M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Harga Emas Spot Tetap Tinggi dan Masih Ramai Peminat

Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Harga emas bisa bertahan tidak turun dalam saat indeks dollar Amerika Serikat (AS) naik. 

Selasa (24/10), harga emas hanya turun tipis saat indeks dollar AS justru naik tajam. Tercatat, harga emas hanya turun US$ 1,88 ke US$ 1.970 per ons troi. 

Sementara Rabu (25/10), harga emas naik 0,06% ke US$ 1.972 per ons troi. 

Riset Monex Invesntindo Futures, Rabu (25/10), menjelaskan, indeks dolar AS kemarin melesat 649 poin ke level 106,241. Kenaikan indeks dolar AS memberi pengaruh pada harga emas.

Sebab, harga emas dibanderol dengan dolar AS, sehingga korelasi keduanya cenderung negatif. Artinya, ketika dolar AS naik, maka harga emas berpotensi turun. 

Baca Juga: Harga Emas Pegadaian Kompak Menguat Tipis

Namun, kenaikan tajam indeks dollar AS hanya membuat harga emas saat ini turun tipis. Hal ini menunjukkan, logam mulia ini masih menarik minat pelaku pasar. 

Monex berpendapat, perang antara Israel Hamas menjadi salah satu alasan emas masih menarik. Apalagi, pasar juga melihat bank sentral AS tidak akan menaikkan suku bunga lagi. 

Tanda peningkatan tersebut terlihat dari laporan SPDR Gold Trust, ETF berbasis emas, di mana kepemilikannya naik 1,8% pada Jumat pekan lalu. 

Selain itu, posisi spekulator di COMEX juga berubah dari sebelumnya jual bersih (net short) menjadi beli bersih (net long) sebanyak 41.867 kontrak pada pekan yang berakhir 17 Oktober, sebagaimana dilaporkan CNBC awal pekan lalu. 

Hal tersebut masih akan menjadi sentimen positif bagi harga emas diperdagangan hari ini. 

Baca Juga: Harga Emas Antam Naik Rp 4.000 Hari Ini 25 Oktober, Cek Daftar Lengkapnya

Referensi teknikal 

  • Buy selama di Atas 1.964,62
  • Resistance 1 :1.977,45
  • Resistance 2 : 1.982,07
  • Support 1 : 1.969,68
  • Support 2 : 1.964,62

Di dalam grafik 1 jam, harga emas berpeluang bergerak naik di sesi perdagangan sesi Asia (25/10) selama harga masih bergerak di dalam channel bullish dengan membidik resistance terdekat di 1.980,76 sebelum menargetkan resistance kuat di 1.987,87. 

Potensi untuk kenaikan harga Gold juga ditopang oleh pergerakan indikator Stochastic Oscillators yang bergerak ke atas setelah garis-garisnya bersilangan dari area jenuh jual (oversold).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tren Teras 2026 yang Nggak Cuma Estetik, Tapi Bikin Rumah Lebih Berkesan

Tren teras 2026 fokus pada kenyamanan, fungsi, dan nilai rumah agar tetap relevan dan menarik dalam jangka panjang. Berikut ini bisa kamu coba.​

Tren Warna Cat Rumah 2026, Ini 5 Aturan Lama yang Sudah Tidak Cocok Lagi

Aturan warna cat lama mulai ditinggalkan, ini cara baru bikin rumah tampil estetik, modern, dan lebih hidup tanpa ribet.​

Dapur Kecil Terasa Luas Tanpa Renovasi Mahal? Ini 6 Trik Simpel yang Bisa Dicoba

Membongkar kesalahan umum desain dapur kecil yang bikin sempit. Ini cara mengubahnya dengan trik sederhana tanpa renovasi mahal.

Harga Gadget Naik di Era AI, Ini Penyebab dan Cara Mudah Menyiasatinya

Harga gadget makin mahal di era AI, pahami penyebabnya dan temukan cara hemat agar tetap bisa upgrade tanpa boros.​  

Gaji Naik Belum Tentu Aman, Ini Tips Atasi Stres Keuangan yang Bisa Dicoba

Stres keuangan tak selalu karena gaji kecil, pahami kebiasaan finansial yang sering jadi penyebab dan cara mudah mengatasinya.​

Reksa Dana atau Emas Digital? Ini Tips untuk Cuan dan Jaga Stabilitas Keuangan

Pilih reksa dana atau emas digital di tahun 2026? Pahami dahulu perbedaan, risiko, dan simulasi keuntungan agar investasi lebih tepat.​  

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Hari Kamis (23/4), Hujan Ringan di Kota Ini!

Hujan ringan mendominasi cuaca Jawa Timur pada Kamis, 23 April 2026, sementara sebagian kota akan berawan

Virus dan Penyakit Kian Banyak, Layanan Kesehatan Ini Dibutuhkan

Layanan kesehatan yang modern dan terintegrasi jadi kebutuhan banyak orang, rumah sakit ini hadirkan layanan ini  

Mau Bisnis Kuliner Makin Cuan, Ini Strategi Digital ala Bakso Lapangan Tembak Senayan

​Bersama OttoDigital, BLTS memanfaatkan sistem POS digital untuk memantau penjualan dan stok secara real-time.  

Minat Investor Ritel Indonesia terhadap Instrumen Pasif Meningkat

Tren investor ritel menarih dana investasi di instrumen pasif meningkat. Hal ini disebabkan oleh fluktuasi IHSG beberapa bulan terakhir. ​