M O M S M O N E Y I D
Bugar

Gejala dan Cara Mengatasi Cedera Tulang dan Sendi

Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Sakit pada area tulang dan sendi bisa jadi karena Anda mengalami cedera. Perlu penanganan yang tepat agar tak sampai mengganggu aktivitas. 

Gejala cedera tulang dan sendi sebenarnya bervariasi tergantung pada tingkat keparahannya. Ricky Wibowo, Dokter Spesialis Ortophedi menyebutkan gejala tersebut bisa nyeri hebat atau nyeri tumpul pada area yang terkena cedera. Lantas, gejala lainnya bisa pembengkakan, kemerahan, atau memar di sekitar tulang atau sendi yang terluka.

Tak cuma itu, gejalanya bisa sampai membuat penderita esulitan atau ketidakmampuan untuk menggunakan anggota tubuh yang terkena cedera. Bahkan sebagain akan mengalami instabilitas sendi atau perubahan bentuk fisik pada area yang terkena.

Baca Juga: Bukan Cuma Baik Buat Kulit, Ini 4 Manfaat Kolagen Buat Kesehatan Tubuh

Untuk penangannya juga bervariasi tergantung dari tingkat keparahan. Ricky bilang yang utama adalah istirahat dan pemulihan. Pada cedera ringan, istirahat dan memberikan waktu bagi tubuh untuk pulih dapat menjadi langkah yang cukup. 

"Penggunaan perban atau alat bantu seperti tongkat atau penyangga mungkin juga diperlukan untuk membantu dalam pemulihan," imbuh Ricky. 

Disamping itu perlu dilakukan terapi fisik. Terapi fisik yang dimaksud meliputi latihan dan gerakan yang dirancang khusus untuk memperkuat otot dan menjaga fleksibilitas sendi. Menurut Ricky, cara ini dapat membantu mempercepat proses penyembuhan dan mengembalikan fungsi normal tulang dan sendi yang terluka.

Baca Juga: Ini 5 Manfaat Nangka untuk Kesehatan, Bisa Cegah Lonjakan Gula Darah

Jika memang tak tahan dengan sakitnya, obat pereda nyeri jadi cara untuk menahan rasa tersebut. Obat pereda nyeri seperti analgesik atau antiinflamasi nonsteroid (AINS) dapat direkomendasikan untuk mengurangi rasa sakit dan peradangan.

Cara terarkhir adalah prosedur bedah. Dalam beberapa kasus cedera yang parah atau ketika metode pengobatan non-bedah tidak efektif, pembedahan mungkin diperlukan. 

"Prosedur ini dapat meliputi pemasangan pen, plat, atau prostesis untuk memperbaiki atau menggantikan tulang atau sendi yang rusak," jelas Ricky.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Promo JSM Indomaret Periode 2-4 Oktober 2026, Wardah-Pepsodent Diskon hingga 40%

Promo JSM Indomaret ini berlaku Nasional. Untuk Indomaret di luar Pulau Jawa, Bali, dan Lombok, terdapat selisih harga.

Katalog Promo JSM Alfamart Periode 2-4 Oktober 2026, Diskon Telur dan Minyak Goreng!

Cek sebelum belanja hari ini, berikut katalog promo JSM Alfamart periode 2-4 Oktober 2026 selengkapnya.

Cek 9 Promo HUT Bank Mandiri ke-28, Makanan & Minuman Favorit Mulai Rp 2.800

Nikmati ragam promo HUT Bank Mandiri ke-28 di berbagai resto populer. Dari Point Coffee hingga Es Teler 77 semuanya serba hemat.

Jangan Asal Terapkan Revenge Saving, Perhatikan Sejumlah Risiko Sebelum Beraksi

Tiba-tiba langsung menabung dalam jumlah besar untuk menutupi banyak pengeluaran justru mengundang beragam risiko yang perlu diperhatikan.

Hari Terakhir Promo J.CO International Coffee Day Bundling 2 Minuman Cuma Rp 50 Ribu

Jangan lewatkan hari terakhir promo J.CO International Coffee Day untuk dapatkan dua minuman seharga Rp 50.000 saja. Kunjungi outlet terdekat!

Belanja Kebutuhan Pokok Makin Ramai di Marketplace, Ngalahin Produk Kecantikan

Compas.coi.id merilis laporan perkembangan belanja online untuk periode semeste I-2026 dan makanan-minuman paling banyak dibeli.

Cek Harga Pangan di Akhir Pekan Awal Oktober, Cabai Masih Pedas

Berikut ini rincian harga-harga komoditas pangan yang tersaji untuk hari Jumat (2/10) dari PIHPS Bank Indonesia.

Indonesia Perlu Ubah Orientasi Pembangunan Industri, Ini Alasannya

Indonesia perlu mengubah orientasi pembangunan industri, dari sekadar mengejar volume produksi menuju industri bernilai tambah.

Indonesia Hadapi 4 Disrupsi Global yang Berlangsung Bersamaan, Dampaknya?

Dewan Ekonomi Nasional mengungkapkan, Indonesia menghadapi empat disrupsi global yang berlangsung secara bersamaan. 

Makan Sedikit, Berat Badan Naik? Resistensi Insulin & Gula Darah Tinggi Penyebabnya

Makan sedikit tak menjamin berat badan turun jika insulin tinggi. Cek bagaimana gangguan gula darah mengubah sisa energi jadi lemak.