M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Baru Mau Coba Impor untuk Bisnis? Ini Alur Dasarnya Biar Tidak Bingung

Baru Mau Coba Impor untuk Bisnis? Ini Alur Dasarnya Biar Tidak Bingung
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Banyak pelaku usaha yang ingin mencoba impor dari China, namun masih bingung mengenai alur, dokumen, hingga metode pengiriman.

Dalam kesempatan ini, Fasdeli Group China Homelife 2025, pameran produsen China yang digelar 26–29 November di JIExpo Kemayoran. menjelaskan rangkaian layanan logistik terintegrasi yang umum dibutuhkan importir, mulai dari freight forwarding, pengurusan bea cukai, pergudangan, hingga pengiriman ke pelanggan.

Tim Fasdeli Group memberikan penjelasan mengenai proses impor LCL maupun FCL, dokumen yang harus disiapkan, serta estimasi biaya dan waktu pengiriman.

“Banyak pengusaha mengetahui peluangnya, namun masih bingung dengan proses logistik dan impor yang tepat,” ujar Head of Marketing Fasdeli Group, Anthony dalam keterangan yang dikutip Rabu (26/11)

Baca Juga: Begini Cara Mulai Bisnis Dropship Tanpa Modal untuk Pemula, Mau Coba?

Ia menegaskan pentingnya edukasi agar pelaku usaha, termasuk pemula, dapat memahami proses impor secara lebih terstruktur.

Selain itu, Fasdeli Group menyampaikan informasi mengenai fasilitas pembiayaan impor dan remitansi untuk pembayaran ke supplier China.

Perusahaan ini juga menyediakan pusat fulfillment yang mencakup penyimpanan stok, pengepakan pesanan, dan pengiriman ke berbagai daerah, sehingga pelaku usahakhususnya e-commerce dan UMKM dapat mengelola penjualan tanpa harus memiliki gudang sendiri.

Selama kegiatan berlangsung, Fasdeli Group membuka konsultasi impor gratis untuk membantu pelaku usaha menyesuaikan kebutuhan logistik dengan rencana bisnis mereka.

Baca Juga: Mau Coba Investasi Global? Ini Tips Aman dari XTB untuk Pemula

"Pengunjung dapat berdiskusi langsung mengenai rencana impor, pemilihan produk, dan perkiraan biaya,” kata Anthony.

Konsultasi juga dapat dilakukan melalui email resmi bagi yang tidak hadir langsung.

Sekadar informasi, China Homelife 2025 menghadirkan ratusan kategori produk dan menjadi ruang bagi pelaku usaha Indonesia untuk memperluas jaringan serta mengevaluasi peluang impor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.     

Cuaca Panas Memengaruhi Pola Konsumsi Listrik, YLKI Ingatkan Hal Ini

​YLKI mengimbau masyarakat menghindari penggunaan stop kontak berlebihan dan segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang rusak.

Lansia Masih Bisa Punya Asuransi Kesehatan, Ini Syaratnya

Asuransi kesehatan penting bagi lansia, tetapi terdapat tantangan mendapatkan asuransi pada usia lanjut akibat riwayat penyakit.