M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Hati-Hati Toxic Parents Bisa Pengaruhi Tumbuh Kembang Anak, Ini Ciri-Cirinya

Reporter: Tiyas Widya Septiana  |  Editor: Tiyas Septiana


MOMSMONEY.ID -  Pengasuhan dari toxic parents atau orangtua toksik perlu dihindari karena bisa membawa pengaruh yang tidak baik untuk tumbuh kembang anak.

Masing-masing orang tua memiliki pola asuh sendiri dengan harapan pola asuh tersebut bisa membantu anak tumbuh dengan baik. 

Tapi tanpa sadar beberapa pola asuh bisa menjurus ke pola asuh yang toxic. Pola asuh ini harus dihindari karena bisa berefek buruk pada anak. 

Melansir dari Psychcentral, toxic parents dikategorikan sebagai orang tua yang keliru dalam mengasuh anak. Orang tua yang abusive, tidak dewasa, hingga mengalami gangguan mental masuk dalam kategori toxic parents. 

Baca Juga: 5 Rutinitas Pagi untuk Meningkatkan Fokus Seharian, Kerja Jadi Lebih Produktif!

Orang tua yang toxic bisa mengakibatkan banyak luka psikologis pada anak. Dampak dari orang tua toxic ini bisa bertahan sangat lama hingga anak dewasa.

Apa saja tanda dari orang tua toxic? Berikut ini ciri-ciri toxic parents yang harus dihindari dirangkum dari Psychology Today dan Psychcentral.

  • Terus mengkritik dan merendahkan

Terus mengkritik menjadi ciri-ciri toxic parents selanjutnya. Ada saja kesalahan anak yang "terlihat" oleh orang tua. Mereka menjadikan kesalahan tersebut sebagai bahan untuk mengkritik anak. 

Orang tua toxic juga cenderung meremehkan dan merendahkan anak. Mereka menganggap usaha anak tidak penting dan meremehkannya. 

  • Tidak mau menghargai

Orang tua toxic cenderung tidak mau menghargai usaha anak. Mereka selalu menganggap usaha anak kurang dan salah. Tidak jarang toxic parents selalu mencari kesalahan pada anak mereka.

Toxic parents juga enggan memberikan apresiasi pada prestasi anak. Bagi mereka apapun yang dikerjakan oleh anak tidak pernah sempurna.

  • Tidak menghargai privacy anak

Orang tua toxic cenderung ingin mencampuri segala urusan anak. Mereka tidak membiarkan anak untuk memiliki ruang pribadi. 

Orang tua selalu ingin tahu tentang kehidupan pribadi anak. Beberapa orang tua bahkan menaruh pelacak pada ponsel dan membuka personal chat anak. Orang tua juga sering memberikan nasihat yang berlebihan dan kadang memaksa. 

  • Terlalu mengontrol

Anak tidak diberikan kebebasan sesuai dengan usia mereka. Orang tua terlalu mengontrol segala tindakan anak. Mereka tidak membiarkan anak untuk melakukan apapun tanpa seizin orang tua. 

Saat memilih, orangtua yang toxic akan berusaha untuk ikut campur dan mengarahkan pilihan anak.

Baca Juga: 9 Manfaat Kulit Jeruk untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui

  • Memaksakan kehendak

Toxic parents biasanya memiliki standar yang tinggi untuk anak-anak mereka. Orang tua memaksa anaknya tumbuh seperti yang mereka harapkan. 

Tidak jarang mereka memaksa anak untuk mengikuti aturan dan standar mereka. Seperti harus mendapatkan nilai bagus, menjadi juara kelas, dan sebagainya.

  • Tidak mau kalah

Ciri-ciri toxic parents yang terakhir adalah tidak mau kalah. Banyak orang tua merasa paling benar karena mereka lebih berpengalaman. 

Mereka mengabaikan pendapat anak dan merasa orang tua paling benar. Orang tua juga lebih fokus pada kebutuhan pribadi. Mereka mengambil keputusan berdasarkan sudut pandang mereka tanpa melihat pendapat anak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Manfaat Mendaki Gunung untuk Kesehatan Mental, Rahasia Sembuh Lewat Alam

Stres kronis bisa merusak mental. Riset Stanford University ungkap mendaki gunung ampuh memulihkan pikiran. Temukan 5 manfaatnya!

Kawasan Serpong Berkembang Pesat, LippoLand Luncurkan Produk Komersial Baru

LippoLand merilis The Hive Teraza dan Soho Treetops, ruko fleksibel di Park Serpong. Temukan detail harga dan lokasi strategisnya di sini.

Hasil BAC 2026 : Ubed Terus Melaju, Adnan/Indah dan Bobby/Melati Tersingkir

Tiga wakil Indonesia memastikan diri melaju ke babak selanjutnya di hari pertama Badminton Asia Championship (BAC) 2026.​

12 Minuman Paling Sehat Selain Air Putih yang Bisa Anda Coba Konsumsi

Mari intip beberapa minuman paling sehat selain air putih yang bisa Anda coba konsumsi berikut ini!   

Digital Nomad Jadi Tren Gaya Kerja Fleksibel, Ini Cara Memulainya dengan Aman

Digital nomad jadi tren kerja fleksibel 2026, simak peluang, risiko, dan cara memulai agar tetap produktif dan finansial aman.​  

8 Minuman Tinggi Serat yang Bagus untuk Pencernaan

Ini, lho, beberapa minuman tinggi serat yang bagus untuk pencernaan. Mau coba konsumsi?                          

10 Rahasia Pola Pikir Warren Buffett Memahami Uang dan Emosi agar Finansial Kuat

Pelajari cara Warren Buffett memahami emosi dan uang agar finansial lebih stabil dan cerdas di tengah kondisi ekonomi tak pasti.​  

9 Kesalahan Desain Interior Ini yang Sering Bikin Rumah Anda Terasa Hambar

Rumah terasa hambar dan kurang hidup? Kenali kesalahan desain ini dan ubah suasana ruangan jadi lebih nyaman dan estetik!​  

7 Aturan Dekorasi Rumah yang Tidak Wajib Diikuti agar Hunian Lebih Fungsional

Ingin rumah tampil beda dan tidak monoton? Ini 7 aturan dekorasi yang bisa diabaikan agar hunian lebih estetik dan fungsional.​  

7 Makanan yang Bikin Kenyang Lebih Lama dan Tidak Gampang Lapar

Ada beberapa makanan yang bikin kenyang lebih lama dan tidak gampang lapar, lho. Apa sajakah itu?