M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Harga Saham Melambung, BEI Suspens RLCO dan Empat Saham Lainnya (16/12)

Harga Saham Melambung, BEI Suspens RLCO dan Empat Saham Lainnya (16/12)
Reporter: Sanny Cicilia  |  Editor: Sanny Cicilia


MOMSMONEY.ID - Bursa Efek Indonesia (BEI) akan menghentikan perdagangan sementara lima saham mulai hari ini, Selasa, 16 Desember 2025. Satu di antaranya, saham yang belum lama menggelar initial public offering (IPO), yaitu PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO).

Kelimat saham yang terkena suspensi adalah RLCO, PT Metro Healthcare Indonesia (CARE), PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk (CANI), PT Surya Permata Andalan Tbk (NATO). 

Kelima saham ini dianggap mengalami kenaikan harga signifikan, sehingga BEI menilai perlu melakukan suspensi saham untuk mendinginkan saham tersebut. 

Baca Juga: Saham Bank Diborong Asing, Net Foreign Buy Tercatat Rp 247 Miliar (15/12)

Saham RLCO dalam enam hari sejak IPO pada 8 Desember 2025, harganya melejit 307%. Saat IPO (8/12), RLCO mematok harga Rp 168 per saham, sementara pada Senin (15/12) sudah di Rp 685. 

"Sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO), dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi Investor, PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham RLCO pada tanggal 16 Desember 2025," tulis Yulianto Aji Sadono Pande Made Kusuma Ari A, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI dalam pengumuman 15 Desember 2025. 

Diharapkan, penghentian sementara perdagangan saham tersebut yang dilakukan di pasar reguler dan tunai, memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya.Baca Juga: Proyeksi IHSG 9.100 di Tahun 2026, Ini Saham Pilihan JP Morgan

Baca Juga: Yuk Cek, Rekomendasi Saham dari Mirae Sekuritas Hari Ini (16/12)

Begitu juga empat saham lainnya mencatatkan kenaikan harga saham yang dianggap signifikan. 

Mengutip BEI, saham CARE menguat 25% dalam sepekan terakhir. Dalam sebulan terakhir, harganya melejit 122%. Harga CARE pada Senin (15/12) ditutup di Rp 725 per saham. 

Baca Juga: Ini Tips Mengenali Profil Risiko Investor agar Nyaman Berinvestasi

Saham NATO naik 20,95% dalam sepekan ke Rp 254 per saham. Dalam sebulan terakhir, harganya sudah naik 71,62%. 

Saham BNBR kemarin naik 9% dan sepekan naik 41,46% ke Rp 116 per saham. 

Saham CANI juga naik 9,4% kemarin ke Rp 116 per saham. Sementara dalam sepekan terakhir, menguat 30,34%. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Promo JSM Indomaret Periode 2-4 Oktober 2026, Wardah-Pepsodent Diskon hingga 40%

Promo JSM Indomaret ini berlaku Nasional. Untuk Indomaret di luar Pulau Jawa, Bali, dan Lombok, terdapat selisih harga.

Katalog Promo JSM Alfamart Periode 2-4 Oktober 2026, Diskon Telur dan Minyak Goreng!

Cek sebelum belanja hari ini, berikut katalog promo JSM Alfamart periode 2-4 Oktober 2026 selengkapnya.

Cek 9 Promo HUT Bank Mandiri ke-28, Makanan & Minuman Favorit Mulai Rp 2.800

Nikmati ragam promo HUT Bank Mandiri ke-28 di berbagai resto populer. Dari Point Coffee hingga Es Teler 77 semuanya serba hemat.

Jangan Asal Terapkan Revenge Saving, Perhatikan Sejumlah Risiko Sebelum Beraksi

Tiba-tiba langsung menabung dalam jumlah besar untuk menutupi banyak pengeluaran justru mengundang beragam risiko yang perlu diperhatikan.

Hari Terakhir Promo J.CO International Coffee Day Bundling 2 Minuman Cuma Rp 50 Ribu

Jangan lewatkan hari terakhir promo J.CO International Coffee Day untuk dapatkan dua minuman seharga Rp 50.000 saja. Kunjungi outlet terdekat!

Belanja Kebutuhan Pokok Makin Ramai di Marketplace, Ngalahin Produk Kecantikan

Compas.coi.id merilis laporan perkembangan belanja online untuk periode semeste I-2026 dan makanan-minuman paling banyak dibeli.

Cek Harga Pangan di Akhir Pekan Awal Oktober, Cabai Masih Pedas

Berikut ini rincian harga-harga komoditas pangan yang tersaji untuk hari Jumat (2/10) dari PIHPS Bank Indonesia.

Indonesia Perlu Ubah Orientasi Pembangunan Industri, Ini Alasannya

Indonesia perlu mengubah orientasi pembangunan industri, dari sekadar mengejar volume produksi menuju industri bernilai tambah.

Indonesia Hadapi 4 Disrupsi Global yang Berlangsung Bersamaan, Dampaknya?

Dewan Ekonomi Nasional mengungkapkan, Indonesia menghadapi empat disrupsi global yang berlangsung secara bersamaan. 

Makan Sedikit, Berat Badan Naik? Resistensi Insulin & Gula Darah Tinggi Penyebabnya

Makan sedikit tak menjamin berat badan turun jika insulin tinggi. Cek bagaimana gangguan gula darah mengubah sisa energi jadi lemak.