuju area resistance berikutnya di 820–845.
    •    Buy: 780–795
    •    Target Harga: 820–845
    •    Stoploss: di bawah 750
    •    Strategi: Day Trade

4.SRTG – Sell
Secara jangka pendek, pergerakan saham SRTG masih berada dalam tren bearish. Harga saat ini menyentuh area resistance trendline dan berpotensi melemah dengan target penurunan ke area support terdekat di 1.575.
    •    Stoploss: 1.575
    •    Strategi: Swing Trade

Investor disarankan untuk tetap mencermati level-level support dan resistance utama, serta mewaspadai potensi aksi ambil untung di tengah tren penguatan jangka pendek IHSG.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.

5 Hal yang Sebaiknya Dihindari biar Eksterior Rumah Lebih Tahan Lama

Ingin eksterior rumah Anda tetap keren dan tidak cepat ketinggalan zaman? Kenali 5 hal ini yang sebaiknya dihindari sejak awal.​

5 Kesalahan Dekorasi Ini Bikin Rumah Mahal Terlihat Murahan, Begini Penampakannya

Ini 5 kesalahan dekorasi yang bisa membuat rumah mahal terlihat murahan. Cek gorden, lampu, sakelar, dekorasi, dan aroma rumah.

Kebutuhan Keluarga Berubah, Konsep Hunian Multigenerasi Mulai Dilirik

LippoLand mengembangkan konsep Brentwood Villas sebagai hunian untuk keluarga multigenerasi dengan pembagian ruang yang sesuai kebutuhan.

Cara Bayar Google Play Pakai QRIS dan Virtual Account BCA di myBCA dan BCA mobile

Bayar Google Play kini bisa dilakukan lewat QRIS dan Virtual Account BCA di myBCA atau BCA mobile dengan langkah yang mudah.

Punya Harta Rp 247 Miliar di Usia 40-an, Kapan Waktu yang Pas untuk Berhenti Kerja?

Memiliki kekayaan ratusan miliar rupiah sebelum usia 50 tahun mungkin terdengar seperti titik akhir perjalanan finansial. ​

Mengurai Penyebab Rupiah Sempat Kembali Bertengger di Rp 18.000

Nilai rupiah terhadap dolar masih berfluktuasi dan menyentuh Rp18.000 per dolar AS imbas efek global dan permintaan valas yang tidak menentu.

BRI Punya BRImo Junior, Orang Tua Bisa Pantau Transaksi Anak

Kehadiran BRImo Junior menjadi bagian dari upaya BRI mengenalkan layanan keuangan sekaligus membangun kebiasaan mengelola uang sejak dini.

Harga Emas Dunia Stabil Setelah Spekulasi Kenaikan Bunga Fed Mereda

Harga emas hari ini ditopang penurunan yield obligasi AS dan pernyataan pejabat The Fed, yang meredakan spekulasi kenaikan lanjutan suku bunga.