MOMSMONEY.ID - Harga emas hari ini di pasar naik untuk hari ketiga. Data pekerjaan di AS yang lemah mengurangi peluang Federal Reserve menaikkan suku bunga pada tahun ini untuk mengatasi inflasi.
Mengutip Bloomberg, Jumat (3/7) pukul 15.27 WIB, harga emas spot diperdagangkan naik 1,46% menjadi US$ 4.182,56 per troi ons. Harga emas hari ini lanjut reli, setelah naik 2,3% selama dua sesi sebelumnya.
Data yang dirilis pada Kamis, memperlihatkan perekrutan pekerja di AS bulan Juni melambat tajam. Ini mengindikasikan pasar tenaga kerja masih menghadapi tantangan meskipun ada tanda-tanda penguatan dalam beberapa bulan terakhir.
Angka-angka indikator ekonomi yang lemah akan mengurangi tekanan pada The Fed untuk menaikkan suku bunga pada pertemuan berikutnya di bulan Juli. Ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi telah menjadi hambatan bagi emas yang tidak memberikan imbal hasil.
Para investor telah mengurangi ekspektasi mereka terhadap kenaikan suku bunga. Pasar swap saat ini memperkirakan kemungkinan untuk naik hanya 18% pada pertemuan The Fed berikutnya, turun dari sepertiga pada proyeksi awal pekan ini.
Baca Juga: Harga Buyback Emas Hari Ini 3 Juli 2026 Kompak Naik, Merek UBS Melonjak Rp 62.000
Harga minyak, salah satu pendorong utama inflasi, juga telah turun mendekati level sebelum perang AS-Iran. Harga agak turun minggu ini menyusul diskusi positif di Qatar antara AS dan Iran untuk mengubah gencatan senjata sementara 60 hari menjadi perdamaian abadi.
Bart Melek, Kepala strategi komoditas global di TD Securities, mengatakan, harga energi yang lebih rendah dan pertumbuhan lapangan kerja yang lebih lambat menunjukkan bahwa tekanan inflasi kemungkinan akan mereda dalam beberapa bulan mendatang.
Lanjut Melek, pengurangan ekspektasi kenaikan suku bunga Fed kemungkinan mendorong para pedagang untuk menutup posisi jual emas yang telah dibuat sebelumnya, bersamaan dengan berkurangnya insentif untuk melikuidasi posisi beli, yang kemungkinan menjelaskan reli emas selama beberapa hari terakhir.
"Kami yakin harga emas kemungkinan hanya akan naik menuju level resistensi di US$ 4.280 per troi ons," katanya mengutip Bloomberg, hari ini.
Ia menambahkan bahwa TD Securities tidak memperkirakan harga emas akan mencapai target US$ 5.300 hingga tahun depan, karena tekanan inflasi yang masih berlanjut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News