M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Demi Keselamatan, Ini Tanda-Tanda & yang Perlu Anda Lakukan jika Ada Puting Beliung

Reporter: Benedicta Prima  |  Editor: Benedicta Alvinta


MOMSMONEY.ID - Waspada ancaman angin puting beliung, yuk, kenali tanda-tandanya dan cara melindungi diri.

Baru-baru ini terjadi fenomena puting beliung yang melanda Rancaekek Sumedang. Ini membuat Moms harus waspada bencana saat cuaca ekstrem di musim pancaroba.

Lalu, apa saja tanda-tanda terjadinya angin puting beliung?

Tanda-tanda akan terjadinya puting beliung adalah udara pada malam hingga pagi hari sebelumnya terasa panas dan gerai. Kemudian, terjadi perbedaan suhu yang signifikan, lebih dari 4,5 derajat Celcius antara pagi sekitar pukul 07.00 hingga menjelang siang sekitar pukul 10.00. 

Baca Juga: 5 Makanan Korea yang Bikin Kulit Awet Muda, Coba yuk

Perbedaan suhu yang signifikan ini juga diikuti oleh penyinaran Matahari yang terik dan kondisi udara yang lembab. 

Tanda-tanda akan terjadinya puting beliung selanjutnya adalah saat menjelang siang atau setelah pukul 10.00 terbentu awan Cumulus yang berupa awan putih berlapis-lapis dan umunya disertai awan putih yang memiliki batas tepi yang sangat jelas berwarna abu-abu dan menjulang tinggi seperti kembang kol. 

Kemudian, awan Cumulus berubah warna menjadi abu-abu pekat dan sangat gelap yang dikenal dengan nama Cumulunimbus. 

Selanjutnya, tanda akan terjadinya puting beliung adalah terasa embusan angin yang kencang dan dingin. Kemudian, adanya kolom udara yang berputar dari dasar awan Cumulunimbus hingga menyentuh permukaan bumi yang disebut angin puting beliung. 

Nah, durasi kejadian angin puting beliung umumnya 3-5 menit maksimal 10 menit dengan cakupan jarak hingga 5 km. 

Baca Juga: Ini Warna Cat Dinding yang Sebaiknya Dihindari untuk Ruangan yang Menghadap Utara

Melansir PPID BMKG, dampak terjadinya angin puting beliung antara lain atap rumah beterbangan, adanya korban jiwa, kerusakan di bangunan semi permanen, dan pohon tumbang. 

Lalu, apa yang perlu dilakukan sebagai langkah mitigasi atau penyelamatan diri saat terjadi angin puting beliung?

Proses pembentukan angin puting beliung sulit dicegah, tetapi bisa dihindari saat terjadi. Berikut adalah tipsnya:

  • Khusus untuk daerah bertopografi curam/bergunung atau rawan longsor agar tetap waspada khususnya pada kejadian hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang terjadi selama beberapa hari berturut-turut. 
  • Pada daerah dataran rendah dan dekat aliran sungai, untuk mewaspadai potensi genangan/banjir. Selain itu, waspada dengan adanya pohon, reklame, atau benda lain yang bisa roboh saat terjadi angin kencang.
  • Jika kita sedang di dalam ruangan tertutup; Tutup semua pintu dan jendela dengan rapat, mematikan seluruh aliran listrik di rumah/bangunan tersebut, dan mencari tempat yang aman serta hindari di dekat pintu atau jendela.
  • Jika di luar ruangan; Jauhi tiang listrik, papan reklame atau bangunan tinggi lainnya, Hindari area lain yang berpotensi ambruk seperti jembatan atau pohon tinggi, segera cari tempat aman, duduk berlutut dan pegang area belakang kepala.
  • Jika di dalam kendaraan; Keluar dari dalam kendaraan, dan segera cari tempat berlindung seperti bangunan yang kokoh

Dengan kondisi ini, warga diimbau untuk mewaspadai bencana yang menghasilkan angin puting beliung.

Persiapan yang dilakukan guna mengantisipasi bencana saat pancaroba diantaranya adalah mengecek kondisi pohon & memangkas apabila sudah terlalu rindang /rapuh, atap rumah terutama terbuat dari bahan ringan dan lain sebagainya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Sebaran Asap Karhutla Menjauhi Wilayah Jakarta Sekitarnya, Masih di Pesisir Banten

Sebaran asap kebakaran hutan dan lahan atau karhutla mulai menjauhi wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi sejak Sabtu (17/10).

Hasil Kejuaraan Dunia Junior BWF 2026: 2 Wakil Indonesia Sabet Gelar Juara Dunia

Hasil Kejuaraaan Dunia Junior BWF 2026, dua wakil Indonesia di sektor tunggal putra dan ganda campuran keluar sebagai juara dunia.​

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (18/10), Hujan Lebat Siram 16 Provinsi Berikut

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok 18 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Hasil Denmark Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Partai Final, Tantang Ganda Malaysia

Hasil Denmark Open 2026 babak semifinal, Sabtu (17/10), ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menembus partai final.

Prakiraan Cuaca Besok Udara Kabur Selimuti Sulawesi Selatan Minggu (18/10)

BMKG mengeluarkan prakiraan cuaca besok di Sulawesi Selatan dengan kondisi udara kabur di semua kabupaten dan kota.​

Menakar Kembali Peluang Bisnis Tempat Kebugaran

Untuk terjun ke bisnis tempat kebugaran tidak hanya menyediakan modal yang tidak sedikit tapi juga bisa menciptakan beragam pendapatan.

Harga Pangan di Akhir Pekan, Ada Yang Naik dan Tetap Harganya

Harga komoditas pangan untuk edisi Sabtu (17/10) termasuk juga bisa dipakai hingga Minggu yang dilansir dari PIHPS Bank Indonesia.

Ramalan Zodiak Besok Minggu 18 Oktober 2026, Ada Pesan Penting soal Asmara

Ramalan 12 zodiak besok Minggu 18 Oktober 2026, simak prediksi asmara, karier, keuangan, dan kesehatan Aries hingga Pisces di sini.

Ramalan Shio Besok Minggu 18 Oktober 2026, Siapa Paling Hoki dan Wajib Waspada?

Cek ramalan shio besok Minggu 18 Oktober 2026, dari Tikus hingga Babi. Simak prediksi karier, cinta, keuangan, dan kesehatan lengkap.

Jadwal Denmark Open 2026: Fajar/Fikri Kembali Hadapi Ganda Putra Unggulan China

Pasangan ganda putra Fajar Alfian dan Moh. Sohibul Fikri dijadwalkan bertemu ganda putra China Liang Wei Keng dan Wang Chang.