M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Harus Berintensitas Rendah, Inilah 7 Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan saat Puasa

Reporter: Raissa Yulianti  |  Editor: Raissa Yulianti


MOMSMONEY.ID - Tak boleh sembarangan, inilah sederet jenis olahraga yang aman dilakukan saat puasa.

Tak semua jenis olahraga dapat dilakukan saat sedang berpuasa. Sebab, ada beberapa olahraga yang berpotensi menimbulkan cedera otot dan dehidrasi.

Beberapa jenis olahraga yang tidak boleh dilakukan saat puasa di bulan Ramadan adalah olahraga yang mengandalkan kekuatan fisik dan memiliki intensitas tinggi seperti:

  • Mengangkat beban
  • Berlari cepat
  • Melakukan CrossFit WOD (meliputi push up, pull up, sit up, dan squat berturut-turut)

Angkat beban
Angkat beban

Baca Juga: Rekomendasi Waktu Terbaik Berolahraga Saat Puasa di Bulan Ramadan, Menurut Pakar

Melansir dari Men’s Health, olahraga yang mengandalkan kekuatan fisik dan memiliki intensitas tinggi bergantung pada asupan karbohidrat yang dicerna tubuh. Sementara berpuasa membuat karbohidrat habis untuk hanya sekadar melakukan aktivitas sehari-hari.

Inilah sebabnya, mengapa olahraga berintensitas tinggi tidak diperbolehkan.

Akan lebih baik jika melakukan jenis olahraga berintensitas rendah saat sedang puasa. Karena jenis olahraga ini hanya mengandalkan pembakaran lemak.

Lantas, apa saja jenis olahraga yang aman dilakukan saat puasa? Dirangkum dari BFI Finance, Men’s Health, dan Mind Body Green Movement, simak artikel berikut ini.

Baca Juga: 5 Makanan Ini Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah

Jalan pelan di treadmill

Berlatih kardio seperti berjalan di atas treadmill sangat aman dilakukan saat puasa. Malah, ada banyak binaragawan yang melakukan “puasa” terlebih dahulu sebelum mulai berlatih.

Tapi yang menjadi catatan, sesi kardio harus tetap dijalankan dengan intensitas yang rendah.

Kardio berintensitas rendah akan membakar lebih banyak lemak dalam keadaan berpuasa. Sementara olahraga kardio yang berintensitas tinggi hanya akan membakar karbohidrat dalam tubuh.

Berjalan kaki

Berjalan kaki dan jogging adalah jenis olahraga yang aman dilakukan saat puasa dan sangat sederhana.

Berjalan kaki saat sedang puasa tidak hanya membuat badan jadi tetap sehat, tapi juga membuat pikiran jadi tidak mudah stress.

Saat perut sedang kosong, berjalan kaki membuat tubuh memotong lemak sehingga dapat dijadikan sebagai salah satu cara untuk diet.

Disarankan berjalan kaki menjelang berbuka puasa selama 20-30 menit.

Baca Juga: Hindari Sakit Perut, 7 Makanan ini Tak Boleh Dikonsumsi Bareng Kopi dan Teh

Naik-turun tangga

Mau olahraga sederhana lainnya? Coba lakukan naik-turun tangga.

Naik turun tangga termasuk jenis olahraga yang aman dilakukan saat puasa. Ini bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja, selama ada tangga.

Saat Anda bekerja, akan lebih baik naik tangga daripada harus naik lift & eskalator. Meski sedikit melelahkan, namun lemak dalam tubuh Anda dapat terbakar dengan baik tanpa terlalu menguras energi berlebihan.

Yoga dan Pilates

Pigeon pose
Pigeon pose

Baca Juga: Cara Mencegah Tulang Keropos, Ini 5 Makanan untuk Mencegah Osteoporosis

Olahraga dengan intensitas rendah selalu jadi pilihan yang tepat saat sedang puasa. Yoga dan pilates, misalnya. Kedua jenis olahraga ini aman dilakukan saat puasa di bulan Ramadan.

Saat sedang puasa, berolahraga dengan intensitas rendah dinilai jauh lebih baik daripada olahraga yang menggunakan kekuatan fisik, seperti mengangkat beban.

Jika ingin memilih yoga dan pilates selama puasa, disarankan melakukan olahraga ini seminggu sekali.

Lompat tali

Lompat tali adalah jenis olahraga yang aman dilakukan saat puasa. Lompat tali juga sangat pas bagi Anda yang malas pergi keluar rumah

Jenis olahraga yang satu ini dapat membakar kalori lebih banyak, menyeimbangkan tubuh, serta meningkatkan fungsi jantung.

Tapi disarankan melakukan olahraga lompat tali menjelang berbuka puasa agar tak dehidrasi.

Baca Juga: Waspadai Gejalanya, Ini 5 Tanda Aneh pada Tubuh Saat Kekurangan Zat Besi

Bersepeda

Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese usai bersepeda di Kebun Raya Bog
Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese usai bersepeda di Kebun Raya Bog

Jenis olahraga yang aman dilakukan saat puasa adalah bersepada. Anda dapat melakukan aktivitas ini sambil ngabuburit, karena cuaca sudah tak sepanas siang hari dan juga mulai mendekati waktu berbuka puasa sehingga tak sebabkan dehidrasi.

Bersepeda juga secara efektif dapat mengurangi rasa stres berlebih sehingga bermanfaat bagi kesehatan mental.

Baca Juga: Kurang Kalsium? Ini 5 Makanan yang Mengandung Kalsium Lebih Tinggi dari Susu

Aerobic

AEROBIC COMPETITION.
AEROBIC COMPETITION.

Sama seperti yang lainnya, aerobic juga merupakan jenis olahraga yang aman dilakukan saat puasa.

Aerobic tergolong ke dalam jenis olahraga kardio berintensitas rendah yang akan membakar lemak dalam tubuh, bukan membakar karbohidrat.

Itulah 7 jenis olahraga yang aman dilakukan saat puasa. Ketujuh olahraga di atas merupakan olahraga berintensitas rendah yang dapat membakar lemak di tubuhmu, lo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Harga Gadget Naik di Era AI, Ini Penyebab dan Cara Mudah Menyiasatinya

Harga gadget makin mahal di era AI, pahami penyebabnya dan temukan cara hemat agar tetap bisa upgrade tanpa boros.​  

Gaji Naik Belum Tentu Aman, Ini Tips Atasi Stres Keuangan yang Bisa Dicoba

Stres keuangan tak selalu karena gaji kecil, pahami kebiasaan finansial yang sering jadi penyebab dan cara mudah mengatasinya.​

Reksa Dana atau Emas Digital? Ini Tips untuk Cuan dan Jaga Stabilitas Keuangan

Pilih reksa dana atau emas digital di tahun 2026? Pahami dahulu perbedaan, risiko, dan simulasi keuntungan agar investasi lebih tepat.​  

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Hari Kamis (23/4), Hujan Ringan di Kota Ini!

Hujan ringan mendominasi cuaca Jawa Timur pada Kamis, 23 April 2026, sementara sebagian kota akan berawan

Virus dan Penyakit Kian Banyak, Layanan Kesehatan Ini Dibutuhkan

Layanan kesehatan yang modern dan terintegrasi jadi kebutuhan banyak orang, rumah sakit ini hadirkan layanan ini  

Mau Bisnis Kuliner Makin Cuan, Ini Strategi Digital ala Bakso Lapangan Tembak Senayan

​Bersama OttoDigital, BLTS memanfaatkan sistem POS digital untuk memantau penjualan dan stok secara real-time.  

Minat Investor Ritel Indonesia terhadap Instrumen Pasif Meningkat

Tren investor ritel menarih dana investasi di instrumen pasif meningkat. Hal ini disebabkan oleh fluktuasi IHSG beberapa bulan terakhir. ​

Tiket.com Gandeng Artotel Group dan Rumah Atsiri Indonesia, Liburan Hijau Makin Seru!

​Tiket.com dorong adopsi pariwisata berkelanjutan melaui kolaborasi dan promo code STAYGREEN         

Aksi Penggemar K-pop Setop Pendanaan Hana Bank ke Energi Fosil Kembali Hadir

Penggemar KPOP kembali meminta ketegasan Bank Hana untuk menghentikan proyek yang terintegrasi dengan tambang batubara.

Jangan Anggap Sepele, Sampah Plastik Bisa Diolah Jadi Minyak

IPST ASARI mengolah plastik sulit didaur ulang jadi minyak dengan teknologi vacuum pyrolysis yang lebih bersih dan minim residu.​​