M O M S M O N E Y I D
Bugar

Hubungan Penyakit Asam Urat dengan Penyakit Ginjal, Ini Dia Penjelasannya!

Hubungan Penyakit Asam Urat dengan Penyakit Ginjal, Ini Dia Penjelasannya!
Reporter: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Hubungan penyakit asam urat dengan penyakit ginjal saling berkaitan erat. Asam urat yang terus meningkat tanpa pengelolaan yang baik bisa memperburuk kondisi ginjal. 

Saat ginjal tidak mampu membuang kelebihan asam urat dengan baik, zat ini menumpuk dalam darah dan membentuk kristal tajam di persendian. Namun, kristal tersebut juga bisa terbentuk di dalam ginjal yang berpotensi menyebabkan batu ginjal hingga kerusakan jaringan ginjal.

Penyakit ginjal kronis dapat membuat pengeluaran asam urat jadi semakin terganggu, menciptakan lingkaran setan antara dua penyakit ini. Bersumber dari Healthline, simak penjelasan lengkap mengenai hubungan penyakit asam urat dengan penyakit ginjal:

Baca Juga: Manfaat Jalan Kaki untuk Meredakan Gejala Asam Urat Anda, Ini Dia 8 Khasiat Lainnya

Hubungan penyakit asam urat dengan penyakit ginjal 

Penyakit asam urat dan penyakit ginjal sering kali dianggap sebagai dua kondisi medis yang berbeda. Namun, faktanya, keduanya memiliki hubungan erat yang tidak bisa diabaikan. 

Hubungan penyakit asam urat dengan penyakit ginjal dapat saling mempengaruhi. Asam urat adalah jenis artritis inflamasi yang menyebabkan nyeri hebat dan pembengkakan pada sendi.

Sementara, penyakit ginjal mempengaruhi kemampuan tubuh dalam menyaring dan membuang limbah. Dalam beberapa penelitian, orang dengan asam urat memiliki risiko 1,78 kali lebih besar untuk mengembangkan penyakit ginjal kronis stadium 3 dibandingkan mereka yang tidak mengidap asam urat. 

Faktor risiko seperti tekanan darah tinggi, diabetes, dan obesitas juga berperan besar dalam memperburuk hubungan antara keduanya. Selain itu, penderita asam urat yang sering mengonsumsi obat antiinflamasi (NSAID) secara berkepanjangan juga berisiko mempercepat kerusakan ginjal.

Dapatkah penyakit ginjal menyebabkan asam urat?

Sebaliknya, penyakit ginjal juga bisa menyebabkan peningkatan kadar asam urat dalam darah. Ini terjadi karena ginjal yang rusak tidak mampu membuang asam urat secara optimal. 

Sekitar 90% kasus asam urat disebabkan oleh gangguan ekskresi asam urat melalui urin. Karena dua pertiga asam urat dibuang melalui ginjal, maka ketika ginjal terganggu, kadar asam urat dengan cepat meningkat dan menimbulkan berbagai gejala.

Gejala asam urat dan penyakit ginjal

Gejala khas asam urat adalah nyeri sendi yang muncul tiba-tiba, terutama di malam hari, disertai pembengkakan, kemerahan, dan rasa panas. Serangan ini biasanya terjadi pada satu sendi, seperti jempol kaki. 

Sementara itu, gejala penyakit ginjal sering tidak terasa di awal, namun akan muncul saat kerusakan sudah cukup parah. Gejala tersebut meliputi kelelahan, pembengkakan, mual, sering buang air kecil, dan darah dalam urin.

Pengobatan dan pencegahan

Pengelolaan asam urat dan penyakit ginjal perlu dilakukan bersamaan. Untuk asam urat, dokter bisa meresepkan kolkisin, kortikosteroid, atau obat seperti allopurinol untuk menurunkan kadar asam urat. 

Bagi penderita penyakit ginjal, terapi dapat mencakup diet rendah garam, obat antihipertensi, hingga dialisis atau transplantasi jika kerusakan sudah parah. Diet berperan penting dalam mencegah kedua penyakit ini. 

Hindari makanan tinggi purin seperti daging merah, jeroan, alkohol, dan seafood tertentu. Perbanyak konsumsi buah, sayur, dan air putih. Batasi konsumsi natrium dan protein berlebih, terutama bagi penderita penyakit ginjal.

Baca Juga: Buah untuk Asam Urat Tinggi? Coba Konsumsi Pisang, Punya Manfaat Ini

Itulah informasi lengkap mengenai hubungan penyakit asam urat dengan penyakit ginjal yang harus Anda pahami.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil Thailand Masters 2026, Indonesia Borong 4 Gelar Juara

Hasil Thailand Masters 2026 Babak Final Minggu (1/2), Indonesia memborong 4 gelar juara turnamen BWF Super 300 ini.

Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Hari Ini Minggu (1/2/2026) Kompak Turun

Harga emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Minggu (1/2/2026) kompak turun. Emas Galeri 24 1 gram jadi Rp 2.981.000, emas UBS Rp 2.996.000.

Promo Iftar Jogja: 9 Hotel Mewah Diskon Besar, Ada Hadiah Umroh!

Ramadhan 2026 semakin dekat, saatnya berburu promo iftar hotel Jogja yuk. Dari diskon 50% untuk anak hingga voucher menginap semua ada di sini.

Lipstik Terbaik dengan Finishing Glossy: Ini Pilihan Anti Lengket dan Awet

Mencari lipstik terbaik dengan finishing glossy yang tidak lengket dan awet seharian  Temukan  rekomendasi yang bikin tampilan makin fresh!

Infinix Note 50: Desain Mewah dengan Fitur Berbasis AI

Infinix Note 50 hadir dengan desain premium dan XOS 15 ber-AI. Temukan aspek yang mungkin mengecewakan sebelum Anda memutuskan untuk membelinya.

Strategi Lump Sum: Solusi Pembayaran Sekaligus, Apa Untungnya? Simak yuk

Lump sum butuh dana besar di awal. Salah perhitungan bisa ganggu likuiditas Anda. Pahami risiko tersembunyi agar tak rugi di kemudian hari.

Poco X8 Pro Max Rilis, Strategi Berani Poco di Pasar Smartphone

Poco X8 Pro Max jadi ponsel Pro Max pertama Poco. Kabar ini menandai perubahan strategi penamaan dan fokus performa yang patut diwaspadai!

Matcha Bukan Cuma Minuman: Ini Manfaat Pada Jerawat Wajah dan Penuaan Dini

Selain rasanya yang nikmat, matcha juga bermanfaat untuk wajah. Berikut ini 5 manfaat matcha untuk wajah yang perlu Anda tahu.

Serial dan Film Romantis Tentang Cinta Segitiga, Ada yang Baru di Netflix

Drakor terbaru 2026 hingga spin-off To All The Boys, daftar tontonan ini punya plot cinta segitiga yang tak terduga. Siap-siap baper!

Kabar Baik! Cuka Apel Terbukti Meringankan 4 Kondisi Kesehatan Ini

Punya banyak manfaat, ada 4 penyakit yang bisa diobati dengan cuka apel secara alami. Cari tahu informasinya di sini.