M O M S M O N E Y I D
Santai

Desain Rumah Susun Jadi Solusi Krisis Perumahaan, Jotun dan PUPR Gelar Sayembara

Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Perusahaan cat Jotun bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengadakan sayembara desain rumah susun 6 lantai.

Konsep dan karya yang masuk bakal dijadikan bahan penelitian dan pengkajian untuk pengembangan rumah susun di Indonesia. 

Hunian vertikal menjadi alternatif solusi untuk mengatasi krisis perumahan akibat terbatasnya lahan di kota besar yang padat penduduk. 

Dalam rangka mendukung program pengembangan perumahan dan memenuhi kebutuhan perumahan di kawasan perkotaaan, Jotun bersama Kementerian PUPR menginisiasi sayembara desain rumah susun 6 lantai yang mengedepankan aspek efisiensi dan efektivitas pemanfaatan ruang dan tanah. 

Baca Juga: Isi Libur Sekolah Anak dengan Mengecat Ruangan Bersama Yuk, Ini Tips dari Dulux

Selain itu, juga dilengkapi keterhubungan bangunan dengan interaksi sosial dan sistem transportasi mendatang.

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto menyampaikan, arsitek perlu untuk mempertimbangkan bahwa desain tidak hanya berorientasi pada standar pembangunan umum, tetapi juga memperhatikan banyak perubahan. 

Iwan berpendapat, desain juga harus disesuaikan dengan perilaku Gen Z yang mungkin memiliki kebutuhan ruang dan suasana yang berbeda serta kemudahan-kemudahan lain. 

"Di aspek perencanaan, kami sudah mulai sederhanakan dengan menggunakan desain purwa rupa ini, yang tidak menutup kemungkinan memberikan peluang bagi kreativitas desain," kata Iwan dalam keterangan tertulis, Rabu (12/6).

Baca Juga: Jotun Hadirkan Produk Cat Eksterior Baru, Cocok untuk Wilayah Asia Tenggara  

General Sales Director Decorative Project PT Jotun Indonesia Juwita mengungkapkan, pihaknya merasa terhormat karena bisa menjadi perusahaan cat pertama yang menginisiasi terselenggaranya sayembara desain purwa rupa rumah susun, berkolaborasi dengan Kementerian PUPR. 

"Melalui sayembara ini, kami telah menemukan banyak ide brilian yang dapat diwujudkan untuk meningkatkan kualitas hunian vertikal di Indonesia," ujar Juwita 

Ke depan, konsep dan karya yang masuk akan dijadikan bahan penelitian dan pengkajian untuk pengembangan rumah susun di Indonesia oleh Direktorat Jenderal Perumahan melalui Direktorat Rumah Susun. 

Harapannya, rencana ini dapat meningkatkan kualitas hunian vertikal di perkotaan dan mendukung program pemerintah dalam menyediakan rumah layak bagi masyarakat.

Sebagai informasi, sayembara ini telah mengumpulkan 290 karya desain dari para peserta di seluruh Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Rahasia Genetik, Ternyata Ini Sifat yang Hanya Turun dari Ayah ke Anak

Tak semua sifat diturunkan sama. Ada genetik unik dari ayah yang hanya turun pada anak. Apa saja itu? Baca selengkapnya di sini.

HP Lemot? Waspada, 6 Aplikasi Ini Diam-diam Kuras Performa!

HP lemot dan boros baterai? Terungkap 6 aplikasi yang paling banyak menyedot sumber daya. Lindungi performa ponsel Anda!

Kaku Pagi Hari Jadi Tanda Tubuh Kelebihan Asam Urat lo, Ini Pencegahannya

Kaku sendi setiap pagi bisa jadi alarm asam urat tinggi lo. Pelajari gejala dan faktor risiko yang harus diwaspadai agar sendi tetap sehat.  

Rutin Konsumsi Probiotik Baik untuk Pencernaan, Bisa Coba Yakult Stroberi

Yakult Indonesia Persada memperkenalkan Yakult rasa stroberi yang akan tersedia mulai 1 Juni 2026 di beberapa toko.

HP Vivo Terbaik: Vivo Y11d Bawa Baterai 6500mAh dan Layar 6,74 Inci Resolusi HD+

HP Vivo Y11d tawarkan layar 120Hz dan baterai 6500mAh. Cek detail spesifikasi dan fitur unggulan yang bisa Anda dapatkan!

Rahasia Bisnis Kopi 91 Tahun, Worcas Ungkap 3 Kunci Bertahan

Worcas Group bertahan 91 tahun, padahal banyak bisnis gagal. Rahasia konsistensi kualitas dan inovasi kini terungkap, jangan sampai terlewat!

HP Kamera Terbaik: Xiaomi 17T Pakai Baterai 6500mAh, Bagaimana Sensor Kameranya?

Xiaomi 17T hadir dengan baterai 6500mAh, Dimensity 9500, dan kamera Leica. Pahami detail peningkatannya sebelum Anda memutuskan untuk upgrade. 

Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka'bah 27-29 Mei, Ini Langkah Kalibrasi Arah Kiblat

Fenomena Matahari tepat di atas Ka'bah kembali terjadi pada 27-29 Mei 2026. Berikut ini langkah-langkah kalibrasi arah Kiblat ya.

Halodoc Perkenalkan Family Care untuk Bantu Ibu Kelola Kesehatan Keluarga

Halodoc kenalkan fitur Family Care yang dirancang untuk membantu para ibu dan caregiver keluarga dalam mengelola kesehatan anggota keluarga.

IHSG Ada Peluang Lanjut Menguat, Cek Rekomendasi Saham BRI Sekuritas (26/5)

IHSG ditutup menguat​ pada perdagangan kemarin, cek rekomendasi saham dari BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini