M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Gejolak Timur Tengah dan The Fed, Begini Nasib Harga Emas Selanjutnya!

Gejolak Timur Tengah dan The Fed, Begini Nasib Harga Emas Selanjutnya!
Reporter: Dupla Kartini  |  Editor: Dupla Kartini


MOMSMONEY.ID - Harga emas hari ini di pasar global diperdagangkan pada kisaran sempit, karena investor mencari petunjuk mengenai prospek suku bunga Federal Reserve, sementara ketegangan kembali terjadi di Timur Tengah.

Mengutip Bloomberg, Rabu (8/7), harga emas spot memantul naik 0,58% menjadi US$ 4.130,29 per troi ons pada pukul 13.27 WIB. Harga emas hari ini menguji naik setelah terpangkas 1,4% pada sesi sebelumnya.

Komando Pusat AS mengatakan telah meluncurkan udara sebagai balasan atas serangan Iran terhadap pelayaran di Selat Hormuz, hanya beberapa jam setelah Washington mencabut dispensasi yang memungkinkan Teheran menjual minyak secara global. Harga minyak mentah bergerak naik.

Kenaikan harga energi apa pun akan memperkuat ekspektasi bahwa The Fed mungkin akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama demi mengendalikan inflasi. Suku bunga yang tinggi biasanya menjadi hambatan bagi emas, yang tidak menghasilkan bunga.

Sementara, dollar AS yang lebih kuat juga menyebabkan emas yang harganya dipatok dalam mata uang AS menjadi lebih mahal.

Baca Juga: Selat Hormuz Memanas Lagi, Harga Emas Dunia Melorot Dua Hari

Para pedagang akan mencermati petunjuk mengenai prospek suku bunga ketika risalah pertemuan The Fed bulan Juni dirilis pada Rabu ini. Setelah pertemuan itu, harga emas anjlok sebab Ketua Fed yang baru, Kevin Warsh, cenderung lebih agresif.

Sementara, data pekerjaan di AS yang lebih lemah dari perkiraan, mengurangi kemungkinan penurunan suku bunga dalam waktu dekat dan mendorong harga emas kembali di ambang batas US$ 4.000 per troi ons.

Menurut Carsten Menke, Kepala Riset di Julius Baer Group Ltd., yang menjadi perhatian pasar emas dan perak saat ini hanyalah pertanyaan apakah Federal Reserve AS akan menaikkan suku bunga atau tidak. "Kami tidak memperkirakan The Fed akan menaikkan suku bunga, karena sebagian dari tekanan inflasi diperkirakan bersifat sementara," katanya mengutip Bloomberg, hari ini.

Harga emas telah terpangkas seperlima sejak perang AS-Iran pecah pada akhir Februari, dengan gelombang aksi ambil untung mengakhiri kenaikan harga selama tiga tahun, yang mendorong emas ke pasar bearish bulan lalu.

Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini (8/7) Turun Rp14.000, Buyback Susut Rp21.000

Sementara, Ahmad Assiri, Analis di Pepperstone Group Ltd., mengatakan, prospeknya terlihat jauh lebih cerah daripada beberapa minggu terakhir, ketika pasar mengincar pergerakan menuju kisaran US$ 3.900.

Menurutnya, emas kemungkinan akan tetap berada di bawah tekanan moderat, dengan imbal hasil obligasi pemerintah AS yang tinggi terus membatasi permintaan.

Bank sentral China membeli lebih banyak emas pada Juni, memperpanjang pembelian beruntun yang terpanjang setidaknya sejak 2015. Survei terbaru dari World Gold Council pada Juni menunjukkan bahwa lebih banyak bank sentral yang memperkirakan akan meningkatkan cadangan mereka pada tahun mendatang.

"Pembelian oleh bank sentral masih merupakan kekuatan struktural terkuat di pasar. Meski demikian, banyak kerusakan telah terjadi dan kemungkinan akan butuh waktu bagi pasar untuk menemukan pijakannya," imbuh Menke.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Adu Khasiat Kopi dan Teh Hijau, Mana yang Lebih Efektif Menurunkan Berat Badan

Bingung memilih antara kopi hitam atau teh hijau untuk mendampingi program diet Anda? Simak perbandingan cara kerja keduanya.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (29/7), Masih Turun Hujan Lebat di Provinsi Ini

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Rabu 29 Juli 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.​

Fakta Operasi Bariatrik: Bukan Sekadar Diet Instan, Ada 5 Efek Samping Menanti Anda

Pertimbangkan matang-matang sebelum menjalani operasi bariatrik untuk menurunkan berat badan. Pelajari 5 efek samping bagi tubuh serta psikologis.  

Udara Kabur Selimuti Sejumlah Wilayah, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok (29/7)

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur Rabu (29/7) didominasi berawan dan udara kabur, tanpa hujan.    

Jangan Lupa Bawa Payung, Begini Prakiraan Cuaca Besok (29/7) dan Lusa di Banten

​BMKG memperkirakan hujan ringan akan turun di daerah Tangerang Selatan besok, sementara daerah lainnya akan cerah dan berawan.

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok Rabu (29/7) Didominasi Cerah, Nihil Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah pada Rabu (29/7) didominasi cerah tanpa potensi hujan di seluruh wilayah.

Antisipasi Hujan, Ini 6 Wilayah Jawa Barat yang Diguyur Hujan Besok Rabu (29/7)

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat pada Rabu (29/7) didominasi berawan, disertai hujan ringan di sejumlah wilayah.

Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Besok (29/7) dan Lusa, Hujan Guyur Daerah Ini

​BMKG memperkirakan hujan ringan akan turun di daerah Jakarta Selatan besok dan lusa, sementara daerah lainnya akan berawan.

Ramalan Zodiak Besok Rabu 29 Juli 2026: Cinta, Karier, Keuangan serta Asmara

Yuk cek ramalan zodiak Rabu 29 Juli 2026, Bulan Purnama Aquarius membawa perubahan untuk cinta, karier, dan keuangan 12 zodiak.

Kaya Bahan Baku, Indonesia Punya Modal Kuat Mengembangkan Industri Minuman Kreatif

Indonesia memiliki modal kuat mengembangkan industri minuman kreatif didukung keragaman bahan baku lokal dan perubahan gaya hidup masyarakat.