M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Harga Emas Dunia Enggan Naik Jelang Imlek 2024, Emas Antam Turun Rp 1.000

Reporter: Dupla Kartini  |  Editor: Dupla Kartini


MOMSMONEY.ID - Harga emas dunia loyo pada Jumat (2/5) siang. Mengacu data Bloomberg, pukul 13.16 WIB, harga emas spot diperdagangkan seharga US$ 2.033,03 per troi ons, turun tipis US$ 1,46 atau kurang dari 0,1% dibandingkan harga penutupan kemarin.

Penurunan harga hari ini memperbesar koreksi harga yang terjadi sepekan ini menjadi sebesar 0,33%. Sehingga, sepanjang tahun ini berjalan, harga emas telah turun sebesar 1,45%.

Jelang Tahun Baru Imlek 2024, harga emas dunia kesulitan untuk naik gara-gara ada sinyal yang memperkuat dugaan bahwa bank sentral AS atawa The Federal Reserves akan menunda penurunan suku bunga. Sinyal itu berupa data klaim pengangguran di negara Uncle Sam yang turun. Ini menambah bukti pasar tenaga kerja masih kuat.

Mengutip riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange (ICDX), Jumat (9/2), beberapa pejabat The Fed pada Rabu, memberi isyarat bahwa mereka tidak terburu-buru menurunkan biaya pinjaman sampai mereka yakin inflasi akan turun ke target 2%. Sejak Maret 2022, bank sentral telah mengerek suku bunga sebesar 525 basis poin ke kisaran saat ini 5,25% hingga 5,50%. 

Suku bunga yang tetap tinggi disertai penguatan dollar AS, berdampak negatif bagi harga emas.

Baca Juga: Harga Emas Pegadaian Kembali Bergerak Fluktuatif, Siapa Terkoreksi?

ICDX memperkirakan support harga emas saat ini beralih ke area US$ 2.020, sedangkan resistance terdekat di area US$ 2.037 per troi ons.

Nah, seperti apa pergerakan harga emas di dalam negeri jelang libur perayaan Imlek 2024? 

Harga emas Antam juga melandai hari ini. Mengutip logammulia.com, Jumat (9/2), harga emas Antam pecahan 1 gram dibanderol Rp 1,138 juta, turun Rp 1.000 dibandingkan harga kemarin.

Jika dihitung, sepanjang tahun ini berjalan, harga emas Antam sudah melorot sebesar Rp 6.000.

Alhasil, harga beli kembali atawa buyback emas Antam juga turun senilai Rp 6.000 pada tahun ini. Harga buyback emas Antam kini dipatok Rp 1,034 juta per gram. Ini adalah acuan harga apabila Moms menjual emas Antam, hari ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.