Santai

Garden of Gaia, Peragaan Busana Karya Agnes Budhisurya untuk Aksi Sosial

Garden of Gaia, Peragaan Busana Karya Agnes Budhisurya untuk Aksi Sosial

MOMSMONEY.ID - Banyak cara untuk berbagi, salah satunya mempersembahkan karya dengan tujuan sosial. Hal tersebut diinisiasi oleh pelukis kain dan desainer senior, Agnes Linggar Budhisurya. Garden of Gaia, event fashion yang mengangkat tema ibu bumi tersebut, dapat Anda saksikan di lantai 6 Sarinah, Jakarta Pusat, tanggal 16-18 Januari 2024.

Agnes, yang April 2024 nanti berusia 79 tahun, menjelaskan event ini adalah kolaborasi kedua yang diadakan demi mendukung misi kemanusiaan Rumah Sakit Apung DoctorShare.

”Saya memilih DoctorShare, untuk donasi yang pasti-pasti saja,” ujar desainer yang terkenal dengan lukisan di kainnya ini.

”Sebagai pecinta tanaman, saya menetapkan tema Garden of Gaia,” sambung Agnes yang masih energik ini.

Baca Juga: Bagus untuk Kognitif Si Kecil, Ini 5 Manfaat Menonton Film Kartun bagi Anak-Anak

Hari pertama penyelenggaraan Garden of Gaia, diisi dengan fashion show 36 karya Agnes, yang terinspirasi tanaman hias di kebunnya. Agnes, yang juga pecinta tanaman ini, antara lain menampilkan karya bertema Sun Flower, Hortensia, Monstera, dan Air Mata Pengantin yang mengemukakan karya bordir unik serta bunga dari kain karya tangan Agnes.

 ”Saya memang ingin menampilkan alam,” jelasnya. Penataan alur untuk peragaan busana juga berbeda, karena tidak menggunakan panggung. Panggungnya, kata Agnes, adalah taman yang dipenuhi tanaman hias yang diangkut dari kebun pribadinya.

”Bunganya adalah lukisan,” jelasnya sembari menunjuk area peragaan busana yang didekorasi kain lukisan tangan Agnes. Tidak hanya peragawati, peragaan busana ini juga didukung oleh peraga dari kalangan ibu-ibu sosialita.

Baca Juga: Padukan 6 Sneakers Ini dengan Celana Jeans, Dijamin Sempurna

Tutuk Utomo Nuradhy, Managing Director DoctorShare mengucapkan terimakasih atas kolaborasi sosial Agnes yang kedua ini. Kolaborasi pertama, mereka adakan tahun 2017. Waktu itu, menurut Tutuk, pihaknya fokus untuk mewujudkan rumahsakit apung yang fleksibel menjangkau daerah terpencil di pelosok Indonesia. Rumahsakit apung ditujukan bagi masyarakat rentan, terpencil, dan waktu terjadi bencana. Rumahsakit ini cukup lengkap, dan didukung oleh dokter-dokter relawan, termasuk banyak sekali dokter spesialis.

”Tahun ini, fokus kami lebih ke penanganan katarak, kaki pengkor pada bayi dan anak, serta menurunkan tingkat kematian Ibu melahirkan,” ujar Tutuk.

Selain peragaan busana, venue Garden of Gaia juga dilengkapi beberapa booth yang mendukung aksi sosial ini. Misalnya saja, gerai busana pria Verturo, perhiasan dari besi tempa Lievik, gerai perhiasan Amero, Hisence, Ritzeky, Warung Koffie Batavia, The Palace, dan Acaraki.

Rizal Dhimas MS, CEO Verturo mengatakan dirinya kenal dengan Agnes Budhisurya tahun 2007.

”Kami beberapa kali bekerjasama, saya biasa di backstage,” katanya. Kali ini, Rizal menampilkan busana pria siap pakai di gerainya, bersebelahan dengan gerai Agnes.

Menurut Agnes, para pebisnis fesyen yang berpartisipasi melalui gerai di Garden of Gaia, juga berkomitmen menyumbangkan sebagian hasil penjualan mereka selama event, untuk rumahsakit apung DoctorShare yang digagas oleh Dr. Lie Darmawan ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News