M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Distributed Database, Kunci Utama untuk Transformasi Perbankan Digital

Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID – IDC Infobrief, yang disponsori oleh TiDB, mengungkapkan bahwa 48% bank di Asia Tenggara kini fokus pada ketahanan infrastruktur, namun 50% data mereka masih tidak terstruktur, yang menghambat inovasi dan skalabilitas.

Pergeseran prioritas ini didorong oleh kebutuhan akan teknologi untuk meningkatkan ketahanan, efisiensi biaya, dan kecepatan.

Menurut survei PricewaterhouseCoopers (PwC), 68% bank di Asia Tenggara telah mulai digitalisasi untuk meningkatkan pengalaman nasabah.

Di Indonesia, transformasi digital semakin berkembang, dengan banyak penyedia layanan keuangan yang mengadopsi solusi terintegrasi, seperti penghubungan rekening bank dengan e-wallet.

“Connected finance membutuhkan ekosistem dan teknologi yang dapat memfasilitasi integrasi tersebut. Distributed database membantu memenuhi kebutuhan ini dengan skalabilitas dan ketahanan yang dapat mengurangi dampak kerentanan dalam arsitektur terdistribusi,” kata Arwinto P. Nugroho, Country Head of PingCAP Indonesia dalam siaran pers yang dikutip Jumat (21/2).

Baca Juga: Tingkatkan Ketahanan Pangan, Bank Indonesia Salurkan Bantuan kepada Petani

IDC juga melaporkan bahwa 68% Chief Information Officer (CIO) di Asia menjadikan analitik data sebagai prioritas utama. Teknologi distributed database memberikan solusi fleksibel dan tangguh untuk mengelola volume data yang terus meningkat, serta memastikan pemrosesan data secara real-time.

Namun, IDC juga mencatat beberapa tantangan di Indonesia, seperti kekurangan tenaga kerja terampil (70%), infrastruktur lama (63%), dan risiko operasional selama migrasi (47%). Meski begitu, solusi distributed database dianggap penting untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya operasional.

“Distributed database meningkatkan efisiensi operasional dengan mengurangi waktu batch processing hingga 58%, serta menurunkan biaya total kepemilikan lebih dari 30%. Hal ini memungkinkan bank untuk lebih fokus pada operasi inti dan mempercepat siklus pengembangan,” ujar Arwinto.

IDC juga mengungkapkan bahwa connected finance membuka peluang besar bagi sektor perbankan, dengan pendapatan yang diperkirakan mencapai US$57 miliar dan melibatkan 102 miliar transaksi API. Untuk meraih potensi ini, bank harus mengatasi tantangan manajemen data yang dialami oleh 52% responden.

Arwinto menambahkan denganmengadopsi solusi data terdistribusi, bank-bank di Indonesia dapat meningkatkan pengalaman nasabah dan mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan dalam sistem yang semakin terhubung.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.

5 Hal yang Sebaiknya Dihindari biar Eksterior Rumah Lebih Tahan Lama

Ingin eksterior rumah Anda tetap keren dan tidak cepat ketinggalan zaman? Kenali 5 hal ini yang sebaiknya dihindari sejak awal.​

5 Kesalahan Dekorasi Ini Bikin Rumah Mahal Terlihat Murahan, Begini Penampakannya

Ini 5 kesalahan dekorasi yang bisa membuat rumah mahal terlihat murahan. Cek gorden, lampu, sakelar, dekorasi, dan aroma rumah.

Kebutuhan Keluarga Berubah, Konsep Hunian Multigenerasi Mulai Dilirik

LippoLand mengembangkan konsep Brentwood Villas sebagai hunian untuk keluarga multigenerasi dengan pembagian ruang yang sesuai kebutuhan.

Cara Bayar Google Play Pakai QRIS dan Virtual Account BCA di myBCA dan BCA mobile

Bayar Google Play kini bisa dilakukan lewat QRIS dan Virtual Account BCA di myBCA atau BCA mobile dengan langkah yang mudah.

Punya Harta Rp 247 Miliar di Usia 40-an, Kapan Waktu yang Pas untuk Berhenti Kerja?

Memiliki kekayaan ratusan miliar rupiah sebelum usia 50 tahun mungkin terdengar seperti titik akhir perjalanan finansial. ​

Mengurai Penyebab Rupiah Sempat Kembali Bertengger di Rp 18.000

Nilai rupiah terhadap dolar masih berfluktuasi dan menyentuh Rp18.000 per dolar AS imbas efek global dan permintaan valas yang tidak menentu.

BRI Punya BRImo Junior, Orang Tua Bisa Pantau Transaksi Anak

Kehadiran BRImo Junior menjadi bagian dari upaya BRI mengenalkan layanan keuangan sekaligus membangun kebiasaan mengelola uang sejak dini.

Harga Emas Dunia Stabil Setelah Spekulasi Kenaikan Bunga Fed Mereda

Harga emas hari ini ditopang penurunan yield obligasi AS dan pernyataan pejabat The Fed, yang meredakan spekulasi kenaikan lanjutan suku bunga.

Produk Gelato Yogurt Matcha Ala Hometown Artisan Meluncur Bidik Masyarakat Urban

Hometown Artisan Dairy resmi meluncurkan Hometown Artisan Dairy Gelato Yogurt Matcha dengan target masyarakat urban.