M O M S M O N E Y I D
Santai

Hati-Hati Mayoritas Penipuan Digital Akibat Lemahnya Verifikasi Identitas Digital

Hati-Hati Mayoritas Penipuan Digital Akibat Lemahnya Verifikasi Identitas Digital
Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Kasus penipuan digital terus meningkat dan bentuknya semakin canggih, mulai dari lewat akun palsu, foto hasil edit AI, hingga panggilan video deepfake, yang semakin sulit dibedakan dari aslinya. 

Menurut VIDA, penyedia layanan identitas digital dan pencegahan penipuan di Indonesia, sebagian besar aksi penipuan ini bermula dari lemahnya verifikasi identitas secara digital.

Founder & Group CEO VIDA, Niki Luhur, menjelaskan bahwa dalam tiga tahun terakhir kualitas konten manipulatif berkembang sangat cepat seiring kemajuan teknologi generatif. Jika pada 2023 manipulasi visual masih mudah dikenali, pada 2024 kualitasnya meningkat menjadi high quality deepfake. 

Tahun ini, model seperti Stable Diffusion mampu menghasilkan gambar yang tampak seperti foto profesional. Bahkan, seseorang hanya membutuhkan rekaman suara selama 15 menit untuk membuat voice clone, atau satu prompt sederhana untuk membuat foto palsu yang tampak nyata. 

“Untuk bikin deepfake clone atau voice clone secara profesional, cuma perlu rekaman 15 menit. Dengan satu prompt, saya bisa bikin foto Anda di background mana pun, di konteks mana pun,” kata Niki dalam keterangan tertulis, Selasa (16/12). 

Baca Juga: Aplikasi UmarCash & VIDA Kurangi Risiko Bawa Uang Tunai Saat Perjalanan Haji & Umrah

Niki menambahkan bahwa kasus deepfake sebagian besar berawal dari penggunaan virtual camera yang memanipulasi tampilan wajah saat proses verifikasi berlangsung. Jika sistem tidak mampu membedakan antara mana input asli dan manipulasi, identitas palsu dapat lolos dan digunakan untuk berbagai aktivitas penipuan. 

Niki lalu mencontohkan adanya kasus tentang fraud device farm yang terhubung dengan sekitar 48 juta rekening secara global dan kasus peretasan aset kripto sekitar US$ 1,5 miliar oleh kelompok peretas yang diduga didukung negara. 

Di berbagai negara, cybercrime bahkan telah menjadi sumber pendapatan bagi kelompok tertentu. “Lima tahun lalu, hal seperti ini mungkin terdengar seperti episode di serial TV. Namun, sekarang ini nyata,” ujarnya. Meski demikian, ia menegaskan bahwa fenomena ini menjadi  momentum untuk memperbarui standar keamanan digital.

VIDA menilai banyak modus penipuan digital bermuara pada satu titik, yakni identitas yang tidak diverifikasi dengan kuat. VIDA mengembangkan teknologi verifikasi dan autentikasi yang menempatkan identitas sebagai fondasi kepercayaan di ruang digital. “Yang kita lihat sekarang, hampir semua masalah-masalah fraud sebenarnya muncul dari masalah identity,” jelas Niki.

Baca Juga: VIDA Ingatkan Risiko Simpan Dokumen di Galeri HP, Ini Tips Aman Simpan Dokumen

Untuk menjawab tantangan tersebut, VIDA mengembangkan teknologi verifikasi berlapis yang bekerja sejak detik pertama foto diambil hingga data tersebut divalidasi. VIDA memastikan proses verifikasi hanya dilakukan melalui kamera fisik dari perangkat pengguna, bukan hasil manipulasi software. 

Setelah foto diambil, sistem akan mencocokkan wajah dan data identitas ke database kependudukan milik Dukcapil. Dengan kerja sama ini, wajah pengguna harus sesuai dengan data e-KTP yang tersimpan dalam sistem nasional, termasuk kecocokan NIK dan rekam identitas lainnya.

VIDA juga menggunakan sistem AI dan deep learning untuk mendeteksi berbagai anomali dalam proses verifikasi, seperti gerakan yang tidak natural, penggunaan emulator, pola yang menyerupai device farm, serta karakteristik visual manipulasi AI. Jika ditemukan kejanggalan, proses verifikasi otomatis dihentikan. Enkripsi berlapis diterapkan untuk menjaga data agar tidak dimodifikasi di tengah proses.

Sebagai penyelenggara sertifikat elektronik, VIDA diaudit langsung oleh Komdigi dan mematuhi Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (PDP) serta standar internasional seperti WebTrust Audit. “VIDA adalah penyelenggara sertifikat elektronik yang diaudit langsung oleh Komidigi. Kami mengikuti standar keamanan global seperti WebTrust Audit untuk memastikan semua proses dilakukan secara transparan dan bertanggung jawab,” ujar Niki.

Ia menambahkan bahwa setiap teknologi AI yang dikembangkan VIDA selalu berorientasi pada perlindungan pengguna. Tujuannya bukan mengeksploitasi data masyarakat, melainkan memberikan keamanan. VIDA juga menekankan perlunya kolaborasi antara pemain industri, regulator, dan media untuk meningkatkan awareness dan memperkuat upaya melawan penipuan digital. 

Dengan standar verifikasi identitas yang lebih kuat dan ekosistem yang bergerak bersama, VIDA meyakini keamanan digital masyarakat dapat tetap terjaga di tengah pesatnya perkembangan teknologi generatif.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Anda Mudah Lelah? Kenali 7 Ciri-Ciri Kurang Minum Air Putih yang Sering Diabaikan

Kenali tanda saat tubuh kekurangan cairan lewat penjelasan mengenai ciri-ciri kurang minum air putih dan segera penuhi kebutuhan air harian Anda.

Segelas Teh Herbal dan Jus Delima Efektif Pangkas Kolesterol Jahat

Teh hijau kaya akan katekin penangkal oksidasi LDL. Namun, konsumsi matcha konsentrat menyimpan risiko interaksi obat yang fatal.

Harga HP Samsung Galaxy S27 Ultra Rp 20 Juta, Bawa RAM 16GB dan Memori 1TB

Lini Galaxy S27 siap rilis Q1 2027 dengan 4 varian perdana. Cek lini mana saja yang akan diboyong Samsung ke pasar global.

Ketahanan Lipstik Wardah sampai 12 Jam, Ubah Tampilan Bare Face Jadi Flawless

Lipstik Wardah Staylock sanggup bertahan hingga 12 jam tanpa gampang transfer saat makan. Cek keunggulan formulanya untuk bibir Moms di sini.

20+ Ucapan Hari Guru Sedunia untuk Peringati World Teacher's Day 2026

Ada berbagai macam ide ucapan Hari Guru Sedunia dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia untuk memperingati World Teacher's Day.​

25 Ucapan HUT TNI Ke-81 Tahun 2026 Penuh Apresiasi untuk Tentara Indonesia

Memperingati Hari Tentara Nasional Indonesia (TNI), terdapat ucapan HUT TNI ke-81 tahun yang bisa dipakai untuk caption atau status medsos.

Ini 10 Penyebab Utama Kematian Global, Ada Diare

WHO merilis 10 penyebab utama kematian yang mencakup 33 juta kematian atau 54% dari total kematian di seluruh dunia.

3 Wilayah di Jabodetabek Ini Besok (5/10) Hujan Deras, Cek Peringatan Dini Cuaca BMKG

Peringatan dini BMKG cuaca besok Senin (5/10), Waspada hujan lebat di daerah Jabodetabek berikut ini.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (5/10), Hujan Lebat Turun di 10 Provinsi Berikut

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Senin 5 Oktober 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Sunscreen Tak Cuma untuk Lindungi dari UV, Ini yang Perlu Diperhatikan

Wardah menghadirkan PDRN Sunscreen dengan UV and heat protection untuk membantu melindungi kulit dari paparan UV dan panas sehari-hari.