M O M S M O N E Y I D
AturUang

Dollar Menguat, Dapur Terancam: Cek 5 Bahan Pokok yang Masih Diimpor Indonesia

Dollar Menguat, Dapur Terancam: Cek 5 Bahan Pokok yang Masih Diimpor Indonesia
Penulis: Widya Oktaviana  |  Editor: Widya Oktaviana


MOMSMONEY.ID - Indonesia adalah negeri yang dianugerahi tanah subur dan laut luas, namun menyimpan ironi pahit di balik gemah ripahnya. Di tengah kekayaan cita rasa nusantara, ada beberapa bahan pangan utama justru masih harus didatangkan dari negara lain.

Salah satunya adalah kedelai, jenis kacang yang sehari-hari menjelma menjadi tahu dan tempe, lauk sebagian besar masyarakat Indonesia.

Setiap pagi, jutaan ibu rumah tangga, pedagang gorengan, hingga warung tenda menggantungkan hidup pada biji kedelai impor. Tahu dan tempe bukan sekadar lauk murah meriah, ia adalah penyelamat gizi, penahan lapar, dan bagian dari denyut nadi budaya kuliner Indonesia.

Baca Juga: Baru Mau Coba Impor untuk Bisnis? Ini Alur Dasarnya Biar Tidak Bingung

Namun, saat dolar melambung tinggi dan rupiah terkapar, harga kedelai meroket, sementara tahu dan tempe yang dulu tampak besar, kini mengecil.

Ini di daftar bahan pangan di Indonesia yang masih impor, dikutip dari www.scisi.co.id:

1. Kedelai

Indonesia adalah negara dengan konsumsi kedelai terbesar di Asia yang mencapai 2,5 juta ton setiap tahunnya. Kacang inilah yang menjadi bahan baku utama pembuatan tahu, tempe, dan kecap.

Namun, Indonesia masih bergantung pada impor untuk memenuhi kebutuhan kedelai dalam negeri. Amerika Serikat adalah pemasok kedelai terbesar untuk Indonesia.

Baca Juga: Efek Dollar Naik: Rupiah Anjlok, Ini 4 Dampak Nyata ke Kantong Anda

2. Gandum

Indonesia bukanlah negara penghasil gandum. Namun, kebutuhan gandum di Indonesia tergolong besar. Seperti untuk pembuatan mi, roti, dan gorengan.

Indonesia tidak selalu bergantung pada satu sumber impor ketika pasar global sedang longgar. Saat stok dunia naik dan perdagangan meningkat, Indonesia sebagai importir gandum terbesar akan memaksimalkan arbitrase antar negara.

3. Bawang putih

Bawang putih menjadi salah satu bumbu masakan penting di Indonesia. Hampir setiap hidangan menggunakan bawang putih yang mendukung cita rasa masakan nusantara.

Namun, kebutuhan akan bawang putih yang besar, sedangkan hasil dalam negeri tidak mencukupi, maka Indonesia pun mengimpornya.

Negara produsen utamanya adalah China. Di mana 90-95 persen kebutuhan bawang putih dalam negeri dipenuhi melalui luar negeri.

Baca Juga: Rupiah Anjlok! Posisi ke-5 Mata Uang Terlemah Dunia pada 2026, Ini Daftarnya

4. Susu bubuk

Menurut United States Department of Agriculture (USDA), pada tahun 2025, Indonesia masuk dalam jajaran konsumen susu bubuk terbesar. Berada di posisi kelima dengan total 158 ribu metrik ton.

Susu bubuk tersebut diimpor Indonesia dari Selandia Baru, Australia, dan Amerika Serikat. Namun, di tengah naiknya dollar, tentu biaya impor juga akan ikut naik dan harga susu bubuk pun turut menyesuaikan. 

5. Daging sapi

Indonesia hingga saat ini masih mengimpor daging sapi dari negara tetangganya, yakni Australia. Mengingat bahwa jarak antara Indonesia dan Australia tidak terlalu jauh, sehingga hal ini menjadi pertimbangan biaya yang tidak sebesar jika impor dari negara lain.

Namun, di saat kondisi dollar sedang naik seperti ini, maka turut berdampak pada harga daging sapi di pasaran yang juga ikut naik.

Lima bahan pangan tersebut masih setia terdaftar sebagai tamu asing di dapur Indonesia. Selama rupiah masih bergeming di bawah tekanan dollar, selama itu pula harga melambung dan porsi menciut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ramalan Zodiak Besok Jumat 25 September 2026, Mulai Lakukan Perubahan

Simak ramalan 12 zodiak besok Jumat 25 September 2026, cek gambaran asmara, karier, keuangan, dan kesehatan setiap zodiak.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (25/9), Hujan Lebat Terjadi di 19 Provinsi Ini

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Jumat 25 September 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat & Waspada hujan lebat di 19 provinsi ini.

Ini Kesamaan Trading Kripto dan Ironman Triathlon

​Menyelesaikan Ironman 70.3 sejauh 113 kilometer dan menekuni trading kripto ternyata punya kesamaan yaitu membutuhkan proses panjang.

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Besok (25/9) Cerah, Suhu Capai 34°C

BMKG memprakirakan cuaca Yogyakarta besok (25/9) didominasi cerah dengan suhu udara hingga 34°C. Simak prakiraan lengkap tiap daerah.

Hujan Sedang Guyur 9 Wilayah, Cek Cuaca Sumatera Utara Besok (25/9)

BMKG memprakirakan hujan sedang terjadi di 9 wilayah Sumatera Utara besok (25/9), sementara daerah lainnya berpotensi hujan ringan.

Prakiraan Cuaca Sumatera Selatan Besok (25/9), Hujan Ringan di Daerah Ini

BMKG memprakirakan sebagian besar wilayah Sumatera Selatan diprediksi mengalami hujan ringan besok dengan suhu 17–33°C.

Cuaca Sumatera Barat Besok (25/9) Didominasi Hujan Ringan, Cek Rinciannya

BMKG memprakirakan cuaca besok hujan ringan mendominasi Sumatera Barat besok (25/9) dengan suhu 17–30°C. Simak prakiraan tiap daerah.

Bukan Cuma Coding, Ini Cara Sederhana Orang Tua Melatih Anak Berpikir Logis

Anak tak harus belajar coding untuk melatih logika. Berbagai kegiatan sehari-hari bisa menjadi cara sederhana mengasah kemampuan berpikir anak.

Didominasi Cerah, Simak Prakiraan Cuaca Bali Besok (25/9)

BMKG memprakirakan cuaca di Bali besok didominasi cerah. Cek prakiraan cuaca dan suhu di seluruh wilayahnya.

Promo PSM Alfamart Periode 24-30 September 2026, Pantene Diskon hingga Rp 14.000

Manfaatkan promo PSM Alfamart periode 24-30 September 2026 untuk belanja lebih hemat. Cek promonya di sini.