M O M S M O N E Y I D
Santai

Gunakan Pendekatan Inklusif, Pemprov DKI Wujudkan Kawasan Rendah Emisi Terpadu

Penulis: Chelsea Anastasia  |  Editor: Chelsea Anastasia


MOMSMONEY.ID - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bekerjasama dengan Breathe Cities dan Empatika menyelenggarakan Lokakarya Validasi: Studi Kebutuhan Inklusif dan Penilaian Kesetaraan untuk mendukung implementasi Kawasan Rendah Emisi Terpadu di Jakarta, Kamis (12/5).

Acara ini bagian dari rangkaian studi kelayakan dan roadmap implementasi Kawasan Rendah Emisi Terpadu (KRE-T).

Yakni, hasil kolaborasi dengan Program Breathe Cities Jakarta, sebuah inisiatif global dari Clean Air Fund, C40 Cities, dan Bloomberg Philanthropies yang diimplementasikan di Jakarta bersama Vital Strategies.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto mengungkapkan, Kawasan Rendah Emisi Terpadu atau KRE-T bukanlah sekadar kebijakan tunggal.

Namun, juga rangkaian intervensi multi sektor yang ditujukan untuk menurunkan emisi, memperbaiki kualitas udara, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara adil dan inklusif.

KRE-T, jelasnya, merupakan kelanjutan komitmen Jakarta dalam Rencana Pembangunan Rendah Karbon yang tertuang dalam Peraturan Gubernur No. 90 Tahun 2021 dan Keputusan Gubernur No. 576 Tahun 2023 tentang Strategi Pengendalian Pencemaran Udara (SPPU).

Baca Juga: DLH Jakarta: Kualitas Udara Jakarta Selama Lebaran 2025 Lebih Baik

Adapun SPPU memiliki tiga fokus: peningkatan tata kelola, pengendalian emisi dari sumber bergerak seperti kendaraan, dan sumber tidak bergerak seperti industri.

"DLH DKI Jakarta terus mendukung kolaborasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD), serta pihak-pihak eksternal dalam mendukung inisiatif ini," kata Asep.

"Jakarta menargetkan tercapainya net zero emission pada tahun 2050, dan KRE-T dipandang sebagai salah satu terobosan untuk mencapai tujuan tersebut," ujar dia.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak dalam mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi seluruh warga Jakarta.

City Advisor Breathe Jakarta dari C40 Cities Fadhil Firdaus mengatakan, upaya pengurangan emisi melalui KRE-T mempertimbangkan sektor-sektor lain, seperti sektor persampahan, bangunan gedung, energi, industri, tata guna lahan, hingga pengelolaan limbah.

"Dalam lokakarya ini, dilakukan perumusan strategi bagi kelompok marginal yang paling terdampak jika KRE-T dilaksanakan di beberapa lokasi potensial. Juga, strategi yang dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan kelompok yang terpinggirkan," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Rahasia Awet Muda, Sunscreen Powder Ampuh Cegah Penuaan Dini

Kulit terlindungi dan tetap awet muda dengan sunscreen powder. Cek rekomendasi terbaik untuk mengunci riasan seharian.

Ranking Harga Buyback Emas Hari ini, Emas Antam Masih Tertinggi

Harga buyback emas hari ini naik pada seluruh produk logam mulia yang dipantau. Kenaikan terbesar  pada UBS, namun Antam masih tertinggi.

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Rabu (19/8), Berawan hingga Udara Kabur

Cek prakiraan cuaca Yogyakarta Rabu (19/8). Mayoritas wilayah diprediksi berawan, dengan suhu udara mencapai 32°C.

Sumut Diguyur Hujan Besok Rabu (19/8), Cek Prakiraan Cuaca Selengkapnya

BMKG memprakirakan sejumlah wilayah Sumut berpotensi hujan ringan pada Rabu (19/8). Cek cuaca dan suhu di seluruh kabupaten/kota.

Prakiraan Cuaca Sumbar Besok Rabu (19/8), Wilayah Ini Berpotensi Hujan Petir

BMKG memprakirakan cuaca Sumbar Rabu (19/8) didominasi hujan ringan dan berawan. Payakumbuh berpotensi hujan petir.

Antisipasi Hujan dan Udara Kabur, Pantau Prakiraan Cuaca Sumsel Besok Rabu (19/8)

BMKG memprakirakan cuaca Sumsel pada Rabu (19/8) didominasi berawan dan cerah. Namun, sejumlah wilayah berpotensi hujan ringan.

Prakiraan Cuaca Bali Besok Rabu (19/8), Waspada Udara Kabur di 1 Wilayah

BMKG memprakirakan cuaca Bali besok Rabu (19/8) didominasi berawan dan udara kabur. Cek suhu di tiap kabupaten dan kota.

Impact Investing Makin Dilirik, Dana Investor Bisa Dukung UMKM hingga Lingkungan

​Impact investing berkembang di Indonesia yang menyasar sektor seperti pendidikan, UMKM, kesehatan, pemberdayaan perempuan, serta lingkungan.

Harga Emas Dunia Bergerak Liar Hari Ini, Ada Apa?

Harga emas dunia bergerak di dua arah. Investor mencermati ketegangan di Selat Hormuz dan arah suku bunga The Fed.

Katalog Promo Superindo Weekday Diskon hingga 40% Periode 17-20 Agustus 2026

Cek promo Superindo Weekday hari ini periode 17-20 Agustus 2026 untuk belanja hemat di Superindo terdekat awal pekan ini.